Langkah-Langkah Penelitian Geografi

Buat kamu yang sedang melakukan penelitian geografi atau akan melakukan penelitian geografi. Artikel ini sangat tepat untuk kamu baca.

Pasalnya dalam artikel ini akan di bahas secara rinci mengenai langkah-langkah penelitian geografi.

Menurut Soerjono Soekanto, penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah yang dilakukan berdasarkan pada analisis dan konstruksi yang dilakukan secara sistematis, metodologis dan konsisten dan bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu manifestasi keinginan manusia untuk mengetahui apa yang sedang dihadapinya.

Lalu apa aja si langkah-langkah dalam melakukan sebuah penelitian geografi?

6 Langkah Penelitian Geografi

1. Menentukan Masalah Penelitian

Langkah pertama ketika kamu ingin melakukan sebuah penelitian adalah menentukan masalah geografi apa yang hendak kamu teliti.

Masalah ini bisa berupa fenomena yang berebeda tidak seperti biasanya yang disebakan oleh adanya tindakan yang dilakukan oleh manusia ataupun alam.

Contohnya, keadaan air sungai Ciliwung yang sudah tidak layak dikonsumsi karena limbah pabrik tekstil.

2. Merumuskan Pertanyaan Penelitian

Setalah kamu mengetahui masalah yang hendak diteliti, selanjutnya merumuskan pertanyaan penelitian yang berkaitan dengan masalah tersebut.

Ada beberapa syarat yang bisa dijadikan sebagai pedoman dalam pembuatan pertanyaan penelitian agara lebih berkualitas, yaitu:

  • Adanya data atau informasi untuk menjawab.
  • Data bisa didapat melalui metode ilmiah.
  • Memenuhi syarat orisinalitas.
  • Memberi manfaat baik secara teoritis dan mafaat praktis bagi ilmu pengetahuan.
  • Masalah yang ada perlu pemecahan dalam waktu segera, tetapi belum diketahui oleh masyarkat luas.

3. Merumuskan Tujuan Penelitian

Melalui penentuan tujaun penelitian diharapkan penelitian yang dilakukan bisa dijadikan sebagai dasar dalam pengembangan kebijakan terkait permasalahan yang ada.

4. Pengumpulan dan Pengolahan Data

Dalam melakukan sebuah penelitian, data merupakan hal yang paling penting, karena melalui data ini peneliti bisa memberikan kesimpulan dari masalah yang ada.

Data digolongkan menjadi dua jenis yaitu berdasarkan sifatnya dan berdasarkan sumbernya.

Data berdasarkan sifatnya terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif.

Sedangkan berdasarkan sumbernya ada data primer (Data yang diperloeh secara langsung dari objek yang akan diteliti) dan data sekunder (data yang sudah ada dan dikelompokan dan biasanya bisa diperoleh melaui perpusatkaan atau instansi-instansi tertentu, contoh data pertumbuhan penduduk bisa diambil dari BPS).

Sedangkan untuk memperoleh data, terdapat beberapa teknik yaitu:

  • Observasi.
  • Angket.
  • Wawancara.
  • Studi dokumenter.
  • Pengumpulan data dengan pengindraan jauh.
  • Pengukuran di lapangan.
  • Studi kepustakaan.

Ketika data belum diolah data tersebut belum bisa memberikan informasi yang akan kita cari, maka dari itu agar data tersebut bisa memberikan informasi perlu diolah terlebih dahulu. Berikut adalah cara pengolhan data perlu diolah terlebih dahulu, berikut adalah beberapa cara pengolahan data:

  • Editing (koreksi).
  • Coding (pemberian kode).
  • Tabulasi data.
  • Pemetaan.

5. Analisis Data

analisis data SIG
analisis data SIG

Langkah selanjutnya dalam sebuah penelitian geografi adalah melakukan analisis data. Analisis data merupakan proses untuk penyelidikan suatu fenomena geografi untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya.

Ada empat jenis teknik menganalisis data, yaitu:

  • Analisis Kualitatif

Analisis kualitatif biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fenomena geosfer. Baik dalam bidang geografi fisik ataupun geografi sosial.

Pada bidang geografi fisik menjelaskan gejala-gejala yang bersifat fisik seperti perubahan pola aliran sungai.

  • Analisis Kuantitatif

Analisis kuantitatif merupakan analisis yang memecahkan masalah dengan tiga metode yaitu analisis keruangan, analisis ekologi, dan analisis kompleks wilayah.

Metode kuantitatif digunakan untuk menjabarkan data-data yang berupa angka.

  • Analisis Pengindraan Jauh

Analisis pengindraan jauh bermanfaat untuk melihat gambaran bentuk muka bumi dan informasi-informasi yang ada di dalamnya.

  • Analisis SIG

Digunakan untuk menunjukan lokasi penelitian agar mempermudah dalam mencari informasi dari objek yang akan diteliti.

6. Membuat Laporan Penelitian

Setelah semua data dianalisis dan membuahkan hasil penelitian kemudian dilaporkan agar bisa memberikan manfaat.

Dalam pembuatan laporan penelitain terbagi menjadi tiga bagian yaitu:

  • Bagian Pembuka (halaman Judul, halaman pengesahan, kata pengantar, abstrak, daftar isi, daftar gambar, tabel, dan daftar lampiran).
  • Bagian Isi (Bab I Pendahuluan, Bab II Tinjauan Pustaka. Bab III Metode Penelitian, Bab IV Pembahasan).
  • Bagian Penutup (Bab V Kesimpulan dan Saran, Daftar Pustaka, dab Lampiran).

Demikian adalah pembahasan mengenai langkah-langkah penelitian geografi semoga informasi di atas menambah pengetahuan kalian.


Daftar Pustaka

Sindhu, Yasinto. Sunaryo. 2016. Mandiri Mengasah Kemampuan Diri Geografi untuk SMA/MA kelas X. Jakarta: Penerbit Erlangga

Somantri, Lili. Nurul Huda. 2013. Aktif dan Kreatif Belajar Geografi 1. Bandung: Grafindo Media Pratama

Avatar
Titan Hermawan

Mahasiswa pendidikan ekonomi yang ahli mata pelajaran Geografi tingkat SMA dan pernah ditunjuk untuk mengikuti OSN Geografi

Update : 16 Mei 2020 - Published : 12 Mei 2020