Interaksi Komponen Ekosistem

Dalam sebuah ekosistem terdiri atas komponen biotik maupun abiotik.

komponen-komponen itu, menjalin sebuah hubungan aksi yang disebut interaksi antar komponen ekosistem yang bisa bersifat positif, netral, negatif, atau kombinatif.

Pernahkah kamu memperhatikan hubungan antarmakhluk hidup dalam sebuah ekosistem? Bagaimana proses tersebut?

Mengapa didalam sebuah rantai makanan ada peristiwa makan-memakan? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasannya berikut ini!


1. Interaksi Antar Organisme

Jenis interaksi antar organisme dibagi menjadi beberapa, diantaranya seperti dibawah ini:

A. Mutualisme

Mutualisme

Mutualisme yaitu hubungan atau interaksi antara dua organisme yang berbeda spesies yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Contohnya:

  • Bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar kacang-kacangan.
  • Kerbau dengan burung jalak.

B. Komensalisme

Komensalisme

Komensalisme yaitu hubungan antara dua jenis organisme yang berbeda spesies, dimana salah satu spesies diuntungkan sedangkan spesies lain tidak dirugikan atau diuntungkan.

Contohnya:

  • Tanaman bunga anggrek sebagai tumbuhan epifit pada tumbuhan mangga.

C. Predasi

Predasi

Predasi yaitu hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator), hubungan ini sangat erat karena tanpa mangsa predator tidak bisa hidup.

Proses interaksi yang terjadi bisa berupa antar hewan, hewan dengan tumbuhan, tumbuhan predator dengan mangsanya.

Jumlah populasi predator dengan mangsa berbanding lurus.

Contohnya:

  • Singa memangsa rusa.
  • Kuda memangsa rumput.
  • Dionaea muscipula yang memangsa serangga yang hinggap dijebakannya.

D. Kompetisi

Kompetisi

Kompetisi yaitu terjadi karena persaingan makhluk hidup untuk memperoleh kebutuhan hidup dan kekuasaan salah satu atau semua hal tersebut.

Contohnya:

  • Kuda dan sapi yang hidup di padang rumput yang sama, akan saling berkompetisi untuk memperoleh makanan (rumput).

E. Parasitisme

Parasitisme

Parasitisme yaitu hubungan antar organisme yang berbeda spesies, dimana akibat dari hubungan tersebut ada pihak yang dirugikan (inang) dan pihak yang diuntungkan (parasit).

Contohnya:

  • Plasmodium dengan manusia.
  • Teania saginata dengan sapi.
  • Benalu dengan pohon inangnya.
  • Kutu dengan manusia.

F. Netral

Netral

Netral merupakan hubungan yang tidak saling mengganggu antar organisme dalam habitat yang sama.

Kenapa disebut bersifat netral? Karena, hal tersebut tidak ada yang diuntungkan atau juga tidak dirugikan.

Contohnya:

  • Capung dengan sapi.

2. Interaksi Antar Populasi

Interaksi Antar Populasi

Interaksi antar populasi yaitu alelopati, yaitu interaksi antar populasi dimana populasi yang satu menghasilkan zat yang bisa menghalangi tumbuhnya populasi yang lain.

Pada mikrorganisme, alelopati dikenal dengan istilah anabiosa.

Misalnya:

Rumput teki menghasilkan zat kimia yang bersifat toxic yang bisa menghalangi tumbuhan yang lainnya.

Jamur Penicillium sp menghasilkan antibiotik yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.


3. Interaksi Antar Komunitas

Interaksi Antar Komunitas

Interaksi antar komunitas cukup kompleks karena tidak cuma melibatkan organisme, tapi juga aliran energi dan makanan.

Interaksi ini bisa diamati pada daur carbon (karena melibatkan ekosistem yang berbeda (laut dan darat).


4. Interaksi Antar Komponen Biotik dan Abiotik

Interaksi Antar Komponen Biotik dan Abiotik

Interaksi antar komponen biotik dan abiotik ini, menyebabkan terjadinya aliran energi dalam ekosistem.

Selain aliran energi didalam ekosistem juga ada struktur atau tingkatan trofik, keanekaragaman biotik, dan siklus materi.

Dengan begitu, maka ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya.

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 19 Agustus 2021 - Published : 3 Juni 2021