Pengertian Pedosfer

Taukah kamu apa yang dimaksud dengan pedosfer?

Jika belum, artikel ini sangat tepat untuk kamu baca. Karena disini akan dijelaskan secara lengkap tentang pengertian pedosfer secara umum dan menurut para ahli.

Secara umum, pedosfer adalah lapisan paling atas dari permukaan bumi tempat berlangsungnya proses pembentukan tanah.

Secara sederhana pedosfer diartikan sebagai lapisan tanah yang menempati bagian paling atas dari litosfer.

Tanah (soil) adalah suatu wujud alam yang terbentuk dari campuran hasil pelapukan batuan, bahan anorganik, bahan organik, air, dan udara yang menempati bagian paling atas dari litosfer.

Ilmu yang mempelajari tanah disebut Pedologi, sedangkan ilmu yang secara khusus mempelajari mengenai proses pembentukan tanah disebut Pedogenesa.

Pengertian Pedosfer Menurut Para Ahli

gambat tanah

Untuk menambah pemahaman kalian mengenai pengertian pedosefer, berikut adalah pendapat beberapa ahli.

1. Bremmer (1958)

Tanah adalah adalah bagian permukaan kulit bumi yang dijadikan oleh pelapukan kimia dan fisik serta kegiatan berbagai tumbuhan dan hewan.

2. M. Isa Darmawijaya

Tanah adalah akumulasi alam bebas yang menduduki sebagian planet bumi yang mampu menumbuhkan tumbuhan dan memiliki sifat sebagai akibat pengaruh iklim dan jasad yang hidrup yang bertindak terhadap bahan induknya dalam keadaan reliet tertentu selama jangka waktu tertentu.

3. E. Saifudin Sarief (1986)

Tanah adalah benda alami yang terdapat di permukaan bumi yang tersusun dari bahan-bahan mineral sebagai hasil pelapukan batuan dan bahan organik “pelapukan sisa tumbuhan dan hewan” yang merupakan medium pertumbuhan tanaan dengan sifat-sifat tertentu yang terjadi akibat gabungan dari faktor-faktor alami, iklim, bahan induk, jasad hidup, bentuk wilayah dan lamanya waktu pembentukan.

4. Werner (1918)

Tanah adalah hitam tipis yang menutupi bahan padat kering, terdiri atas partikel-partikel kecil yang remah dan sisa-sisa vegetasi dan hewan. Tanah adalah medium bagi tanaman.

5. Friedrich Fallou (1855)

Tanah adalah sebagai hasil pelapukan oleh waktu yang menggerogoti batuan keras dan lambat lalun mengadakan dekomposisi/erosi.

6. Humphry Davy (1913)

Tanah adalah sebagai laboratorium alam yang menyediakan unsur hara bagi tanaman.

7. Jacob S. joffe (1949)

Tanah adalah benda alam yang tersusun atas horison-horison yang terdiri dari bahan-bahan kimia mineral dan bahan organisk biasayanya tidak padu dan mempunyai tebal yang dapat dibedakan dalam hal morfologi fisik, kimia dan biologinya.

8. Jhon Salindeho (1993)

Tanah adalah suatu benda bernilai ekonomis menurut pandangan bangsa Indonesia, ia pula yang sering memberi getaran di dalam kedamaian dan sering pula menimbulkan guncangan dalam masyarakat, lalu ia jua yang sering menimbulkan sendatan dalam pelaksanaan pembangunan.

9. Hilgard

Tanah adalah material lepas-lepas dan agak kering yang dipakai untuk tempat akar tanaman dalam mencari makanan dan sarana pertumbuhan tanaman.

10. James (1995)

Tanah adalah salah satu sistem bumi, yang bersama dengan sistem bumi lainnya, yaitu air alami dan atmosfer menjadi inti fungsi, perubahan dan kemantapan ekosistem.

Sifat -Sifat Tanah

gambar sifat-sifat tanah

1. Sifat Fisik

Terdapat 3 sifat fisik tanah yaitu:

  • Warna Tanah

Warna tanah merupakan petunjuk untuk beberapa sifat tanah. Faktor penyebab adanya perbedaan warna permukaan tanah pada umumnya terjadi karena perbedaan kandungan bahan organik.

Semakin tinggi kandungan bahan organik, berarti semakin gelap warna tanah. Warna tanah disusun oleh tiga jenis variabel, yaitu sebagai berikut:

1) Hue, menunjukkan warna spektrum yang paling dominan sesuai dengan panjang gelombangnya.

2) Value, menunjukkan gelap terangnya warna sesuai dengan banyaknya sinar yang dipantulkan.

3) Chroma, menunjukkan kemurnian atau kekuatan dari warna spektrum.

Warna tanah akan berbeda apabila tanah dalam keadaan basah, lembap, atau kering. Sehingga penentuan warna tanah perlu dicatat bagaimana kondisi tanah tersebut.

  • Tekstur Tanah

Tektur tanah menunjukkan kasar halusnya butiran tanah. Berdasarkan per ban dingan banyaknya butir-butir pasir, debu, dan liat di dalam tanah.

  • Struktur Tanah

Struktur tanah merupakan gumpalan-gumpalan kecil dari tanah akibat melekatnya butir-butir tanah satu sama lain. Struktur tanah memiliki bentuk yang berbeda-beda, yaitu sebagai berikut:

1) Lempeng (Platy), ditemukan di horizon A.

2) Prisma (Presmatic), ditemukan di horizon B pada daerah iklim kering.

3) Tiang (Columnar), ditemukan di horizon B pada daerah iklim kering.

4) Gumpal Bersudut (Angular Blocky), ditemukan pada horizon B di daerah iklim basah.

5) Gumpal Membulat (Sub Angular Blocky), ditemukan pada horizon B di daerah iklim basah.

6) Granuler (Granular), ditemukan pada horizon A.

7) Remah (Crumb), ditemukan pada horizon A.

2. Sifat Kimia

Sifat kimia tanah terdiri dari 3 jenis, yaitu: bahan organik, unsusr hara, dan pH tanah.

3. Sifat Biologi

Sifat biologi tanah terdiri dari kandungan organisme dalam tanah (jamur, bakteri, atau mikroorganisme lainnya), dan respirasi tanah.

Nah, demikian adlaah pembahasan mengenai pengertian pedosfer. Semoga informasi di atas membuat kamu lebih paham tentang materi ini.

Pelajari Juga


Daftar Pustaka

Anjayani,Eni.2009.Geografi: Untuk Kelas X SMA/MA.Jakarta:PT. Cempaka Putih.

Hartono.2007. Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta. Bandung: CV. Citra Praya.

Beri konten ini 5 bintang dong
[Total: 0 Average: 0]
Avatar
Titan Hermawan

Mahasiswa pendidikan ekonomi yang ahli mata pelajaran Geografi tingkat SMA dan pernah ditunjuk untuk mengikuti OSN Geografi

Update : 15 September 2020 - Published : 2 Juni 2020