Tenis Meja

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Tenis meja merupakan cabang olahraga yang dilakukan oleh dua orang pemain (tunggal) atau dua pasang pemain (ganda) secara berhadapan yang memakai bola kecil.

Permainan tenis meja atau sering disebut dengan ping pong ini sangat unik, asik dan menyenangkan banget, loh!

Jadi, buat kamu yang gak suka sama olahraga yang berat – berat, bisa kamu coba bermain tenis meja ini. Kalo ingin tahu lebih lagi, kuy simak ulasannya!


 

Sejarah Tenis Meja

Sejarah Tenis Meja

Permainan tenis meja udah dikenal di Inggris sejak abad ke-19. Saat itu, tenis meja dikenal dengan ping pong, gossima, atau whiff whoff

Tahun 1901, nama ping pong dipakai hampir di seluruh negara sampai sebuah perusahaan asal Inggris, J. Jaques and Son, Ltd., menjadikannya merek dagang.

Sejak itu, ping pong cuma dipakai kalo permainan memakai peralatan dari Jaques, sedangkan perusahaan lain menamakannya table tennis.

Pada masa itu, tenis meja jadi permainan di kalangan kelas atas dan sering dimainkan di dalam ruangan setelah makan malam.

Awalnya, peralatan yang dipakai berupa meja, sebaris buku yang disusun di tengah meja sebagai net, bola golf dan 2 buah buku sebagai pemukul bola. Tapi tahun 1901, seorang pecinta tenis meja James W Gibb berhasil menemukan bola seluloid.

Ditahun yang sama, E.C. Goode membuat bet versi modern dengan cara memasang selembar lapisan karet yang berbintik-bintik pada papan kayu yang permukaannya dihaluskan.

Lalu, tahun 1921 Inggris mendirikan Table Tennis Association (TTA), diikuti berdirinya International Table Tennis Federation (ITTF) pada tahun 1926, dan USA Table Tennis (USAT) pada tahun 1933.

Kejuaraan tenis meja yang pertama kali diadakan di London, Inggris 1926. Tahun 1950, perusahaan alat olahraga di Inggris, S.W. Hancock, Ltd., memperkenalkan bet baru.

Kayu berlapis karet disatukan dengan lapisan spons di bagian dasarnya, jadi menyebabkan tingkat kecepatan dan perputaran bola jadi tinggi.

Di Indonesia, olahraga ini pertama kali dilombakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama di Solo tahun 1948.

Sedangkan di tingkat dunia, tenis meja baru resmi dipertandingkan di Olimpiade pada tahun 1988 di Seoul, Korea Selatan.


 

Peraturan Tenis Meja

Peraturan Tenis Meja

Ada beberapa aturan dan setiap pemain harus mengikuti peraturan tenis meja yang udah ditetapkan, diantaranya yaitu:

  • Pemain harus memukul bola dengan cara menyentuhkan papan pemukul atau bet
  • Pemain harus melakukan servis
  • Penerima bola atau receiver merupakan pemain yang memukul bola yang kedua dalam satu reli
  • Permainan diawasi oleh seorang wasit dan pembantu wasit.

1. Penentuan Urutan Servis dan Tempat

Buat menentukan pemain yang akan melakukan servis dan tempat pemain, dilakukan pengundian.

Pada permainan ganda, pemain yang akan melakukan servis dan menerima bola juga harus udah ditentukan dulu dan kalo salah satu pemain udah meraih 5 poin, dilakukan pertukaran pemain.

 

2. Urutan Permainan Tenis Meja

Pada permainan tenis meja ganda, pengembalian bola harus dilakukan secara bergantian antara kedua pemain.

Setelah melakukan servis, penerima bola akan menerima bola dan pasangan yang tadi melakukan servis yang menerima bola selanjutnya.

 

3. Satu Let Permainan Tenis Meja

Hal tersebut yang bisa terjadi apabila:

  • Servis yang gak sempurna atau menyentuh net dan dikembalikan oleh pemain lawan.
  • Servis dilakukan pada waktu pemain lawan gak siap atau pemain lawan gak berusaha memukul bola.
  • Gagal melakukan servis atau pengembalian yang sesuai peraturan kalo hal itu diluar kontrol pemain.
  • Pada waktu pertandingan diberhentikan oleh wasit atau pembantu wasit.
  • Kalo pemain mengenakan kursi roda dan servisnya benar atau tidak.
  • Sesudah bola memantul dari meja penerima ke arah pantulan menuju net.
  • Bola berhenti di atas meja penerima.
  • Bola keluar setelah mengenai bagian samping dari meja penerima.
  • Buat memulai percepatan waktu.
  • Mengkoreksi servis, pengembalian dan juga tempat.
  • Menghukum dan memperingatkan pemain atau penasehat.
  • Kondisi pemain gak memungkinkan dan mempengaruhi hasil reli.

 

4. Satu Set Permainan Tenis Meja

Pertandingan dinyatakan sebagai satu set kalo salah satu pemain atau pasangan pemain udah mencapai 11 poin dan selisih dengan lawan sebanyak 2 poin.

Apabila nilai masih berselisih satu poin, permainan harus terus dilanjutkan sampai salah satu pemain mencapai selisih 2 poin.


 

Peralatan Tenis Meja

Peralatan Tenis Meja

Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan dalam permainan tenis meja, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Meja

Meja yang dipakai buat pertandingan atau permainan tenis meja ini mempunyai ukuran dan beberapa syarat, yaitu:

a. Ukuran Meja 

  • Panjang meja: 274 cm
  • Lebar meja: 152,5 cm
  • Tinggi meja dari lantai: 76 cm
  • Luas meja: 4,1785 m2
  • Tebal meja: 2 cm

b. Syarat Meja 

  • Permukaan meja bisa dibuat dari berbagai macam bahan, tapi harus bisa menghasilkan pantulan setinggi 23 cm dari bola yang dijatuhkan dari ketinggian 30 cm.
  • Permukaan meja seluruhnya harus berwarna gelap yang dilengkapi garis putih selebar 2 cm pada sisi panjang dan lebar meja.
  • Permukaan meja dibagi jadi 2 bagian yang sama oleh net paralel dengan garis akhir dan harus melewati lebar permukaan masing-masing bagian meja.
  • Pada permainan ganda, meja dibagi jadi 2 bagian yang sama dengan garis putih selebar 3 mm, paralel dengan garis lurus di sepanjang meja.

 

2. Net

Net pada permainan tenis meja juga mempunyai standar tertentu, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Perangkat net terdiri dari net, perpanjangannya dan 2 tiang penyangga, termasuk 2 penjepit yang dilekatkan ke meja.
  • Net dipasang dengan bantuan tali yang melekat pada kedua ujung tiang setinggi 15,25 cm dan batas perpanjangan kedua tiang pada setiap sisi akhir lebar meja adalah 15,25 cm.
  • Net mempunyai ukuran panjang 183 cm, lebar atau tinggi 15,25 cm dan luas 0,279075 m2.
  • Dasar net sepanjang lebar meja harus rapat dengan permukaan meja dan perpanjangan ujung net harus serapat mungkin dengan tiang penyangga.

 

3. Bola

Bola yang dipakai dalam permainan tenis meja terbuat dari bahan selulosa yang ringan dengan diameter 40 mm dan berat 2,7 gram. Kalo dijatuhkan dari ketinggian 30,5 cm, bola akan menghasilkan pantulan pertama setinggi 23 sampai 26 cm.

Umumnya, bola tenis meja berwarna putih atau oranye. Pada bolaada tanda bintang 1, 2, atau 3 yang menunjukkan kualitas bola.

Tanda bintang 3 menunjukkan kalo bola tersebut mempunyai kualitas yang paling tinggi dan biasanya dipakai dalam turnamen-turnamen resmi.

 

4. Bet

Gak ada ketentuan khusus mengenai bentuk, ukuran, atau berat bet yang dipakai dalam permainan tenis meja. Tapi, permukaan daun bet harus datar dan kaku, minimal 85% terbuat dari kayu, diukur dari ketebalannya.

Lapisan perekat dalam kayu bisa diperkuat dengan bahan berserat seperti serat karbon (carbon fiber), kaca (glass fiber), atau kertas yang dipadatkan.

Penggunaan bahan tersebut gak boleh lebih dari 7,5% total ketebalan bet atau gak lebih dari 0,35 mm (yang lebih tipis yang dipakai sebagai acuan).

Sisi daun bet yang digunakan buat memukul bola harus dilapisi karet licin (halus) ataupun berbintik.

Kalo bet memakai lapisan karet berbintik yang menonjol keluar (tanpa spons), ketebalan karet termasuk lapisan lem perekat gak boleh lebih dari 2 mm.

Kalo permukaan bet dilapisi karet lunak (sandwich rubber) atau spons dengan bintik di dalamnya menghadap keluar atau ke dalam, ketebalan lapisannya gak boleh lebih dari 4 mm, termasuk lem perekat.

Saat permainan dimulai dan setiap kali menukar bet saat permainan berlangsung, pemain harus menunjukkan betnya pada lawan dan wasit serta mengizinkan mereka buat memeriksa atau mencoba bet tersebut.


 

Teknik Dasar Permainan Tenis Meja

Teknik Dasar Permainan Tenis Meja

Buat bisa memainkan tenis meja dengan baik dan benar, ada beberapa teknik dasar yang harus kamu lakukan, yaitu:

1. Teknik Memegang Bola

Ada 3 teknik memegang bola dalam permainan tenis meja, yaitu:

a. Shakehand Grip

Shakehand grip yaitu teknik memegang bet seperti sedang berjabat tangan. Teknik ini banyak dipakain oleh atlet tenis meja profesional dan sangat populer di negara Eropa.

Teknik shakehand grip ini sangat memungkinkan kamu memakai kedua sisi bet buat memukul bola.

b. Penhold Grip

Teknik ini yaitu teknik memegang bet dengan cara seperti memegang pena atau penhold grip dan teknik ini dikenal juga dengan nama Asian gripDengan cara ini, kamu cuma bisa memukul dengan satu sisi bet.

c. Seemiller Grip

Teknik ini disebut juga dengan nama American gripdan banyak dipakai oleh para pemain tenis meja yang profesional.

Cara memegang bet dengan teknik ini sama dengan shakehand grip, tapi bet bagian atas diputar 20 sampai 90 derajat ke arah tubuh dan jari telunjuk menempel di sepanjang sisi bet.

 

2. Posisi Tubuh

Dalam permainan tenis meja ada dua posisi tubuh yang harus diperhatikan, diantaranya yaitu:

a. Bersiap Siaga (Teknik Stance)

Teknik stance yaitu salah satu cara menempatkan posisi kaki, tangan dan anggota badan saat akan menyerang lawan atau bertahan dari serangan lawan.

Teknik stance atau bersiap siaga terdiri dari 2 macam gaya, yaitu square stance dan side stance.

  • Square stance yaitu posisi tubuh mengarah ke meja dan biasanya dipakai saat menerima bola servis atau posisi siap kembali saat mendapatkan serangan dari lawan. Caranya: Gerakkan satu kaki selangkah ke depan, belakang, kanan, kiri, atau diagonal.
  • Side stance dilakukan dengan posisi badan menyamping ke kanan atau kiri, jadi posisi bahu lebih dekat dengan net saat akan menyerang lawan.

b. Gerakan Kaki (Teknik Footwork)

Teknik footwork yang paling sering dipakai yaitu metode two-steps, terutama pada pemain yang punya tipikal menyerang lawan.

  • Lutut sedikit ditekuk, berat badan dibagi rata pada kedua kaki dan ditumpukan pada ujung kaki.
  • Kalo mau melangkah ke kiri, kaki kiri digeser ke arah kiri dan berat badan dibebankan ke kaki kiri. Lakukan cara yang sama kalo ingin melakukan 2 kali langkah.
  • Kaki kanan mengikuti kaki kiri. kalo akan melakukan forehand, kaki kanan ditarik ke belakang jadi persis seperti posisi awal melakukan pukulan
  • Setelah melakukan pukulan, perhatikan arah bola dan kembalilah ke poisis awal. Kalo ingin bergerak ke kiri, dorong dengan kaki kanan dan kalo gak ada dalam posisi siap, bergeraklah ke arah belakang, tapi kalo lawan memukul bola, jangan bergerak.
  • Kalo akan mencoba pukulan forehand, tarik kaki kanan ke belakang jadi badan tepat pada posisi awal teknik saat melakukan serangan, lihat arah bola dulu, lalu kembali ke posisi awal.
  • Kemudian saat memukul bola, jangan memberikan gerakan tubuh dan perhatikan posisi lawan.

 

3. Teknik Melakukan Servis

Caranya:

  • Servis dilakukan dengan bola ada di tengah telapak tangan dan dalam kondisi diam.
  • Bola dilambungkan tanpa putaran secara vertikal dengan ketinggian 16 cm.
  • Bola dipukul setelah turun tanpa menyentuh meja dulu.
  • Saat melakukan servis, bola harus terlihat oleh penerima bola.
  • Kalo servis gak dilakukan sesuai peraturan, wasit atau pembantu wasit akan memberikan peringatan.
  • Bola servis bisa dikembalikan kalo udah melewati net dan menyentuh meja satu kali.

 

4. Teknik Memukul Bola

Ada 2 teknik dalam memukul bola dalam permainan tenis meja, diantaranya sebagai berikut:

a. Pukulan Forehand dan Backhand Lurus

Caranya:

  • Pertama, bola dilambungkan ke arah teman dan dilakukan berpasangan atau kelompok.
  • Pemain yang udah melakukan pukulan forehand atau backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat.

b. Pukulan Forehand dan Backhand Menyilang

Caranya:

  • Pertama, bola dilambungkan oleh teman dan dipantulkan ke meja dengan pukulan servis.
  • Pukulan dilakukan berpasangan atau kelompok dan pemain yang udah melakukan pukulan backhand dan pelambung bergerak berpindah tempat.

 

5. Teknik Melakukan Smash

Pukulan smash dalam permainan tenis meja ini bisa dilakukan dengan cara forehand dan backhand, seperti berikut ini:

a. Smash Forehand

Caranya:

  • Pertama, kaki kiri diletakkan di depan dan kaki kanan di belakang, badan dimiringkan sedikit ke kanan, jadi berat badan berumpu pada kaki kanan.
  • Kemudian, lengan kanan ditarik ke belakang dan pinggang sedikit dimiringkan ke kanan.
  • Setelah bola memantul dan mencapai titik tertinggi, lengan diayunkan dari bawah ke atas, lalu pukul dan tekan bola ke bawah dengan bantuan pergelangan tangan.

b. Smash Backhand

Caranya:

  • Pertama, kaki kanan diletakkan di depan dan kaki kiri di belakang, badan dimiringkan sedikit ke arah kiri sampai pundak kanan menghadap ke meja.
  • Kemudian, lengan bawah ditarik ke arah kiri, ke belakang dan lebih tinggi dari meja.
  • Setelah bola memantul dan mencapai titik paling tinggi, lengan bawah diayun ke depan arah kanan buat memukul Pergelangan tangan dipakai buat membantu menekan dan mengatur arah bola dan berat badan berpindah dari kiri ke kanan.

 

Jenis – Jenis Pukulan Tenis Meja

Jenis - Jenis Pukulan Tenis Meja

1. Service

Service yaitu pukulan pertama yang dilakukan oleh pemain saat pertandingan dimulai.

 

2. Drive

Drive yaitu pukulan dengan ayunan terpanjang tangan pemain, jadi menghasilkan pukulan yang cepat, keras dan mendatar.

 

3. Push

Push yaitu pukulan backspin yang sifatnya pasif dan sering dipakai buat membalas pukulan backspin. Tujuannya adalah supaya bola gak melambung terlalu tinggi.

 

4. Chop

Chop yaitu pukulan backspin yang biasa dipakai dalam permainan buat bertahan dari serangan yang dibangun oleh lawan main.

 

5. Block

Block yaitu pukulan yang dilakukan saat menahan serangan lawan dan dilakukan saat bola udah memantul dari meja atau lapangan.

Tujuannya adalah supaya lawan main kamu gak bisa melancarkan serangan dengan secepat mungkin.


 

 

Cara Bermain Tenis Meja

Cara Bermain Tenis Meja

Permainan tenis meja bisa dilakukan secara perorangan (tunggal) atau bersamaan (ganda). Keduanya mempunyai cara bermain dan peraturan yang berbeda-beda.

1. Permainan Tunggal

Caranya:

  • Setiap bola yang mati akan menghasilkan nilai satu poin.
  • Servis dilakukan secara bergantian apabila udah mencapai poin sampai kelipatan lima.
  • Pemegang servis boleh memukul bola dari segala penjurus lapangan.
  • Permainan satu set akan berakhir kalo pemain udah mencapai nilai 11 poin dan kemenangan diraih kalo poin mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
  • Kalo terjadi deuce, permainan akan berakhir kalo selisih nilai adalah 2.

Contohnya: 15-13, 18-16

 

2. Permainan Ganda

Cara bermainnya:

  • Setiap bola yang mati akan menghasilkan nilai satu poin.
  • Servis dilakukan secara bergantian apabila udah mencapai poin sampai kelipatan lima.
  • Pemain akan bergantian dalam menerima bola dari lawan.
  • Pemegang servis cuma bisa melemparkan bola ke ruang kamar dari sebelah kanan pemain lawan.
  • Permainan satu set akan berakhir kalo pemain udah mencapai nilai 11 poin dan kemenangan diraih kalo poin mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
  • Kalo terjadi deuce, permainan akan berakhir kalo selisih nilainya adalah 2.

Contohnya: 15-13, 17-15


 

Sistem Skor Permainan Tenis Meja

Sistem Skor Permainan Tenis Meja

Setiap pemain, baik permainan tenis meja tunggal atau ganda akan mendapat skor atau poin kalo terjadi hal – hal seperti berikut dibawah ini:

  • Bola melayang melalui meja tanpa memantul lebih dulu.
  • Lawan udah menyentuh bola, tapi gak bisa mengembalikannya.
  • Lawan gak bisa melakukan pengembalian bola.
  • Lawan melakukan servis yang gak sempurna yaitu bola gak melewati net atau melewati net, tapi gak memantul di meja.
  • Lawan memukul bola dengan sisi daun bet yang gak dilapisi karet.
  • Lawan memukul bola lebih dari satu kali sebelum bola melewati net.
  • Lawan melakukan gerakan yang menyentuh net.
  • Lawan melakukan gerakan yang menyebabkan permukaan meja bergerak.
  • Pada permainan ganda, lawan memukul bola gak sesuai urutan.
  • Lawan menyentuh bagian meja dengan tangan yang tidak memegang bet.

Gimana tuh pembahasan mengenai tenis meja, mudah dipahami kan? Semoga bisa membantu kamu dalam belajar permainan tenis meja 😀

       

Tinggalkan komentar