Struktur Atom

Kamu udah tahu tentang atom dan stukturnya? Dari namanya aja, struktur tentu saja gak terdiri dari satu komponen aja. Atom merupakan partikel terkecil yang ada di dunia.

Buat penjelasan tentang Struktur Atom yaitu materi dasar yang terdiri dari beberapa komponen inti atom dan elektron yang mengelilinginya.

Nah, agar lebih jelas dalam memahami tentang atom dan strukturnya.

Partikel Penyusun Atom (Struktur)

Partikel Penyusun Atom

Atom terbentuk dari 3 jenis partikel penyusun yaitu Elektron (partikel bermuatan negatif (-), Proton (partikel bermuatan positif (+) dan Neutron (partikel gak bermuatan).

Atom terdiri dari dari bagian inti atom (proton + neutron) dan bagian luar (elektron).

PartikelSimbolMuatanPenemu
Proton1p1+1Goldstein(1886)
Neutron0n10James Chadwick (1932)
Elektron-1e0-1J.J. Thomson(1897)
Inti atomRutherford(1910)
Kulit elektronNiels Bohr(1914)

 

1. Penemuan Elektron

J.J Thomson menemukan Elektron dia melakukan percobaan Sinar Katode.

Muatan elektron ini ditemukan sama Robert Milikan lewat percobaan tetesan halus minyak.

Sifat – sifat yang ada di Sinar katode:

  • Merambat tegak lurus dari permukaan katode menuju anode
  • Merupakan radiasi partikel, terbukti bisa memutar kincir
  • Bermuatan listrik negatif jadi dibelokkan ke kutub positif
  • Bisa memendarkan berbagai jenis zat, termasuk gelas

 

2. Penemuan Proton

Eungene Goldstein menemukan Proton dengan melakukan percobaan sinar katode yang udah dimodifikasi, yaitu memberi lubang (saluran) di tengah Katode.

Sifat – sifat Sinar Anode (sinar terusan):

  • Merupakan radiasi partikel (bisa memutar kincir)
  • Dalam medan listrik atau magnet dibelokkan ke kutub negatif, jadi merupakan radiasi bermuatan positif
  • Partikel sinar terusan tergantung  pada jenis gas dalam tabung

 

3. Penemuan Neutron

James Chadwick menemukan Neutron melakukan percobaan dengan menembaki atom Berilium dengan sinar alfa. Neutron gak bermuatan.

 

4. Penemuan Inti Atom

Ernest Rutherford dengan 2 muridnya yaitu  Hans Geiger dan Ernest Marsden dengan nama Eksperimen penghamburan sinar alpha.

Inti atom tersusun atas proton dan neutron. Proton dan neutron disebut yaitu nukleon.


 

Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi

Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi

1. Konfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron menggambarkan penyebaran atau susunan elektron dalam atom. Pengisian elektron pada kulit – kulit atom memenuhi aturan tertentu, yaitu:

Jumlah maksiumum elektron pada suatu kulit memenuhi rumus 2n2, dengan n = nomor kulit.

Contohnya:

  • Kulit K (n = 1) maksimum 2 . 12 = 2 elektron
  • Kulit L ( n = 2) maksimum 2. 22 = 4 elektron
  • Kulit M ( n = 3) maksimum 2 . 32 = 18 elektron

Maka, Jumlah maksimum elektron   pada kulit terluar adalah 8

 

2. Elektron Valensi

Elektron valensi yaitu elektron pada kulit terluar yang bisa dipakai buat membentuk ikatan kimia.

Susunan elektron valensi sangat menentukan sifat – sifat kimia suatu atom. Unsur yang memiliki struktur elektron valensi yang sama dan sifat kimia yang sama.

Contohnya:

11Na  :   K     L     M

2      8    18

Jumlah kulit = 3

Kulit terluar  =  M

Elektron valensi  = 18


 

Nama Atom dan Nomor Massa

Nama Atom dan Nomor Massa

1. Nomor Atom (Z)

Nomor atom suatu unsur sama dengan jumlah proton. Buat atom netral, jumlah proton = jumlah elektron.

No. Atom  = Jumlah proton = Jumlah elektron

Contohnya: Atom Oksigen bernomor atom 8 jadi memiliki 8 proton dan 8 elektron.

 

2. Nomor Massa (A)

Nomor massa yaitu jumlah nukleon (proton dan neutron) yang ada di dalam inti atom.

No. Massa  = Jumlah proton + Jumlah neutron

Contohnya:  Atom natrium terdiri atas 11 proton dan 12 neutron, berarti nomor massa atom natrium =  11 +  12  = 23

 

3. Lambang Unsur (X)

Susunan suatu unsur netral bisa dinyatakan dengan lambang dibawah ini:

Lambang Unsur (X)

Dimana :

X = lambang unsur/notasi unsur

Z = nomor atom atau jumlah proton dalam inti  (p) atau jumlah elektron yang mengelilingi inti

A= nomor massa atau jumlah proton  +  jumlah neutron (n)

n = neutron (n = A – Z)

Rumusnya:

p = Z         |      |           p = Z


 

Isotop, Isobar dan Isoton

Isotop, Isobar dan Isoton

1. Isotop

Isotop yaitu sebuat atom – atom unsur yang mempunyai nomor atom sama (proton), tapi nomor massanya berbeda.

Contohnya:

Karbon alam terdiri atas 2 jenis isotop yaitu 6C12 dan  6C13

 

2. Isobar

Isobar yaitu sebuah atom – atom unsur yang berbeda (nomor atom berbeda), tapi mempunyai nomor massa yang sama.

Contohnya:

Isotop 6C14 yaitu isobar dengan isotop 7N14

 

3. Isoton

Isoton yaitu sebuat atom – atom unsur yang berbeda (nomor atom berbeda), tapi mempunyai jumlah neutron yang sama.

Contohnya:

Isotop 6C13 dan isotop 7N14 yaitu isoton (keduanya mempunyai 7 neutron).

Kategori Kimia

Tinggalkan komentar