Zat Padat

Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan zat padat?

Buat kamu nih, yang belum mengetahui apa itu zat padat. Kamu bisa ikuti penjelasan yang ada dibawah ini.


 

Pengertian Zat Padat

Jenis Batuan

Zat padat merupakan zat atau materi yang mempunyai bentuk dan volume (ruang yang ditempati) tertentu.

Ada 2 cara utama gimana zat padat itu terbentuk, yaitu bisa tersusun atas baris – baris teratur dan rapi atau dalam susunan yang abstrak atau gak teratur. Zat padat yang partikelnya tersusun dengan teratur/rapi disebut sebagai kristal.

Contoh dari zat padat kristal: Sebagian besar logam, es, intan, dan kristal garam.

Sedangkan, zat padat yang partikelnya tersusun secara acak ini disebut sebagai amorf. Umumnya, amorf mempunyai tampilan dan tekstur yang mengkilap dan elastis.

Contoh dari zat padat amorf: Lilin, karet, plastik, dan kaca.

Karena partikel dari zat padat ini tersusun secara menyatu dan berdekatan. Maka, zat padat gak bisa dimampatkan dengan mudah (zat padat gak bisa dikecilkan cuma dengan menekannya).

Pada sebuah zat padat, partikel individunya gak bergerak dengan cepat buat mengalahkan gaya tarik – menarik diantara partikelnya. Tapi, pada partikel – partikel tersebut tetap bergetar, cuma aja terikat dan rapat pada tempatnya.


 

Sifat – Sifat pada Zat Padat

Sifat - Sifat pada Zat Padat

Nah, berikut dibawah ini ada beberapa sifat-sifat yang ada didalam sebuah zat padat, diantaranya sebagai berikut:

  • Mempunyai gaya tarik menarik antar molekul yang sangat kuat.
  • Mempunyai molekul atau partikel yang gak bisa bergerak bebas, dan gak mudah terpisah.
  • Bentuk gerakannya bergetar dan berputar ditempatnya aja.
  • Mempunyai volume yang tetap.
  • Gak mengikuti bentuk wadah yang ditempati.
  • Mempunyai bentuk yang tetap.
  • Susunan molekul atau partikelnya teratur dan juga berdekatan (rapat).

 

Ciri – Ciri Zat Padat

Ciri - Ciri Zat Padat

Salah satu ciri – ciri dari suatu zat padat yaitu bentuk dan volumenya tetap.

Hal ini bisa kamu contohkan dengan bola yang berbentuk bulat. Kalo kamu mencoba buat memindahkannya ke dalam ember, maka bentuknya akan tetap sama yaitu bulat.

Begitu juga dengan volumenya, volume yang ada didalam bola akan selalu tetap, meski akan berpindah ke dalam sebuah ember.

Hal tersebut gak lain disebabkan karena gaya tarik – menarik antara partikel dalam zat padat sangatlah kuat.

1BentukTetap
2Volumetetap
3Letak partikelBerdekatan
4Gerakan partikelTidak bebas
5Gaya partikelSangat kuat
6Susunan partikelSangat berdekatan
7Tidak dapat dimampatkan

 

Tekanan pada Zat Padat

Tekanan pada Zat Padat

Tekanan adalah besaran gaya yang bekerja dalam suatu benda, tiap satuan luas bidang tekanan.

Rumus dari besar tekanan, yaitu:

P = F/A

Keterangan:

  • P = Tekanan (N/m2)
  • F = Gaya tekan (N)
  • A = Luas bidang tekan (m2)

Dalam skala Internasional, satuan tekanan yaitu pascal (Pa) atau N/m2.

Semakin besar gaya tekan, maka semakin besar juga tekanannya. Sedangkan, semakin luas bidang tekan, maka semakin kecil juga tekanannya.

Berdasarkan rumus yang ada diatas, maka bisa disimpulkan kalo:

  • Semakin besar gaya tekan yang diberikan, maka semakin besar juga tekanan yang akan dihasilkan.
  • Semakin kecil luas permukaan bidang tekan, maka semakin kecil juga tekanan yang akan dihasilkan.

Contoh penerapan konsep tekanan di kehidupan sehari-hari:

Kapak: Mata kapak emang dibuat tajam, gunanya memperbesar tekanan jadi nanti akan memudahkan tukang kayu buat memotong atau membelah kayu.

Orang yang memotong kayu dengan memakai kapak yang tajam, akan sedikit mengeluarkan tenaga dibangding dengan orang yang memakai kapak tumpul.

Kesimpulannya, kalo kapak yang baik adalah kapak yang mempunyai luas permukaan bidang yang kecil.


 

Rumus Pemuaian Zat Padat

Rumus Pemuaian Zat Padat

Ada 3 rumus pemuaian pada sebuah zat padat, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Pemuaian Panjang

Pemuaian panjang merupakan pemuaian yang akan membuat suatu benda menjadi lebih panjang, karena peningkatan pada suhu.

Perubahan luas dan volume bisa diabaikan, jadi cuma terjadinya pada benda yang panjang tapi tipis.

Rumus pemuaian panjang, yaitu:

L = L0 + L0 .α.ΔT

L = L0 (1 + α.ΔT)

Keterangan:

  • L = Panjang akhir benda (m)
  • L0 = Panjang mula – mula (m)
  • α = Koefisien pemuaian panjang (/0C)
  • ΔT = Perubahan suhu (0C)

 

2. Pemuaian Luas

Pemuaian luas merupakan pemuaian yang akan membuat suatu benda menjadi lebih luas, karena peningkatan suhu. Pemuaian ini bisa terjadi dalam benda luas yang tipis seperti plat logam.

Rumus pemuaian luas, yaitu:

A = A0  + A0 .α.ΔT

A = A0 (1 + α.ΔT)

Keterangan:

  • A  = Luas akhir benda (m)
  • A0 = Luas mula – mula (m)
  • α = Koefisien pemuaian panjang (/0C)
  • ΔT = Perubahan suhu (0C)

 

3. Pemuaian Volume

Pemuaian volume merupakan pemuaian yang akan menambahkan volume terhadap suatu benda, karena adanya peningkatan suatu suhu.

Pemuaian volume terjadi terhadap benda yang volumenya gak bisa diabaikan, seperti halnya logam yang berbentuk kubus.

Rumus pemuaian volume, yaitu:

V = V0  + V0 .α.ΔT

V = V0 (1 + α.ΔT)

Keterangan:

  • V  = Volume  akhir benda (m)
  • V0 = Volume mula – mula (m)
  • α = Koefisien muai panjang (/0C)
  • ΔT = Perubahan suhu (C0)

 

Perbedaan Antara Zat Padat, Zat Cair, dan Zat Gas

Perbedaan Antara Zat Padat, Zat Cair, dan Zat Gas

Zat padat mempunyai bentuk dan volume tertentu dan jarak antara partikenya sangat rapat.

Partikel – partikel yang ada didalam zat padat ini gak bisa bergerak secara bebas.

Zat cair ini mempunyai volume tertentu, tapi gak mempunyai bentuk yang tetap. Zat cair bentuknya bergantung pada media atau wadah yang dipakai.

Jarak antara partikel didalam zat cair lebih renggang dan partikel-partikel yang ada didalam zat cair bisa bergerak bebas, tapi geraknya terbatas.

Zat gas ini gak mempunyai volume dan bentuk yang tertentu dan jarak antara partikel didalam zat gas ini sangat renggang.

Sedangkan, partikel – partikel yang ada didalam zat gas ini bisa bergerak dengan sangat bebas.


 

Contoh Zat Padat

Contoh Zat Padat

Ada banyak sekali contoh dari zat padat, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Gelas
  • Karet
  • Arang
  • Lilin
  • Paku
  • Plastik
  • Koin
  • Beras
  • Batok kelapa
  • Kerikil
  • Tulang
  • Keramik
  • Styrofoam
  • Gigi
  • Emas
  • Buku
  • Alumunium
  • Pasir
  • Batu
  • Dadu
  • Jagung.

Nah, itu tadi merupakan ulasan mengenai apa yang dimaksud dengan zat padat. Semoga bisa membantu dalam kegiatan belajar kalian semua 😀

Kategori Fisika
       

Tinggalkan komentar