Zaman Azoikum/Arkaekum

Periode awal dalam pembentukan batuan kerak bumi, yang udah berkembang dalam protocontinents. Masa Arkaekum yaitu era tertua dan berlangsung sekitar 2.500 juta tahun lalu.

Waktu paling awal saat bumi terbentuk, dalam keadaan bumi pada masa Archaeozoic yaitu sangat mengerikan, karena kurangnya oksigen dan panas dalam kehidupan manusia.

Lalu, apa sih yang dimaksud dengan zaman Azoikum/Arkaekum itu? Ingin tahu? Yuk langsung simak artikel ini!


Pengertian Zaman Azoikum/Arkaekum

Pengertian Zaman Azoikum/Arkaekum

Zaman Arkeozpoikum atau Archaecum merupakan pembentukan awal dalam batuan kerak yang kemudian akan berkembang menjadi sebuah Protokontinensia.

Zaman arkaekum ini adalah era atau zaman tertua yang berlangsung kira – kira sekitar 2.500 juta tahun yang lalu.

Batuan dari periode ini ada di berbagai belahan dunia, yang biasanya disebut sebagai perisai benua dan istana.

Periode ini merupakan pembentukan terhadap kerak bumi. Kerak bumi terbentuk setelah tepi “balon bumi” (calon bumi masa depan) mendingin.

Saat itu, lempeng tektonik yang udah terbentuk dan akan menyebabkan gempa.


Sejarah Zaman Azoikum/Arkaekum

Sejarah Zaman Azoikum/Arkaekum

Awal dari pembentukan bumi yaitu dengan adanya sebuah keadaan bumi pada masa Archaeozoic.

Waktu itu sangat mengerikan, karena adanya kekurangan oksigen dan cuaca yang sangat panas. Jadi, dalam kehidupan manusia, tumbuh-tumbuhan, dan hewan gak bisa buat bertahan hidup.

Gas metana yang udah dominan, akan menyebabkan atmosfer langit menjadi warna kemerahan dan bumi jadi sangat geoaktif selama era atau zaman Archaeozoikum ini.

Lalu, perbedaan waktu antara zaman Archaeozoic yaitu kira – kira sekitar 1,3 miliar tahun (dari 3,8 sampai dengan 2,5 miliar tahun yang lalu).

Sedangkan, periode Eoarchaesim berasal dari sebuah kata “Eon Archean” yang dikenal sebagai Eoarchaeism, yang merupakan periode paling awal kalo dihitung dengan skala waktu.

Perbedaan terhadap periode ini kira – kira sekitar 200 juta tahun (dari 3,8 sampai 3,6 miliar tahun yang lalu).

Perkiraan dalam usia Archaeozoic ini berasal dari usia batuan tua seperti sabuk Greenstone Isua di barat daya Greenland.

Batuan tersebut mempunyai sebuah kandungan magnesium yang tinggi dan merupakan sebuah hasil dari letusan gunung berapi lava.


Ciri – Ciri Zaman Azoikum/Arkaekum

Ciri - Ciri Zaman Azoikum/Arkaekum

Dibawah ini ada beberapa sebuah ciri – ciri dari zaman Azoikum/Arkaekum, diantaranya sebagai berikut:

  • Tidak adanya tanda – tanda kehidupan.
  • Sebagian besar dalam batuan Archaecum yang bersifat magmatik.
  • Berlangsung sekitar 2.500 juta tahun dimasa lalu.
  • Bahan duniawi yang paling awal bukanlah sebuah batu, tapi mineral.
  • Bentuk bumi masih berupa bola gas yang begitu sangat panas.
  • Emisi dalam karbon dioksida yang udah melimpah dari sebuah gunung berapi.
  • Selama era Archaecum, akumulasi oksigen dimulai dari atmosfer anoxic dan kebanyakan synobacteria anaerob.

Pembagian Zaman Azoikum/Arkaekum

Pembagian Zaman Azoikum/Arkaekum

Zaman azoikum/Arkaekum ini terbagi menjadi beberapa periode, diantaranya sebagai berikut dibawah ini:

1. Periode Neoarchean

Zaman neoarchean periodenya kira – kira sekitar 2,8 miliar tahun sampai dengan 2,5 miliar tahun yang lalu.

Pada periode neoarchean ini, dominasi cyanbacteria mulai menghasilkan sebuah oksigen dalam jumlah yang besar.

Yang pada akhirnya, udah mengarah pada bencana oksigen dan juga kehidupan di bumi gak terlindungi dari matahari oleh sinar UV.

Bergerak diantara lempeng – lempeng di kerak bumi menyebabkan aktivitas vulkanik dan aliran lava yang mengelilingi terhadap kerak bumi.

Masa Neoarchean ini menandai berakhirnya Archaeozoikum 2,5 juta tahun yang lalu, saat sebagian besar sebuah proses dalam geologis yang mempengaruhi pada permukaan bumi.

2. Periode Paleoarchean

Periode Paleoarchean merupakan adanya sebuah periode dari era Archaeozoic 3,6 sampai dengan 3,2 miliar tahun yang lalu, dengan periode 400 juta tahun.

Selama itu, eubacteria udah berkembang dan menjadi faktor dalam pendukung bagi sejarah kehidupan di bumi.

Sianobakteri atau cyanobacteria merupakan kelas bakteri yang hidup dan juga menghasilkan sebuah oksigen pada saat periode paleoarchean itu.

3. Periode Mesoarchean

Periode mesoarchean ini diperkirakan sekitar 3,2 sampai dengan 2,8 miliar tahun yang lalu. Dengan masa mesoarchean ini ekspansi benua ibu mulai berkembang.

Dalam sebuah kehidupan bakteri udah berevolusi dan melepaskan suatu oksigen ke sebuah atmosfer, tapi dalam kandungan oksigennya masih sangat rendah.

4. Periode Cyanobacteria

Meskipun dalam bakteri tersebut, udah menghasilkan sebuah oksigen dan perlu waktu yang lama buat oksigen untuk menyebar melalui bumi, karena dalam jumlah oksigen di kerak bumi sebagian besar teroksidasi.

Nah, itu sedikit penjelasan mengenai Zaman Azoikum/Arkaekum yang sangat perlu dipelajari dan ketahui sama kalian semua 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Update : 13 Juni 2020 - Published : 11 Juni 2020

       

Tinggalkan komentar