Pembelahan Sel

Tahukah kamu, apa yang dimaksud dengan pembelahan sel itu?

Ingin tahu? Makanya, simak pembahasannya berikut dibawah ini yuk!


Pengertian Pembelahan Sel

Pengertian Pembelahan Sel

Pembelahan sel adalah peristiwa dimana sebuah sel membelah menjadi dua atau lebih sel baru.

Pembelahan sel merupakan cara sel untuk memperbanyak diri atau sering disebut sebagai proses reproduksi sel.

Sel adalah bagian terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup perhubungan erat dengan proses pembelahan sel ini.

Tapi, begitu fungsi pembelahan sel pada makhluk hidup multiseluler dan uni seluler sangat berbeda meski intinya sama yaitu perbayakan sel.


Fungsi Pembelahan Sel

Fungsi Pembelahan Sel

Pembelahan sel pada makhluk hidup memiliki dua (2) fungsi, diantaranya yaitu:

  • Fungsi pembelahan sel pada makhluk hidup uniseluler atau bersel tunggal yaitu sebagai cara buat berkembangbiak.
    Contohnya: Makhluk hidup yang berkembangbiak dengan membelah diri seperti Protozoa, Amoeba, dan lainnya.
  • Fungsi pembelahan sel pada makhluk hidup multiseluler atau bersel banyak yaitu sebagai cara untuk memperbanyak sel tubuh, jadi makhluk hidup yang bersangkutan bisa tumbuh dan berkembang.

Proses pembelahan sel merupakan cara supaya bisa tumbuh dan berkembang.

Sel yang membelah diri disebut dengan sel induk, sedangkan sel hasil pembelahan diri disebut dengan sel anak.

Pada dasarnya, proses pembelahan sel terbagi menjadi 2, diantaranya yaitu:

  • Pembelahan sel secara langsung.
  • Pembelahan sel secara tidak langsung.

Tujuan Pembelahan Sel

Tujuan Pembelahan Sel

Sel yaitu struktur terkecil dari makhluk hidup, makanya sel sangat menentukan fungsi dan bentuk dari organ atau jaringan yang disusunnya.

Kumpulan dari banyak sel dengan struktur dan fungsi yang sama disebut jaringan dan kumpulan jaringan dengan tujuan fungsi tertentu disebut organ.

Untuk bisa mencapai jumlah banyak, sel melakukan pembelahan. Pembelahan sel memiliki tujuan sebagai berikut ini:

  • Regenerasi sel-sel yang rusak atau mati.
  • Pertumbuhan dan perkembangan.
  • Berkembang biak (reproduksi).
  • Variasi individu baru.

Baca juga : Fungsi Kromosom


Jenis Pembelahan Sel

Pada organisme eukariotik, terdapat dua (2) jenis pembelahan sel, diantaranya yaitu:

1. Pembelahan Mitosis

Pembelahan Mitosis

Pembelahan mitosis yaitu sebuah proses pembelahan yang nantinya akan menghasilkan dua sel anak.

Masing-masing dari hasil pembelahan itu akan memiliki sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan yang dimiliki oleh induk selnya.

Tujuan dari pembelahan mitosis ini yaitu untuk:

  • Memperbaiki ataupun mengganti jaringan tubuh yang udah aus atau udah rusak.
  • Pertumbuhan atau memperbanyak sel agar kualitas dan kualitasnya meningkat.
  • Membentuk jaringan baik sel lama atau sel baru dikarenakan pembelahan ini akan menghasilkan sel anak dengan jumlah dan sifat kromosom yang sama dengan yang dimiliki induknya.

Pembelahan mitosis juga memiliki beberapa karakter, seperti dibawah ini:

  • Terjadi pada sel somatik.
  • Cuma melakukan pembelahan sekali.
  • Menghasilkan 2 sel anak yang mirip dengan sel induknya.
  • Anatar selnya memiliki sifat dan jumlah kromosom yang sama.
  • Untuk pembelahan pertama dan kedua diselingi oleh fase interfase atau fase istirahat untuk tidak membelah.
  • Terjadi pada organisme yang usianya masih muda, dewasa, atau tua. Sedangkan, pada pembelahan meiosis cuma terjadi pada organisme dengan usia dewasa.

Tahapan Pembelahan Sel Mitosis

Berikut dibawah ini, ada beberapa tahapan dalam pembelahan sel mitosis, yaitu:

A. Profase

Pada tahap profase, sel induk akan membelah dengan memperlihatkan gejala terbentuknya dua sentriol yang berasal dari sentrosom.

Satu akan tetap ada ditempatnya dan satunya lagi akan ada pada kutub yang berlawanan.

Masing-masing sentriol itu, akan memancarkan serabut-serabut yaitu filamen yang dinamakan benang spindle.

Fungsi benang spindle yaitu untuk menghubungkan sentriol satu dengan sentriol yang lainnya.

Untuk organisme yang tidak memiliki sentriol seperti tumbuhan, benang spindle nantinya akan terbentuk diantara dua titik yang dinamakan titik kutub.

B. Metafase

Metafase yaitu fase dimana kromosom di ekuatorial dan fase dimana membran sel inti udah menghilang, kromosom udah di bidang ekuator.

Selain itu, sentromernya udah berpegang pada benang spindle. Di fase ini, kromosom akan terlihat dengan jelas.

C. Anafase

Di tahap anafase, kromatid akan bergerak menuju arah kutub-kutub yang saling berlawanan.

Kinekotor yang masih melekat pada benang spindle fungsinya buat menunjukkan jalan.

Sedangkan, kalo lengan kromosom akan mengikuti dari belakang.

D. Telofase

Di tahap telofase ini, kromatid-kromatid akan berkumpul di kutub-kutub yang saling berlawanan.

Benang spindle akan menghilang, lalu kromatid akan memanjang kembali dan membentuk benang-benang kromatid.

Pada tahap tersebut, nantinya juga membran inti dan nukleolus akan terbentuk kembali.

E. Interfase

Interfase juga dinamakan sebagai fase istirahat. Sebenarnya sebutan ini kurang tepat. Mengapa?

Karena, pada tahap ini sel-sel akan mempersiapkan diri untuk melakukan pembelahan lagi.

Di tahap sel ini sel akan mengumpulkan materi dan juga energi. Di fase ini, kromosom tidak terlihat.

2. Pembelahan Meiosis

Pembelahan Meiosis

Pembelahan meiosis adalah proses pembelahan dengan dua kali pembelahan.

Masing-masing pembelahan akan menghasilkan dua sel anak, jadi dari kedua pembelahan ini akan dihasilkan 4 sel anak.

Masing-masing sel anak itu, memiliki setengah dari jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel induk.

Pembelahan meiosis terjadi pada tahap Intefase, lalu dikenal dengan 2 tahap yaitu:

A. Tahap Meiosis I

  • Profase I

Leptonema merupakan tahap pengumpulan kromosom.

  • Metafase I

Tatrad akan berkumpul di bidang ekuator.

  • Anafase I

Benang spindle pada masing-masing kutub akan menarik kromosom homolog yang membuat setiap pasangan kromosom homolog akan berpisah dan bergerak menuju kutub yang berlawanan.

Pada tahap ini, sentromer masih belum membelah. Setiap kutub akan saling menerima campuran kromosom secara acak.

  • Telofase I

Tahap ini memiliki ciri dimana kromatid akan memadat, selubung inti terbentuk, nukleous akan muncul kembali dan sitokinesis akan berlangsung.

Pada manusia ada duplikasi 2 kromosom, sehingga akan terbentuk 4 kromatid.

Hasilnya akan terbentuk 23 kromosom yang diduplikasi pada setiap kutub.

Benang spindle akan lenyap, kromatid akan muncul kembali, sentriol akan kembali berperan sebagai sentrosom.

B. Tahap Meiosis II

  • Profase II

Sentrosom akan membentuk dua sentriol yang ada di kutub yang berlawanan, lalu dihubungkan oleh benang spindle.

Nukleous dan membran inti menghilang, kromatin berubah menjadi kromosom yang diikat oleh benang gelondong atau benang spindle.

  • Metafase II

Kromosom akan ada di bidang ekuator, kromatid membentuk kelompok dua-dua. Belum terjadi pembelahan sentromer.

  • Anafase II

Disini, kromosom melekat pada kinetokor benang gelondong. Lalu, ditarik oleh benang gelondong menuju kutub yang berlawanan.

Hal ini, lalu mengakibatkan sentromer terbelah. Akibatnya, setiap kromatid akan bergerak menuju arah berlawanan.

  • Telofase II

Di tahap ini, kromatid akan berkumpul di kutub pembelahan dan akan berubah menjadi kromatid kembali.

Bersamaan dengan itu, anak inti dan membran inti juga akan terbentuk kembali.

Lalu, sekat pemisah akan semakin jelas dan pada akhirnya akan terbentuk dua sel anak.

Di tahap meiosis ini, akan terjadi dua kali pembelahan.

Satu sel induk bersifat diploid (2n) yang menghasilkan 4 sel anak yang memiliki sifat haploid (n).

Meiosis juga dinamakan pembelahan reduksi yang artinya akan terjadi pengurangan jumlah kromosom.


Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Faktor
Pembanding
MitosisMeiosis
Tujuan1. Untuk perbanyakan sel dan pertumbuhan
2. Pada tumbuhan juga untuk membentuk sel kelamin (gamet)
1. Untuk membentuk sel gamet (pada hewan) dan spora (pada tumbuhan)
2. Fungsinya mengurangi jumlah kromosom agar keturunannya memiliki jumlah kromosom yang sama dengan induk
Tempat Terjadi1. Pada tumbuhan terjadi di jaringan meristematis, misal di ujung batang, ujung akar, dan kambium
2. Pada hewan terjadi di sel-sel somatik (sel tubuh)
1. Pada tumbuhan terjadi di benang sari dan putik
2. Pada hewan terjadi di alat kelamin
Tahap Pembelahan1. Terjadi lewat rangkaian tahapan yaitu profase, metafase, anafase, telofase, dan interfase1. Terjadi dua rangkaian
Hasil1. Dua sel anakan yang memiliki jumlah kromosom seperti induknya (diploid)1. Empat sel anakan yang memiliki setengah jumlah kromosom induknya (haploid)

Itulah beberapa pembahasan lengkap tentang Pembelahan Sel. Gimana? Mudah dipahami kan?

Oiya, kalo ada kekurangan atau pertanyaan lainnya, langsung tulis aja dikolom komentar dibawah ini yak!

Semoga pembahasan diatas membantu dan bermanfaat buat kalian semua 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 1 Juli 2021 - Published : 13 Juni 2021