Hukum Bernouli

Ada salah satu pembahasan yang didalam pelajaran Fisika yaitu hukum Bernouli.

Apa sih, yang dimaksud dengan hukum Bernouli itu? Yuk langsung ketahui pembahasan hukum Bernouli dibawah ini!


Pengertian Hukum Bernouli

Pengertian Hukum Bernouli

Apa itu hukum Bernouli? Jadi,

Hukum Bernouli merupakan sebuah hukum yang menjelaskan tentang besar atau kecilnya sebuah tekanan dari fluida yang bergerak dan akan berkurang kalo gerakannya lebih cepat.

Nah, buat penerapan hukum Bernouli ini cuma diterapkan pada zat cair yang mempunyai kecepatan mengalir berbeda – beda dalam satu pipa.

Oiyah, siapa sih yang menemukan hukum Bernouli tersebut? Ya,

Hukum ini diambil dari nama pencetusnya yaitu Daniel Bernouli yang merupakan seorang ilmuwan dari swiss sekitar tahun 1700.

Buat merumuskan hukum tersebut, Daniel Bernouli memakai rumus Matematika sebagai acuannya.


Bunyi Teori Bernouli

Bunyi Teori Bernouli

Buat bunyi dari hukum Bernouli ada kata – kata yang dijadikan sebagai dasar hukum, diantaranya yaitu:

  1. “Fluida tidak bisa dimampatkan atau istilah lainnya adalah (incompressible) dan nonviscous.”
  2. “Tidak ada kehilangan energi akibat gesekan antara fluida dan dinding pipa.”
  3. “Gak ada energi panas yang ditransfer melintas batas-batas pipa untuk cairan baik sebagai keuntungan atau kerugian panas.”
  4. “Tidak ada pompa di bagian pipa.”
  5. “Aliran fluida laminar (bersifat tetap).”
  6. “Tidak ada kehilangan energi akibat turbulen.”
  7. “Fluida tidak memiliki viskositas (inviscid).”
  8. “Aliran Fluida tidak berubah terhadap waktu (steady).”

Prinsip Hukum Bernouli

Prinsip Hukum Bernouli

Prinsip Bernouli merupakan suatu peningkatan pada fluida yang akan menimbulkan suatu penurunan pada tekanan yang ada di aliran fluida.

Istilah ini dipakai dalam mekanika fluida.

Mengenai prinsip Bernouli yang dipakai sekarang ini yaitu bentuk penyederhanaan dari persamaan Bernouli.

Pada persamaan tersebut dijelaskan, kalo energi dalam satu titik pada sebuah jalur di aliran yang sama.

Selain itu, prinsip ini juga udah dikatakan oleh Daniel Bernouli sendiri sebelumnya. Prinsipnya:

Dia udah menyederhanakan prinsip ini jadi persamaan yang berlaku buat aliran fluida termampatkan dan aliran tak-termampatkan.


Persamaan Hukum Bernouli

Persamaan Hukum Bernouli

Dalam persamaan hukum Bernouli ini membahas tentang hubungan antara tekanan fluida, kecepatan fluida, dan perbedaan ketinggian penampang yaitu tetap.

Rumusnya:

P + 1/2ρv2 + ρgh = tetap

Keterangan:

  • P = Tekanan fluida (Pascal)
  • v = Kecepatan fluida mengalir (m/s)
  • h = Selisih ketinggian penampang (m)
  • g = Percepatan gravitasi (g = 9,8 m/s2)

Karena dikatakan tetap, maka perumusan hukum Bernouli ini juga bisa ditulis seperti ini:

P1 + 1/2ρv12 + ρghP2 + 1/2ρv22 + ρgh2


Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Ada beberapa penerapan dari hukum Bernouli dalam kehidupan sehari – hari, diantaranya yaitu:

1. Efek Venturi

Efek venturi ini yang akan menunjukkan secara kuantitatif dari laju aliran fluida tinggi, maka tekanan fluida akan menjadi kecil.

Hukum ini berlaku kebalikan yaitu kalo laju aliran fluida rendah, maka tekanan fluida akan menjadi besar.

2. Venturimeter

Venturimeter merupakan alat yang dipakai buat mengukur laju aliran fluida.

Contohnya: Penggunaan buat menghitung kecepatan laju aliran air atau minyak yang mengalir ke pipa.

3. Teorema Torriceli

Teorema torriceli ini penggunaanya dilakukan oleh Daniel Bernouli sebagai penghitung kecepatan zat cair yang keluar dari dasar sebuah penampungan air.

4. Karburator

Karburator yaitu sebuah alat yang dipakai sebagai penghasil campuran bahan bakar dengan udara.

Campuran antara bahan bakar dan udara itu lalu dimasukkan dalam silinder mesin dengan tujuannya buat pembakaran.

Selain itu, ada juga perhitungan gaya angkat (lift) pada sayap pesawat, perhitungan buat mencari tekanan yang hilang pada aliran, tabung pitot (pitot tube), dan manometer.

Contoh kegiatan sederhana dirumah:

Biasanya, memakai hukum bernouli tanpa kamu sengaja yaitu pembenaran tangki yang bocor. Kamu bisa menghitung berapa besar aliran air yang keluar dari tangki melalui lubang kecil tempat air tersebut keluar.


Hukum Bernouli Pesawat

Hukum Bernouli Pesawat

Kerja dari prinsip Bernoulli gak lepas dalam pesawat yaitu dalam peran menghadirkan sayap pesawat.

Dalam hal ini, hukum Bernoulli menjelaskan tentang suatu aliran fluida peningkatan kecepatan aliran fluida akan menurunkan tekanan pada aliran tersebut.

Kembali pada pesawat terbang, ternyata pembuatan sayapnya yang sedemikian rupa supaya pesawat bisa terbang dengan baik.

Penampang sayap yang mempunyai bagian belakang lebih tajam dan sisi bagian atas melengkung dari pada sisi bawahnya.

Bentuk penampang tersebut akan mengakibatkan kecepatan aliran udara di bagian atas lebih besar dari pada bawah. Hal inilah, yang akhirnya menyebabkan timbulnya kekuatan terbang buat pesawat.


Contoh Soal Hukum Bernouli

Contoh Soal Hukum Bernouli

Contoh Soal:

Sebuah penampung air yang cukup besar punya ketinggian permukaan air 70 cm dari dasar penampung air. Ternyata penampung air tersebut mempunyai lubang pada dasarnya karena udah termakan usia.

Jadi, berapakah besar kecepatan aliran air pada lubang tersebut?

Pembahasan:

Diketahui:

  • h1 = 70 cm = 0,7 m
  • P1 = P2v1 = 0
  • ρair = 1000 Kg/m3
  • g = 10 m/s2 

Ditanya: v2 = ?

Jawaban:

  • P1 + 1/2ρv12 + ρghP2 + 1/2ρv22 + ρgh2
  • P1+ 0 + ρ.g(0.7m) = P2 + 1/2ρv22 + 0
  • ρ.g(0.7m) = 1/2ρv22
  • 10.(0.7m) = 1/2v22
  • Contoh Soal Hukum Bernouli 4
  • v2 = 3,74 m/s

Jadi, besar kecepatan aliran air pada lubang tersebut adalah 3,74 m/s


Gimana pembahasan tentang Hukum Bernouli tersebut. Mudah dipahami kan? Jangan lupa share ke teman-teman kalian, buat menambah pengetahuan 😀

Beri konten ini 5 bintang dong
[Total: 2 Average: 5]
Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 11 September 2020 - Published : 6 Juni 2020

       

Tinggalkan komentar