Tekanan Udara

Gimana jadinya, kalo bumi ini gak mempunyai atmosfer? Pasti kamu gak akan bisa bernafas, karena gak ada udara di atmosfer.

Udara yang ada di atmosfer ini mempunyai tekanan dan tekanan udara tersebut muncul akibat daru berat partikel udara yang tertarik oleh gaya gravitasi bumi.

Jadi, tanpa atmosfer maka gak akan ada kehidupan di bumi. Nah, sekarang kita akan membahas tentang Tekanan Udara.

Apa sih yang dimaksud dengan tekanan udara? Penasaran? Nih simak artikelnya berikut ini!


 

Pengertian Tekanan Udara

Pengertian Tekanan Udara

Tekanan udara merupakan sebuah tenaga yang bekerja buat menggerakkan massa udara dalam setiap satuan luas tertentu.

Pada prinsipnya, tekanan udara sama aja seperti tekanan pada zat cair. Tekanan udara di puncak gunung akan berbeda dengan sebuah tekanan udara di pantai.

Hal tersebut disebabkan di puncak gunung jumlah partikel udaranya semakin kecil, yang mengakibatkan pada gaya gravitasi partikelnya juga kecil, jadi tekanan pada udaranya juga akan semakin kecil.

Tekanan udara bisa diukur dengan menggunakan barometer. Pada tahun 1643, Toricelli menciptakan barometer air raksa.

Karena barometer air raksa gak mudah dibawa ke mana-mana, bisa memakai barometer aneroid sebagai penggantinya.

Satuan hitung tekanan udara yaitu milibar, sedangkan garis pada peta yang menghubungkan tempat – tempat dengan tekanan udara yang sama disebut isobar.

Barometer aneroid sebagai alat pengukur ketinggian tempat dinamakan juga altimeter yang biasa dipakai buat mengukur ketinggian kapal udara yang sedang terbang.


 

Jenis – Jenis Tekanan Udara

Jenis - Jenis Tekanan Udara

Tekanan udara ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu tekanan udara vertikal dan juga tekanan udara horizontal. Beikut penjelasannya!

1. Tekanan Udara Vertikal

Tekanan udara vertikal merupakan tekanan udara yang semakin ketas semakin menurun.

Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal – hal seperti berikut ini:

  • Komposisi gas penyusun yang makin ke atas semakin berkurang.
  • Sifat udara bisa dimampatkan, kekuatan gravitasi makin ke atas makin lemah.
  • Adanya variasi suhu secara vertikal diatas troposfer >32 Km, jadi semakin tinggi maka semakin tinggi juga tempat suhu makin naik.

2. Tekanan Udara Horizontal

Tekanan udara horizontal merupakan tekanan udara yang dipengaruhi oleh suhu udara.

Daerah yang bersuhu udara tinggi akan bertekanan rendah dan daerah yang bersuhu udara rendah maka akan mempunyai tekanan yang tinggi.

Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal – hal seperti berikut ini:

  • Lintang tempat
  • Persebaran daratan dan lautan
  • Pergeseran posisi matahari tahunan.

 

Alat – Alat Pengukur Tekanan Udara

Alat - Alat Pengukur Tekanan Udara

1. Barometer Air Raksa

Salah satu alat buat mengukur tekanan udara adalah barometer air raksa yang pertama kali diciptakan dan dipakai oleh Torricelli.

Nah, pada barometer air raksa ini ada sebuah skala yang menunjukkan pada tekanan udara dalam cmHg.

 

2. Barometer Air

Otto Von Genricke merupakan seseorang yang pertama kali memakai atau menciptakan salah satu alat pengukur tekanan udara yaitu barometer air.

Prinsip kerja barometer air ini sama dengan barometer air raksa, bedanya cuma ada pada zat cair pengisi barometer tersebut yaitu air.

 

3. Barometer Aeroid

Jenis alat tekanan udara yang satu ini yaitu Barometer aeroid terbuat dari logam. Barometer aeroid yang berukuran kecil, jadi mudah dibawa atau dipindahkan.

Barometer aeroid terdiri atas sebuah kotak logam yang berisi udara dengan tekanan udara yang sangat rendah dan permukaan pada barometer dibuat bergelombang.

Jarum penunjuk, pegas, dan angka angka pada skala barometer berbentuk lingkaran. Barometer ini biasanya dipakai oleh para penerbang dan pendaki gunung.


 

Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Udara

Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Udara

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tekanan udara disuatu tempat berbeda, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Tinggi Rendahnya Tempat

Semakin tinggi suatu tempat, lapisan udaranya akan semakin tipis dan semakin renggang sehingga tekanan udaranya semakin rendah.

Tekanan udara disuatu tempat umumnya dipengaruhi oleh penyinaran matahari, daerah yang mendapatkan sedikit sinar matahari maka punya tekanan udara rendah dan daerah yang dapat sedikit sinar matahari, maka punya tekanan udara yang tinggi.

 

2. Temperatur

Apabila temperatur udara tinggi, maka volume molekul udara berkembang sehingga tekanan udara menjadi rendah, sebaliknya apabila temperatur udara rendah maka tekanan udara menjadi tinggi.

 

3. Sebaran Lautan dan Daratan

Pengaruh sebaran daratan dan lautan sangatlah jelas pada lintang pertengahan. Pada musim dingin benua relatif lebih dingin dan membentuk tendensi membentuk pusat – pusat tekanan tinggi.


 

Rumus Tekanan Udara

Rumus Tekanan Udara

Rumus pada tekanan udara yaitu seperti berikut ini:

h = (760 – x) . 10

Keterangan:

  • h = Ketinggian suatu tempat (m)
  • x = Tekanan tempat tersebut (cmHg)

 

Contoh Soal Tekanan Udara

Contoh Soal Tekanan Udara

1. Seorang pendaki mendaki suatu gunung hingga puncaknya. Bila sikap barometer raksa di puncak tersebut yaitu 55 cmHg. Jadi, berapakah ketinggian gunung yang didaki?

Pembahasan:

Diketahui:

  • Tekanan udara = 55 cmHg

Ditanya:

  • Tinggi gunung itu terhadap permukaan laut = …?

Dijawab:

  • Turunnya tekanan udara = 76 – 55 = 21 cmHg
  • Tinggi gunung = 21 x 100
  • = 2.100 m

Jadi, tinggi gunung tersebut adalah 2.100 m di atas permukaan laut.


 

Contoh Tekanan Udara dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh Tekanan Udara dalam Kehidupan Sehari-hari

Pernah gak sih, kamu memperhatikan seorang nelayan yang bisa berlayar ke tengah laut buat mencari ikan, lalu bisa kembali lagi ke tepi pantai setelah mendapatkan ikan?

Peristiwa nelayan berlayar tersebut memanfaatkan perbedaan tekanan udara yang ada di daratan dan laut.

Biasanya, nelayan tradisional yang memanfaatkan tenaga angin akan mulai berlayar mencari ikan pada malam hari dengan memanfaatkan angin darat.

Dan pada siang keesokan harinya, para nelayan memakai angin laut buat kembali pulang setelah mendapat hasil tangkapan dari laut.

Lalu, apa sih itu angin darat dan apa itu angin laut? Apa hubungan kedua jenis angin tersebut dengan tekanan udara?

Adanya angin darat dan angin laut tersebut, gak lepas dari adanya perbedaan tekanan udara di suatu wilayah. Sifat daratan yaitu cepat menerima panas dan cepat menerima dingin.

Angin akan bergerak dari wilayah yang mempunyai tekanan udara lebih besar (tempat dingin) ke wilayah dengan tekanan udara lebih rendah (tempat panas).

Suhu udara yang tinggi (lebih panas) akan membuat volume molekul udara berkembang, sehingga tekanan udara menjadi rendah.

Begitu juga buat kondisi sebaliknya, suhu udara rendah (lebih dingin) akan membuat volume molekul udara mengempis yang membuat tekanan udara menjadi tinggi.


Gimana pemabahasan tentang tekanan udara yang ada diatas? Mudah dipahami, kan? Semoga bisa menambah pengetahuan kalian semua yak 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Update : 1 Juni 2020 - Published : 22 Mei 2020

       

Tinggalkan komentar