Rumus Percepatan

Sebenarnya dalam kehidupan kita sehari-hari, sering melakukan percepatan tanpa di sadari loh.

Contohnya saat kamu berangkat kerja, lalu kamu menaiki alat transportasi dan tentunya akan berjalan dengan kecepatan yang tertentu.

Kenapa begitu? Karena, kamu tanpa sadar kadang berjalan lambat, lalu cepat dan kadang melambat dan cepat lagi tanpa sadar.

Sebenarnya, kita udah melakukan percepatan didalam kehidupan sehari-hari kita.

Lalu, apa sih yang dimaksud dengan percepatan? Penasaran? Yuk simak ulasannya dibawah ini!


Pengertian Percepatan dan Perlambatan

Pengertian Percepatan dan Perlambatan

1. Percepatan

Percepatan (Acceleration) yaitu sebuah perubahan kecepatan sebuah benda yang sebelumnya lambat sampai menjadi cepat dan ditempuh dalam setiap satuan waktu.

Percepatan masuk kedalam besaran vektor yang memiliki sebuah nilai dan juga arah.

Cara untuk menuliskan percepatan didalam hukum fisika yaitu menggunakan simbol huruf (a).

Contoh percepatan yang ada didalam kehidupan sehari-hari, diantaranya seperti:

  • Gerak buah kelapa yang jatuh dari pohonnya ke arah tanah.
  • Gerak sepeda pada jalanan yang menurun.
  • Gerak sepeda motor pada saat digas kencang.
  • Saat bermain perosotan.

2. Perlambatan

Perlambatan yaitu suatu perubahan kecepatan setiap waktu atau perubahan nilai kecepatan menuju arah nilai kecepatan yang lebih kecil atau bisa disebut kecepatan akhirnya berkurang.

Untuk hasil perhitungan dari perlambatan sendiri berupa negatif, hal tersebut disebabkan karena gerakan benda semakin melambat.

Contoh perlambatan yang ada di dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya yaitu:

  • Mengendarai sepeda motor, kemudian menjumpai lalu lintas yang membuatnya semakin pelan dan berhenti saat lampunya merah.
  • Gerak benda yang dilempar keatas sehingga gerakannya akan melambat.
  • Gerakan orang yang sedang mengayuh sepeda di jalan yang menanjak.
  • Gerak benda atau bola yang dilempar ke rumput.

Tanda positif dan negatif yang ada didalam persamaan fisika, cuma buat menunjukkan arah terhadap vektor.

Apakah kearah kanan atau kearah kiri atau kearah atas dan atau kearah bawah.


Rumus Percepatan

Rumus Percepatan

Secara umum, rumus percepatan suatu benda yang bergerak sesuai dengan rumus percepatan seperti dibawah ini:

rumus kecepatan

Keterangan:

  • a = Percepatan rata-rata (m/s2)
  • Δv = Perubahan kecepatan (m/s)
  • Δt = Selang waktu (s)
  • V1 = Waktu awal (m/s)
  • V2 = Kecepatan akhir (m/s)
  • t1 = Waktu awal (s)
  • t2 = Waktu akhir (s)

Berdasarkan pada persamaan diatas, nilai percepatan bisa bernilai positif serta bisa juga memiliki nilai negatif.

Nilai percepatan yang positif itu, berarti benda mengalami perubahan nilai kecepatan menuju arah nilai kecepatan yang lebih besar atau bisa disebut memiliki kecepatan yang bertambah.


Jenis-Jenis Percepatan

Jenis-Jenis Percepatan

Dilihat dari selang waktu yang dialami pada saat benda mengalami perubahan kecepatan.

Maka, percepatan dibagi kedalam dua jenis yang berbeda, yaitu percepatan rata-rata dan percepatan sesaat.

1. Percepatan Rata-Rata

Secara sistematis, untuk rumus atau persamaan percepatan rata-rata bisa ditulis seperti ini:

a = Δv / Δt

Keterangan:

  • a = Percepatan rata-rata (m/s2)
  • Δv = Perubahan kecepatan (m/s)
  • Δt = Selang waktu (s)

Catatan:

  • Satuan percepatan yaitu meter per sekon per sekon, atau m/s2.
  • Percepatan merupakan besaran vektor, yang artinya memiliki besar atau arah.

Besarnya percepatan merupakan jumlah totalnya, sedangkan arahnya akan ditentukan oleh arah gerakan benda.

Apabila benda melambat, percepatan akan memiliki nilai negatif.

A. Memahami Variabel

Untuk bisa menentukan Δv dan Δt dengan perhitungan lebih lanjut:

Δv = vt – v0

dan

Δt = tt – t0

Keterangan:

  • vt = Menyatakan kecepatan akhir
  • v = Kecepatan awal
  • tt = Waktu akhir
  • t = Waktu awal

Catatan:

  • Karena percepatan memiliki arah, kamu harus selalu mengurangi kecepatan akhir dengan kecepatan awal. Kalo kamu membaliknya, arah percepatan yang kamu dapatkan akan salah.
  • Kecuali dinyatakan lain dalam soal, waktu awal benda bergerak pada umumnya 0 sekon.

B. Menggunakan Rumus Mencari Percepatan

Tuliskan persamaan kamu beserta seluruh variabel yang diketahui. Persamaannya seperti ini:

a = Δv / Δt = (vt – v0) / (tt – t0)

Kurangi kecepatan akhir dengan kecepatan awal, kemudian kamu bagi hasilnya dengan rentang waktu.

Hasilnya, berupa percepatan rata-rata benda selama rentang waktu itu.

Kalo kecepatan akhir benda lebih kecil daripada kecepatan awalnya, percepatan akan bernilai negatif yang artinya benda itu melambat.

2. Percepatan Sesaat

Dalam menghitung percepatan sesaat percepatan (a) gerak sebuah benda harus mempunyai waktu yang sangat singkat, yaitu nilai selang waktu (Δt) nya harus mendekati angka nol.

Secara sistematis, untuk rumus atau persamaan percepatan sesaat bisa ditulis menjadi seperti ini:

rumus percepatan brainly

Keterangan:

  • a = Percepatan rata-rata (m/s2)
  • Δv = Perubahan kecepatan (m/s)
  • Δt = Selang waktu (s)

Contoh Soal

Contoh Soal

1. Seorang pelajar terlihat mengendarai sepeda dengan kecepatan 7,2 km/jam. Saat ada ditanjakan, kecepatan sepeda itu berubah menjadi 0,5 m/s² selama 4 sekon.

Hitunglah berapa percepatan akhir dari si pelajar tersebut?

Jawab:

Diketahui:

  • v1 = 7,2 km/jam = 7,2 (1.000/3.600) m/s = 2 m/s
  • a = − 0,5 m/s² (tanda negatif yaitu perlambatan)
  • t = 4 s

Ditanya:

  • v2 … ?

Penyelesaian:

  • a = (v2 – v1)/t
  • v2 = v1 + at
  • v2 = 4 + (-0,5 × 2)
  • v2 = 3 m/s
  • v2 = 10,8 km/jam

2. Diketahui suatu mobil melaju dengan besar kecepatan awal adalah 2 m/s. Selepas mobil itu melaju selama 10 sekon, kecepatan mobil itu bertambah menjadi sebesar 4 m/s.

Hitunglah nilai percepatan yang ada pada mobil tersebut!

Jawab:

Diketahui:

  • v1 = 2 m/s
  • v2 = 4 m/s
  • t1 = 0 sekon
  • t2 = 10 sekon

Penyelesaian:

  • a = (v2-v1)/(t2-t1)
  • = 2/10
  • = 0.2 m/s²

3. Sebuah mobil bergerak di dalam lintasan lurus dengan persamaan v(t) = 10 – 8t + 6t2, dengan t dalam sekon serta v dalam m/s.

Hitunglah percepatan mobil itu ketika t = 5 s!

Jawab:

Diketahui:

  • v(t) = 10 – 8t + 6t2
  • t = 5 s

Penyelesaian:

  • V (5) = 10 – 8 5 + 6 52
  • V (5) = 10 – 40 + 150
  • V (5) = 180 m/s
  • V (4) = 10 – 8 4 + 6 42
  • V (4) = 10 – 32 + 96
  • V (4) = 118 m/s
  • a = ∆V/∆t
  • a = (180-118) / (5-4)
  • a = 62 m/s²

Jadi bisa diketahui, percepatan yang terjadi terhadap mobil itu sebesar 62 m/s²


Itulah beberapa pembahasan lengkap mengenai Rumus Percepatan. Gimana? Sangat mudah dipahami kan?

Semoga pembahasan diatas, bisa membantu dan bermanfaat untuk kalian semua sobat cerdika.com 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 4 Agustus 2021 - Published : 4 Agustus 2021