Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Pembelahan sel atau reproduksi ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu mitosis dan juga meiosis.

Keduannya mempunyai perbedaan yang mencolok, lho! Apa aja perbedaan dari Mitosis dan Meiosis itu?

Tapi, sebelum mengetahui apa aja perbedaannya, ketahui dulu yuk pengertian dari Mitosis dan Meiosis ini!

Jadi,

Mitosis merupakan reproduksi atau pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel anak, dimana pembelahan sel tersebut melalui tahap – tahap yang teratur, dan masing – masing mempunyai sifat serta jumlah kromosom yang sama dengan induknya.

Sedangkan, kalo

Meiosis merupakan reproduksi atau pembelahan sel atau dapat juga disebut pembelahan reduksi yang menghasilkan empat sel anak, dimana prosesnya terjadi pengurangan jumlah kromosom.

Nah, setelah kamu mengetahui pengertian dari Mitosis dan juga Meiosis ini. Selanjutnya, kita ketahui bersama perbedaannya pada artikel dibawah ini yuk!


Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Amitosis yaitu pembelahan diri pada sel yang prosesnya secara langsung tanpa ada tahap – tahap tersendiri.

Sedangkan, buat mitosis dan meiosis keduanya pembelahan diri pada sel yang membutuhkan beberapa langkah atau tahap – tahap terlebih dahulu.

Makanya, perlu penjelasan lebih lanjut buat mengetahui apa aja perbedaan dari mitosis dan meiosis tersebut. Berikut ini perbedaan-perbedaannya!

1. Pengertian

Seperti yang udah dijelaskan diatas tadi, dilihat dari pengertian Mitosis dan Meiosis ini udah berbeda, lho!

Mitosis merupakan bagian dari pembelahan sel, dimana kromosom di dalam nukleus terbelah jadi 2 set kromosom yang identik, serta masing – masing mempunyai nucleus.

Sedangkan,

Meiosis merupakan pembelahan sel yang mengurangi jumlah kromosom menjadi setengahnya. Proses ini terjadi di setiap reproduksi seksual.


2. Fungsi

Mitosis ini biasanya terjadi buat reproduksi sel dan juga buat pertumbuhan dan perbaikan sel pada tubuh suatu organisme atau makhluk hidup.

Sedangkan, buat Meiosis sendiri terjadi buat membedakan genetik suatu organisme melalui reproduksi seksual.

3. Tipe Reproduksi

Pada pembelahan sel atau reproduksi pada mitosis, tipe reproduksinya adalah aseksual.

Sedangkan, kalo pembelahan sel atau reproduksi pada meiosis adalah pembelahan sel dengan tipe reproduksi seksual.

4. Percampuran Genetik

Mitosis merupakan proses pembelahan sel atau reproduksi dirinya dengan tipe reproduksi aseksual.

Maka, gak terjadi percampuran genetik yang tentunya kebalikan dari Meiosis yang didalam proses pembelahannya ada proses percampuran genetik.

5. Kode Genetik

Masih berhubungan dengan tipe pembelahan sel atau jenis reproduksi. Gak adanya percampuran genetik pada Mitosis membuat sifat sel anak dan sel induk sama persis atau identik.

Nah, sedangkan buat Meiosis ada perbedaan antara sel anak dan sel induk mengingat adanya percampuran genetik.

6. Organisme yang Mengalami

Makhluk hidup atau organisme yang mengalami atau melewati proses pembelahan sel Mitosis adalah semua jenis organisme.

Sedangkan, buat Meiosis sendiri yang mengalami pembelahan jenis ini cuma organisme atau makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan juga jamur.

7. Jumlah Sel

Kemudian, buat jumlah sel yang dihasilkan dari proses Mitosis ini ada 2 diploid yang sama persis.

Sedangkan, kalo buat Meiosis ada 4 sel haploid dengan sedikit perbedaan pada setiap sel anak dengan sel induknya.

8. Jumlah Kromosom

Nah, Mitosis yang merupakan proses pembelahan diri aseksual membuat jumlah kromosom yang dihasilkan gak ada perubahan atau tetap.

Sementara itu, buat Meiosis yang merupakan pembelahan diri seksual membuat jumlah kromosom berubah jadi setengah dari sel kromosom awal.

9. Jumlah Pembagian

Mitosis ini cumaa melewati satu (1) proses pembelahan diri, sedangkan pada Meiosis ada 2 proses pembagian yaitui Meiosis I dan Meiosis II.

10. Fase

Mitosis ini harus melalui 4 tahap yaitu profase, metafase, anaphase, dan telofase.

Sedangkan, pada Meiosis fasenya agak panjang tapi dengan tahap yang gak jauh berbeda yaitu meiosis I ada fase profase I, metafaseI, anaphase I, telofase I, dan yang terakhir adalah sitokinesis I.

Kemudian, buat fase kedua Meiosis II ada yaitu profase II, metafase II, anaphase II, telofase II, dan sitokinesis II.


Tahap – Tahap pada Pembelahan Mitosis

Tahap - Tahap pada Pembelahan Mitosis

1. Prophase

Terjadinya perubahan pada sitoplasma dan perubahan nukelaus yang menyebabkan benang kormatin memendek serta menebal membentuk kromosom.

Nah, setiap kromosom ini terduplikasi menjadi 2 kromatid kembar dan terikat pada sentromer.

Membran nukelaus dan nukleous akan menghilang. Terbentuk spindel yang terdiri dari protein dan mikrotubula. Lalu, kromosom akan menempatkan diri di area equatorial.

2. Metaphase

Pada Metaphase ini yaitu kromosom tadi akan tersebar di bidang tengah sel dan kromosom ini akan tersusun rapi sepanjang bidang equator.

Benang spindel terlihat tipis dan kromosom akan berkumpul pada bidang pembelahan dan menggantuk melalui sentromer.

3. Anaphase

Pada Anaphase ini yaitu sentromer tersebut akan membelah menjadi 2 kromantid dan mereka memisahkan diri serta masing – masing kromatid akan terbentuk dan berlaku sebagai kromosom baru.

4. Telophase

Pada tahap Telophase ini adalah saat dimana adanya membran nucleus yang baru mulai terbentuk.

Setelah itu, benang spindel akan menghilang. Dua buah nucleus baru akan membuat terjadinya pembelahan sel yang terjadi di bagian tengah sel.


Tahap – Tahap Pembelahan Meiosis I dan II

Tahap - Tahap Pembelahan Meiosis I dan II

Pembelahan meiosis ini biasa juga disebut dengan pembelahan reduksi. Karena, pada prosesnya jumlah kromosom jadi setengah dari jumlah awal selama pembentukan gamet.

Tapi, pada dasarnya meiosis ini juga melewati tahap – tahap atau fase – fase yang mirip dengan pembelahan mitosis.

Cuma, pada tahap dari Meiosis ini dibagi menjadi 2 fase besar yang nantinya setiap fase atau tahap ada 4 fase yang dilewati. Berikut penjelasannya!

1. Pembelahan Meiosis I

a. Prophase I

Pada tahap ini, di pembelahan meiosis membran nucleus memisahkan diri lalu akan ada kromatin yang terbentuk dari kromosom dan adanya spindel yang mulai terbentuk.

Disini, nantinya akan ada 5 fase lagi yaitu leptoten, zigoten, pakiten, diploten, dan ditutup dengan fase diakinesis.

b. Metaphase I

Dalam fase ini, nantinya pada bagian equator akan mulai ada kromosom dengan benang spindel yang mulai membentang dari kutub bagian ujung yang melekat pada setiap sentromer.

c. Anaphase I

Kromosom akan ditarik pada kutub – kutub yang berlawanan pada tahapan ini. Di tahap ini, kromosom diploid berubah menjadi diploid.

d. Telophase I

Kemudian, pada fase atau tahapan Telophase I ini kromosom nantinya akan sampai pada setiap kutub yang berlawanan.

e. Sitokinesis I

Pada tahap atau fase sitokinesis I ini, nantinya kromosom mulai melakukan pemisahan dan akhirnya menghasilkan dua sel.

2. Pembelahan Meiosis II

Pembelahan Meiosis II

a. Prophase II

Pada tahap prophase II ini, nantinya Kromatid yang udah ada mulai menempel pada sentromer.

b. Metaphase II

Dalam fase ini, nantinya pada bagian equator akan mulai ada kromosom dengan benang spindel yang mulai membentang dari kutub bagian ujung yang melekat pada setiap sentromer.

c. Anaphase II

Dalam tahap Anaphase II, nantinya kromosom akan ditarik pada kutub – kutub yang berlawanan pada tahapan ini. Disini, kromosom diploid berubah menjadi diploid.

d. Telophase II

Kromosom – kromosom yang ada, udah sampai pada bagian kutub dan terdiri dari 4 inti. Setiap inti dari keempat inti tersebut akan mempunyai setengah pasang kromosom dan juga 1 duplikasi DNA.

e. Sitokinesis II

Pada tahapan sitokinesis II ini, nantinya sel – sel mulai mengalami pemisahan dan akhirnya ada empat sel haploid.

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai perbedaan dari Mitosis dan Meiosis. Semoga pembahasan tersebut bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian semua 😀

Benazir Khalida
Benazir Khalida

Mahasiswi, Asisten Dosen, Asisten Lab, dan Asisten Praktikum di Fakultas Biologi Universitas Jendral Sudirman

Update : 17 Juni 2020 - Published : 12 Mei 2020

       

Tinggalkan komentar