Perjanjian Tordesillas

Pernah mendengar tentang Perjanjian Tordesillas? Sebenarnya apa sih, Perjanjian Tordesillas tersebut?

Kamu penasaran ingin tahu? Hayuk, langsung aja simak ulasan lengkap tentang Perjanjian Tordesillas pada artikel dibawah ini!


Sejarah

Sejarah Perjanjian Tordesillas

Tordesillas merupakan nama sebuah kota di Spanyol.

Di tempat bersejarah inilah ditetapkan suatu perjanjian yang menjadi awal dari penjelajahan dua bangsa kuat benua Eropa pada abad ke-XVI mengelilingi samudera di belahan dunia barat dan timur.

Perjanjian Tordesillas (dalam bahasa Portugis disebut Tratado de Tordesilhas atau dalam bahasa Spanyol disebut Tratado de Tordesillas) adalah perjanjian yang berlangsung di tandatangani di Tordesillas, Spanyol pada tanggal 7 Juni 1494.

Perjanjian Tordesillas ini berisi, kalo di dunia luar Eropa menjadi kekuasaan eksklusif 2 bangsa yaitu bangsa Spanyol dan Portugis, yang bermulai pada barat kepulauan Tanjung Verde.

Nah, buat wilayah sebelah timur dikuasai oleh bangsa Portugis. Sedangkan, kalo wilayah sebelah barat dikuasai oleh bangsa Spanyol.

Perjanjian tersebut disahkan oleh Spanyol pada tanggal 2 Juli dan oleh Portugis pada tanggal 5 September 1494, diberlakukan sampai 13 Januari 1750.

Perjanjian Tordesillas merupakan awal dari penjelajahan bangsa eropa buat mengelilingi samudra di dunia salah satunya Indonesia.

Waktu itu, kerajaan Spanyol dan Portugis merupakan kerajaan yang mempunyai kekuatan armada laut yang kuat, teknologi navigasi, dan perlengkapan kapal yang sangat maju kalo dibandingkan dengan negara-negara eropa lainnya.

Keunggulan keduannya menimbulkan persaingan yang ketat, terutama dalam memperluas wilayah dan juga perdagangan.


Latar Belakang

Latar Belakang Perjanjian Tordesillas

Dengan adanya perjanjian Tordesillas ini, maka pembagian kekuasaan kedua Negara antara kerajaan Portugis dan Spanyol menghindari munculnya perang antara kedua Negara tersebut.

Dan, sebelum lahirnya perjanjian Tordesillas ada kejadian-kejadian yang melatarbelakanginya dan salah satunya yaitu dengan penemuan Benua Amerika dan Columbus.

1. Penemuan Benua Amerika Oleh Cristoper Columbus

Latar belakang dari perjanjian Tordesillas yaitu pada tahun 1492 dengan adanya penemuan benua Amerika oleh Christoper Columbus.

Dimana, Christoper Columbus atau dikenal dengan Columbus adalah seorang penjelajah yang lahir di Portugis.

Tapi, setelah kematian istrinya pada tahun 1485, Columbus pindah ke Spanyol bersama anaknya yang bernama Diego.

Kenapa kok bisa pindah?

Karena, penguasa Portugis yang gak memberikan dukungan buat melakukan pelayaran buat menuju ke sisi barat negara Spanyol.

Lalu, setelah Columbus pindah ke Spanyol dia mendapatkan dukungan penuh dari raja Spanyol yang bernama Ferdinand II dan Isabella, bahkan raja Spanyol tersebut memberikan persetujuan buat menjadikan Columbus sebagai gubernur di tanah yang ditemukannya.

Sebagai timbal baliknya, maka Columbus berjanji akan menyebarkan agama Kristin dan dia berjanji akan membawa pulang rempah-rempah, perak, sampai emas.

Dan di tahun 1942, Columbus memulai penjelajahannya menuju ke arah Cina dan dalam pelayarannya tersebut, dia menemukan sebuah pulau besar yang memisahkan antara kedua samudra yaitu Atlantik dan Pasifik.

2. Keputusan “Papal Bull”

Latar belakang perjanjian Tordesillas lainnya yaitu dengan adanya keputusan kepuasan dari seorang paus yang bernama Paus Alexander VI.

Awalnya setelah menemukan benua Amerika, pada tahun 1943 Columbus kembali ke Spanyol dan menemui Paus Alexander VI buat menceritakan permasalahannya.

Lalu, setelah Paus Alexander VI mendengarkan kisah perjalanannya, maka dia memahami betul kebutuhan buat membagi tanah yang baru ditemukannya itu.

Dimana, pembagian tanah itu tujuannya buat mencegah kebingungan kedua negara yaitu Portugis dan Spanyol, jadi dia mengeluarkan “Keputusan Kepausan” atau “Papal Bull”.

Inti dari keputusan tersebut yaitu dengan membagi wilayah kekuasaan antara kedua negara Portugis dan Spanyol.

Lalu, pembagiannya dilakukan dengan cara dibuatkan garis khayal yang membentang luas dari wilayah Utara ke wilayah Selatan.

Dalam perjanjian Tordesillas, ada garis yang bernama “Demarkasi” atau garis pemisah yang ada sejauh 300 mil atau 483 km dari sebelah Barat Kepulauan Cape Verde.

Jadi, tanah yang ditemukan di wilayah sebelah Barat garis demarkasi menjadi hak Spanyol. Dan, di wilayah sebelah Timur menjadi hak Portugis.


Isi Perjanjian

Isi Perjanjian Tordesillas

Isi Perjanjian Tordesillas adalah seperti berikut ini:

Pembagian wilayah pelayaran antara Portugis dan Spanyol. Melalui perjanjian yang diberlakukan sejak tanggal 4 Juni 1474 ini, Spanyol akhirnya melakukan pelayaran ke arah barat dari kepulauan Cape Verde.

Wilayah pelayaran itu mencakup daerah Benua Amerika. Sampai akhirnya Spanyol mampu belayar hingga mencapai negara Filipina pada tahun 1521.

Sedangkan, Portugis melakukan pelayaran ke arah timur buat mencari rempah-rempah. Sampai akhirnya Portugis sampai ke Maluku di tahun yang sama.


Tujuan

Tujuan Perjanjian Tordesillas

Perjanjian Tordesillas dibuat tentu saja mempunyai tujuan tertentu. Tujuan secara langsung dan gak langsung. Perjanjian ini akan membawa penjelajahan samudera.

Bangsa Eropa banyak yang mengikuti Spanyol dan Portugis melakukan penjelajahan samudera.

Saat paham atau ideologi imperialisme dan kapitalisme berkembang, Bangsa Eropa dengan semangat gold, glory, dan gospel berbondong-bondong menuju daerah baru.

Semangat yang berubah jadi keinginan buat menguasai dan menjajah tanah baru. Tujuan perjanjian Tordesillas, diantaranya yaitu:

  • Memenuhi ketidakpuasan Raja Ferdinand
  • Mengantisipasi masalah yang timbul dari perjalanan Christoper Columbus.
  • Membagi kekuasaan.
  • Menghindari bentrokan antara negara Portugis dan Spanyol.
  • Menguasai tanah baru dan dunia.

Akibat

Akibat Perjanjian Tordesillas

Akibat dari Perjanjian Tordesillas tersebut yaitu berkembangnya 3G atau Gold, Glory, dan Gospel, berikut dibawah ini penjelasannya:

1. Gold

Semboyan Gold (mencari kekayaan berbentuk emas) ini menimbulkan paham merkantilis.

Paham merkantilis yaitu sebuah paham yang beranggapan, kalo kekayaan dari suatu negara bisa diukur dari banyaknya emas yang udah dimiliki sebagai hasil laba dari perdagangan mereka.


2. Glory

Semboyan Glory (mencari kekayaan, kemasyhuran, dan kemenangan) itu udah menghasilkan sebuah imperialisme kuno.

Karena, dilihat dari kekayaan yang diperoleh dari daerah koloni dan jalur perdagangan yang udah dikuasainya.

Makanya, membuat banyak sekali bangsa yang berlomba-lomba buat menguasai daerah lainnya.


3. Gospel

Akibat adanya semboyan Gospel tersebut, maka gak heran kalo para penjelajah didampingi oleh Misionaris Kristen dan beberapa wilayah yang dikuasai oleh para pedagang Spanyol dan Portugis.

Jadi, udah dipastikan akan terjadi konversi yaitu proses perpindahan agama yang udah beragama Katolik dengan diiringi sebuah proses asimilasi kebudayaan.


Dampak Perjanjian Tordesillas Bagi Bangsa Indonesia

Dampak Perjanjian Tordesillas Bagi Bangsa Indonesia

Nah, ada beberapa dampak dari perjanjian Tordesillas bagi bangsa Indonesia nih! Apa aja dampak tersebut?

1. Menguasai Perdagangan yang Ada di Nusantara

Di Indonesia dan terutama di wilayah Maluku merupakan salah satu daerah penghasil rempah-rempah terbanyak pada waktu itu.

Jadi, hal ini mengundang bangsa Spanyol dan Portugis buat datang dan menguasai pusat perdagangan yang ada di Indonesia, tapi mereka melakukan dengan cara yang sangat licik.


2. Memecah Belah Antar Wilayah yang ada di Nusantara

Kedua belah pihak yaitu Spanyol dan Portugis bertemu di Maluku dan tepatnya di kerajaan Ternate dan Tidore.

Karena gak adanya sebuah persatuan antara kerajaan Ternate dan Tidore, mereka pun sangat mudah buat di adu domba oleh kedua negara tersebut.

Mereka berpihak pada masing-masing kerajaan, yaitu Bangsa Portugis memihak kerajaan Ternate. Sedangkan, Spanyol memihak kerajaan Tidore, tujuannya buat memecah belah antara kedua Kerajaan tersebut.

Tapi, pemihakan tersebut tentunya gak diberikan secara gratis, karena kedua kerajaan ini harus membayar upeti pada bangsa Portugis dan Spanyol.


3. Terjadinya Kolonialisme dan Imperialisme di Indonesia

Perjanjian tersebut termasuk salah satu faktor timbulnya penjajahan di Negara Indonesia.

Tindakan dari bangsa Portugis dan Spanyol ini yang memicu setiap negara berusaha buat menguasai dan menjajah Negara Indonesia, karena kaya akan rempah-rempah.

Berikut ini Negara-negara yang sempat menjajah bangsa Indonesia, yaitu Belanda, Jepang, Portugis, Spanyol dan juga Inggris.


Itulah tadi merupakan pembahasan yang bisa kami dari Cerdika sampaikan mengenai Perjanjian Tordesillas.

Semoga pembahasan tentang Perjanjian Tordesillas tersebut, bisa berguna dan bisa bermanfaat buat kalian semua 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Update : 27 Juli 2020 - Published : 27 Juli 2020