Vertebrata

Dalam sistem klasifikasi, vertebrata merupakan subfilum dari filum Chordata.

Filum Chordata terdiri dari tiga subfilum, yaitu Urochordata, Cephalochordata, dan Vertebrata.

Hewan vertebrata ini memiliki ruas-ruas tulang belakang sebagai perkembangan dari Notokorda.

Ingin tahu lebih lengkap materi tentang hewan Vertebrata? Yuk, simak ulasannya dibawah ini!


Pengertian Vertebrata

Pengertian Vertebrata

Vertebrata merupakan golongan hewan yang memiliki tulang belakang.

Tulang belakang berasal dari perkembangan sumbu penyokong tubuh primer atau notokorda (korda dorsalis).

Notokorda vertebrata cuma ada pada masa embrionik, setelah dewasa akan mengalami penulangan menjadi sistem penyokong tubuh sekunder, yaitu tulang belakang (vertebrae).

Dalam sistem klasifikasi, vertebrata yaitu subfilum dari filum Chordata. Chordata meliputi hewan-hewan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut ini:

  • Memiliki notokord, yaitu kerangka berbentuk batangan keras tapi lentur. Notokord ada diantara saluran pencernaan dan tali saraf, memanjang sepanjang tubuh membentuk sumbu kerangka.
  • Memiliki tali saraf tunggal, berlubang ada dorsal terhadap notokord, dan memiliki ujung anterior  yang membesar berupa otak.
  • Memiliki ekor yang memanjang ke arah posterior terhadap anus.
  • Memiliki celah faring.

Ciri-Ciri Vertebrata

Ciri-Ciri Vertebrata

Tubuh vertebrata memiliki tipe simetri bilateral dan bagian organ dalam dilindungi oleh rangka dalam atau endoskeleton, khusus bagian otak yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak (kranium).

Bagian terluar tubuh vertebrata berupa kulit yang tersusun atas epidermis (lapisan luar) dan dermis (lapisan dalam).

Kulit vertebrata ada yang tertutup dengan bulu ada juga yang tertutup dengan rambut.

Organ dalam, seperti organ pencernaan, jantung, dan pernapasan terdapat didalam suatu rongga tubuh atau selom.

Vertebrata memiliki alat tubuh yang lengkap, yang menyusun sistem organ tubuhnya meliputi:

  • Sistem pencernaan yang memanjang dari mulut sampai anus.
  • Sistem peredaran darah tertutup (darah mengalir didalam pembuluh darah).
  • Alat ekskresi berupa ginjal.
  • Alat pernapasan berupa paru-paru atau insang.
  • Sepasang alat reproduksi (kanan dan kiri).
  • Sistem endokrin yang berfungsi menghasilkan hormon.

Berikut ciri-ciri lainnya dari hewan vertebrata:

  • Memiliki suhu tubuh yang panas dan tetap (homoiternal) atau bersuhu tubuh dingin sesuai dengan kondisi lingkungan (poikiloternal).
  • Alat pencernaan memanjang mulai dari mulut sampai ke anus, yang letaknya di sebelah vertran dan di belakang.
  • Memiliki kelenjar bundar dan endoksin yang menghasilkan hormon pengendali.
  • Memiliki syaraf yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang
  • Bernafas dengan paru-paru kulit dan insang.
  • Berkulit epidermis (bagian luar) dan kulit endodermis (bagian dalam).
  • Alat reproduksi berpasangan, kecuali pada burung.

Baca juga : Contoh Hewan Invertebrata


Klasifikasi Vertebrata

Hewan vertebrata terdiri dari lima (5) kelas, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Kelas Pisces

Kelas Pisces

Pisces memiliki habitat di air dengan alat pernafasan berupa insang.

Hewan ini, memiliki sirip yang berfungsi menentukan arah gerak didalam air dan memiliki gurat sisi buat mengetahui tekanan air.

Termasuk hewan berdarah dingin (poikiloterm), yaitu suhu tubuh disesuaikan dengan lingkungan. Pisces berkembangbiak dengan bertelur (ovipar).

Berdasarkan jenis tulangnya, ikan dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu :

  • Agnatha atau Ikan tanpa rahang: Ordo Agnatha, Contoh species Petromyzon, ikan lamprey, Polistrotema (ikan hag). Contohnya: Species Polistrotema (ikan hag).
  • Chondrichthyes atau ikan tulang rawan. Contohnya: Ikan Hiu Berkepala Bison (Heterodontus sp), Ikan hiu martil (Spyrna tudes), Ikan hiu Berkepala anjing (Squalus acanthias), Ikan Pari (Dasyatis sabina), Ikan cucut macan (Sphyrna blochii).
  • Osteichthyes atau ikan tulang keras. Contohnya: Ikan mas, ikan gurami, ikan tongkol. Vertebrata pisces.

2. Kelas Amphibia

Amphibia

Amphibia yaitu hewan yang dapat hidup pada dua habitat, yaitu darat dan air. Tapi, tidak semua jenis Amphibia hidup di dua tempat kehidupan.

Beberapa jenis katak, salamander, dan caecilian ada yang cuma hidup di air dan ada cuma di darat.

Tapi, habitatnya secara keseluruhan dekat dengan air dan tempat yang lembap seperti rawa dan hutan hujan tropis.

Hewan ini bernafas dengan insang, paru-paru dan memiliki suhu badan poikiloterm.

Berkembangbiak dengan bertelur (ovipar) dan pembuahan terjadi di luar tubuh (eksternal).

Amphibia dibagi menjadi 3 ordo, diantaranya yaitu:

  • Ordo Stegoephalia. Contohnya: Ichtyopsis.
  • Ordo Caudata. Contohnya: Cryptobranchus (Salamander sungai), Hynobius (Salamander yang hidup didataran Asia), Megalobatrachus maximus (Salamander yang biasa dimakan di Jepang).
  • Ordo Anura. Contohnya: Rana sp. (Katak), Polypedates leucomystax (Katak pohon), Microhyla (Kintel), Bufo Marinus (Katak besar).

3. Kelas Reptilia

Reptilia

Reptilia (dalam bahasa latin, reptil / melata) memiliki kulit bersisik yang terbuat dari zat tanduk (keratin).

Sisik berfungsi mencegah kekeringan. Ciri lain yang dimiliki oleh sebagian besar reptil, yaitu:

  • Anggota tubuh berjari lima.
  • Bernapas dengan paru-paru.
  • Jantung beruang tiga atau empat.
  • Menggunakan energi lingkungan buat mengatur suhu tubuhnya, jadi tergolong hewan poikiloterm.
  • Fertilisasi secara internal.
  • Menghasilkan telur, jadi tergolong ovipar dengan telur bercangkang.

Reptilia dibagi menjadi 4 Ordo, diantaranya seperti dibawah ini:

  • Ordo Chelonia.
  • Rhynchocephalia.
  • Squamata.
  • Crocodilia.

4. Kelas Aves

Kelas Aves

Aves memiliki suhu badan homoiterm (suhu badan tetap, tidak terpengaruh suhu lingkungan).

Memiliki tubuh berbulu yang membentuk sayap dan digunakan buat terbang. Tulangnya berongga sehingga ringan.

Berkembangbiak secara bertelur (ovipar) dan pembuahan di dalam tubuh. Telur aves bercangkang dan memiliki kuning telur yang besar.

Hewan ini bernafas dengan paru-paru dan memiliki pundi-pundi udara yang membantu pernafasan saat terbang. Contoh: Ayam, kasuari, pinguin, bebek, angsa.

Aves dibagi menjadi beberapa Ordo, diantaranya yaitu:

  • Ordo Colombiforines.
  • Ordo Coracaiiformes.
  • Ordo Grana Cares.
  • Ordo Nato Tores.
  • Ordo Rapaces.

5. Kelas Mammalia

Kelas Mammalia

Ciri khas dari mammalia yaitu kelenjar susu. Susu dihasilkan oleh kelenjar (mammae) yang ada di daerah perut atau dada.

Mammalia disebut juga hewan menyusui karena menyusui anaknya.

Ada beberapa fungsi tubuh mammalia yang tertutup oleh rambut, diantaranya yaitu:

  • Sebagai insulasi yang memperlambat pertukaran panas dengan lingkungan.
  • Sebagai indera peraba antara lain pada kumis.
  • Sebagai pelindung dari gesekan atau sinar matahari.
  • Sebagai penyamar atau pertahanan buat melindungi dari mangsa.
  • Sebagai penciri kelamin.

Mammalia berkembangbiak dengan cara melahirkan (vivipar). Hewan ini memiliki suhu tubuh homoiterm (suhu tubuh tetap) dan bernafas dengan paru-paru.

Mammalia memiliki otak yang lebih berkembang dibandingkan dengan hewan vertebrata lainnya. Macam-macam ordo hewan mamalia:

  • Ordo Insectivora.
  • Ordo Phalidata.
  • Ordo Chiroptera.
  • Ordo Marsupialia.
  • Ordo Prosboscidae.
  • Ordo Artidactyea.

Peran Vertebrata Bagi Manusia

Peran Vertebrata Bagi Manusia

Vertebrata dimanfaatkan oleh manusia dalam berbagai hal, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Sebagai sumber bahan makanan. Contohnya: Daging atau telur ayam dan susu sapi.
  • Sebagai bahan baku industri tekstil. Contohnya: Pemanfaatan rambut domba untuk dijadikan wol.
  • Sebagai objek penelitian. Contohnya: Hewan Mammalia.
  • Sebagai hewan peliharaan. Contohnya: Kucing, kelinci atau burung.

Nah, itulah pembahasan tentang Hewan Vertebrata beserta contohnya yang bisa kamu ketahui dan pelajari.

Semoga pembahasan diatas bisa membantu dan bermanfaat buat kalian semua sobat cerdika.com 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 1 Juli 2021 - Published : 27 Mei 2021