Renang

Renang adalah upaya buat menggerakan, mengapungkan atau mengangkat seluruh bagian tubuh ke atas permukaan air.

Aktivitas berenang selain dijadikan olahraga, juga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti mencari ikan, mendinginkan tubuh, berburu, atau menyebrangi sungai, laut dan lainnya.

Ingin tahu lebih lengkapnya lagi? Yuk langsung ikuti aja pembahasan yang ada dibawah ini nih!


 

Pengertian Renang Menurut Para Ahli

Pengertian Renang Menurut Para Ahli

1. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Renang merupakan sebuah gerakan badan, menyelam dan melintas yang memakai tangan, kaki, ekor, sirip, menyelam, mengapung dan lain sebagainya.

 

2. Erlangga (2010:75)

Renang merupakan olahraga air yang sangat menyenangkan dan bermanfaat buat kekuatan otot tubuh, paru – paru, jantung dan membangkitkan perasaan berani.

 

3. Budiningsing (2010)

Renang merupakan salah satu olahraga air yang dilakukan dengan menggerakan badan di air seperti memakai kaki dan tangan, jadi tubuh terapung di permukaan air.

 

4. Mujahir (2004)

Renang adalah olahraga yang menyehatkan, karena hampir seluruh otot tubuh bergerak jadi otot berkembang pesat dan kekuatan perenang meningkat.

 

5. Arma Abdoelah (1981)

Renang merupakan suatu jenis olahraga yang dilakukan di air, baik air tawar ataupun air laut.

 

6. Kasiyo Dwijowinoto (1979)

Renang merupakan cabang olahraga yang diajarkan pada semua umur, baik anak – anak atau dewasa. Bahkan bayi yang baru berumur beberapa bulan juga bisa diajari berenang.

 

7. Badruzaman

Renang merupakan suatu cara yang dilakukan orang atau binatang buat bisa menggerakan tubuhnya di dalam air.


 

Sejarah Renang

Sejarah Renang

Renang sendiri udah ada sejak berabad – abad tahun yang lalu, sebelum ada catatan sejarah dimana manusia belum mengenal tulisan.

Salah satu bukti tertua yang membuktikan adanya kegiatan renang di masa lalu yaitu temuan lukisan mengenai perenang dalam sebuah dinding batu di dalam goa pada zaman batu.

Dalam pertandingannya sendiri, renang udah dimulai di Eropa sekitar pada tahun 1800an dan sebagian besar dari pesertanya memekai gaya dada dalam berenang.

Dan renang udah di olimpiadekan di Athena sekitar pada tahun 1896.


 

Peraturan Renang

Peraturan Renang

Ada beberapa peraturan yang wajib ditaati oleh perenang, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Saat perlombaan akan dimulai, wasit start meniup peluit panjang sebagai aba-aba buat para perenang naik ke balok start (buat gaya dada, bebas, dan kupu-kupu) atau bersiap di dalam air dengan badan menghadap dinding kolam (buat gaya punggung).
  • Perenang harus ada dalam posisi start setelah wasit start memberikan aba-aba siap. Start dianggap gak sah kalo ada peserta yang melompat lebih dulu sebelum ada aba-aba.
  • Posisi start buat nomor renang yang dimulai dari atas balok start yaitu badan membungkuk kearah air dengan lutut sedikit ditekuk.
  • Buat gaya punggung, perenang memegang pegangan besi pada balok start dan kaki bertumpu pada dinding kolam dengan lutut ditekuk di antara dua lengan.
  • Perenang boleh mulai melompat saat pistol start udah ditembakkan.
  • Perenang harus tetap ada pada lintasan masing – masing sesuai hasil undian atau keputusan panitia lomba.
  • Perenang gak boleh mengganggu peserta lain dengan cara memotong lintasan atau cara lain yang menyebabkan pelanggaran.
  • Kalo pelanggaran mengancam kesempatan seorang peserta buat menang, ketua pertandingan berkuasa mengizinkan peserta tersebut mengikuti lomba kembali pada babak berikutnya.
  • Buat semua nomor pertandingan, perenang harus menyentuh ujung kolam saat berbalik. Pembalikan harus dilakukan dari dinding dan perenang gak boleh mengambil langkah dari dasar kolam.
  • Berdiri di dasar kolam saat perlombaan berlangsung gak akan menyebabkan peserta mengalami diskualifikasi, kecuali kalo berjalan.
  • Peserta yang berenang sendiri aja harus menyelesaikan seluruh jarak renangnya lebih dulu sebelum dinyatakan menang.
  • Buat lomba renang estafet, urutan gayanya yaitu gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya bebas.
  • Pada lomba renang estafet, sebuah regu bisa didiskualifikasi kalo ada perenang yang kakinya terlepas dari tempat start sebelum peserta dulu menyentung dinding kolam, kecuali kalo perenang yang melakukan kesalahan tersebut kembali ke tempat start dan cukup pada dinding.

 

Peralatan dan Perlengkapan Renang

Peralatan dan Perlengkapan Renang

Ada beberapa peralatan dan perlengkapan dalam kegiatan renang, diantaranya yaitu:

1. Pakaian Renang

Pakaian renang sangat wajib dipakai, baik oleh para pemula saat berlatih renang ataupun para atlet saat berlomba.

 

2. Pelampung

Fungsi papan pelampung yaitu buat berlatih meluncur diatas air, sedangkan pelampung berbentuk ban fungsinya buat berlatih mengambang.

 

3. Kecamata Renang

Kacamata renang ini fungsinya buat melindungi mata kamu supaya gak terkena air saat sedang berenang.

Sedangkan buat perlombaan renang, sarana dan prasarana yang disiapkan harus memenuhi ketentuan Internasional.

 

4. Kolam Renang

Ada 2 ukuran kolam renang yang dipakai yaitu kolam renang dengan panjang 50 meter buat lintasan panjang dan ukuran 25 meter buat lintasan pendek.

Sedangkan, buat kedalaman kolamnya yaitu 1,35 meter, mulai dari 1,0 meter lintasan pertama sampai paling sedikit 6,0 meter.

 

5. Lintasan Renang

Lebar lintasan dari kolam renang minimal 2,5 meter, dengan jarak dari tepi sekitar 0,2 meter di luar lintasan pertama dan terakhir.

Masing – masing lintasan dibagi oleh tali lintasan yang panjangnya sama dengan panjang lintasan tersebut. Tali itu terbuat dari pelampung yang berukuran kecil dan diikat dengan seutas tali.

Pelampung tersebut dapat berputar kalo terkena gelombang dan masing – masing pelampung dibedakan berdasarkan warnanya.

Warna pelampungnya yaitu hijau khusus buat lintasan 1 dan 8, biru khusus buat lintasan 2,3,6 dan 7. Sedangkan, kuning khusus buat lintasan 4 dan 5.

 

6. Pengukur Waktu

Dalam pertandingan skala Internasional, biasanya udah dipasangi papan sentuh pengukur otomatis pada kedua sisi kolam renang.

Ketebalan dari papan sentuh itu sendiri yaitu 1 cm. Perenang menyentuh papan tersebut pada saat melakukan pembalikan dan finish.

 

7. Balok Start

Dalam setiap balok start ada pengeras suara yang fungsinya buat membunyikan tembakal pistol sebagai tanda start.

Gak cuma itu aja, dalam balok tersebut juga ada sensor pengukur waktu yang akan mencatat perenang pada saat memulai meloncat dari balok start.

Ukuran balok start sendiri yaitu 0,5 x 0,5 meter, dengan tinggi antara 0,5 meter sampai 0,75 meter dari permukaan air.


 

Nomor Perlombaan Renang

Nomor Perlombaan Renang

Perlombaan renang terdiri atas nomor – nomor perlombaan yang ditentukan berdasarkan jarak tempuh dan jenis kelaminnya.

Dalam renang, ada 4 gaya diantaranya yaitu gaya dada, punggung, kupu – kupu dan bebas.

Ada beberapa nomor – nomor renang putra dan putri yang diperlombakan dalam suatu Olimpiade, yaitu:

  • Gaya bebas: 50 meter, 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter (putri) dan 1500 meter (putra)
  • Gaya kupu-kupu : 100 meter dan 200 meter
  • Gaya punggung : 100 meter dan 200 meter
  • Gaya punggung : 100 meter dan 200 meter
  • Gaya dada : 100 meter dan 200 meter
  • Gaya ganti perorangan : 200 meter dan 400 meter
  • Gaya ganti estafet : 4 x 100 meter
  • Gaya bebas estafet : 4 x 100 meter dan 4 x 200 meter
  • Marathon 10 kilometer.

Federasi Renang Internasional mengakui rekor dunia putra atau putri buat nomor – nomor renang, yaitu:

  • Gaya bebas: 50 meter, 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter dan 1500 meter
  • Gaya punggung: 50 meter, 100 meter, 200 meter
  • Gaya dada: 50 meter, 100 meter, 200 meter
  • Gaya kupu-kupu: 50 meter, 100 meter, 200 meter
  • Gaya ganti perorangan: 100 meter (cuma lintasan pendek), 200 meter, 400 meter
  • Gaya ganti estafet: 4×100 meter
  • Gaya bebas estafet: 4×100 meter, 4×200 meter.

 

Teknik Dasar Renang

Teknik Dasar Renang

Sebelum mempelajari berbagai macam gaya berenang, kamu ketahui dan latihan dulu teknik dasar dalam berenang, seperti berikut ini:

1. Teknik Pernapasan

Kemampuan mengatur nafas adalah kunci keberhasilan seorang perenang. Buat melatihnya, kamu berdiri di tepi kolam dengan rendah dan wajah ada diatas permukaan air.

Tarik napas lewat mulut, tahan beberapa saat dan masukkan kepala kedalam air, lalu buang napas lewat hidung.

Latihan pernapasan ini sebaiknya kamu lakukan sebanyak 10 sampai 15 kali setiap selesai melakukan gerakan atau latihan.

 

2. Teknik Mengapung

Ada 2 posisi mengapung yang perlu kamu kuasai, yaitu mengambang dalam posisi telentang dan mengambang berdiri.

a. Teknik Mengapung Telentang

Caranya:

  • Pertama, berdirilah dengan kaki menginjak dasar kolam dan kepala menghadap ke atas.
  • Pegang tepi kolam, tarik badan ke belakang secara perlahan dengan posisi tangan lurus sampai telinga terendam air.
  • Lakukan 10 sampai 15 kali sampai kamu menemukan posisi seimbang yang pas.

b. Teknik Mengapung Berdiri

Caranya:

  • Pertama, menyelam ke dalam air sambil tangan tetap berpegangan pada tepi kolam.
  • Tarik napas dalam – dalam dan tahan.
  • Lalu, dorong badan kamu menjauhi kolam sambil menggerakkan kaki seperti saat berenang gaya dada dan tangan seperti ayam mengepakkan sayap.

 

3. Teknik Meluncur

Meluncur adalah menggerakkan tubuh secara horizontal di bawah permukaan air.

Caranya:

  • Pertama, turunlah ke kolam yang dangkal dan berdiri dengan membelakangi dinding kolam.
  • Tempelkan salah satu telapak kaki ke dinding tepi kolam dengan jari-jari ke arah bawah sebagai tolakan buat meluncur.
  • Doronglah badan memakai kaki tersebut dan meluncurlah sejauh mungkin dengan kedua tangan lurus sejajar ke arah depan.
  • Usahakan agar posisi kepala masuk ke dalam air, jadi telinga sejajar dengan lengan.
  • Lakukan latihan ini sebanyak 10 sampai 15 kali, sampai kamu menemukan keseimbangan.

 

Macam – Macam Gaya Renang

Macam - Macam Gaya Renang

Berikut dibawah ini ada berbagai macam gaya renang yang kamu harus tahu, yaitu:

1. Gaya Dada

Gaya dada ini sangat populer dan mendunia, karena hampir dipakai oleh para atlet dalam sedang melakukan perlombaan.

Gaya dada memposisikan tubuh yang stabil dan kepala bisa ada diluar dalam waktu yang cukup lama dan juga dikenal dengan gaya katak yang dimana dada kamu menghadap ke permukaan air.

Posisi tubuh dalam gaya dada atau katak ini selalu tetap, sedangkan kedua tangan akan bergerak seakan membelah air.

Pernapasan dalam gaya ini diambil saat mulut sedang ada diatas permukaan air dan gaya ini sangat sama dengan gaya yang dipakai katak saat berenang.

 

2. Gaya Kupu – Kupu

Posisi badan dalam gaya ini menghadap ke arah permukaan air dimana kedua lengannya ditekan ke bawah secara bersamaan.

Sedangkan, kedua kaki secara bersamaan menendang ke arah atas dan ke bawah menyerupai gerakan sirip pada ikan lumba – lumba.

Udara dihembuskan secara kuat dari dalam mulut dan juga hidung sebelum kepala muncul dari permukaan air. Pernapasan ini dilakukan lewat mulut pada waktu kepala ada di luar air.

Perenang yang memakai gaya kupu – kupu ini dituntut buat mempunyai tenaga yang lebih kuat.

 

3. Gaya Bebas

Gaya bebas merupakan gaya dalam berenang yang gak terkait dengan teknik – teknik atau aturan tertentu.

Posisi badan menghadap ke arah permukaan air dan kedua tangan bergerak bergantian seperti mengayuh.

Sedangkan, kedua kaki digerakan ke atas dan bawah atau naik turun dan buat wajah menghadap ke arah permukaan air.

Kemudian, buat mengambil nafas, kamu bisa menoleh ke arah kanan atau kiri diatas permukaan air.

 

4. Gaya Punggung

Gaya ini memposisikan punggung ke arah permukaan air dan posisi wajah ada diatas permukaan air, jadi bebas buat mengambil nafas.

Waktu berenang, seseorang yang memakai gaya punggung cuma bisa melihat keatas tanpa bisa melihat ke arah depan.

Perenang akan mengira panjang lintasan dengan jumlah gerakan yang dilakukan. Dalam gaya punggung, hampir sama dengan gaya bebas, cuma aja posisi tubuh terlentang di atas permukaan air.

Kedua tangan juga digerakan menuju pinggang seperti sedang mengayuh.


 

Manfaat Renang

Manfaat Renang

Aktivitas berenang bisa dilakukan sebagai kegiatan rekreasi, hobi, atau olahraga.

Kalo dilakukan secara rutin, berenang akan memberikan banyak manfaat buat tubuh, baik secara fisik ataupun psikis, diantaranya yaitu:

  • Menghilangkan stres
  • Meningkatkan stamina tubuh
  • Meringankan sakit dan nyeri
  • Baik sekali buat ibu yang sedang hamil
  • Baik buat penderita kanker payudara
  • Mencegah obesitas
  • Sarana bermain dan rekreasi
  • Menghilangkan rasa takut terhadap air
  • Menumbuhkan sikap positif
  • Meningkatkan kemampuan sosial
  • Meningkatkan keberanian

Sedangkan, ada beberapa resiko dari renang tersebut yaitu:

  • Influenza
  • Infeksi mata
  • Infeksi telinga dan kulit
  • Infeksi jamur kaki
  • Diare dan infeksi cacing.

Itulah tadi diatas, penjelasan lengkap mengenai renang. Semoga bisa membantu dan bermanfaat buat kalian semua 😀

       

Tinggalkan komentar