Sholat Ghoib

Salat gaib (sholat gaib) disunahkan dilakukan buat mensholatkan muslim yang meninggal di tempat yang jauh.

Hal ini merupakan perbedaan salat gaib dengan salat jenazah dan perbedaannya juga ada pada niat.

Buat salat jenazah yang mayatnya ada di depan maka niatnya adalah:

أصلى على هذا الميت اربع تكبيرات فرض كفاية مأموما لله تعالى

Saya niat sholat atas mayat ini empat kali takbir fardhu kifayah karena menjadi makmum karena Allah Ta’ala.

Pengin tahu lebih jelasnya? Yuk simak pembahasannya yang ada dibawah ini nih.


Pengertian Sholat Jenazah Ghaib

Pengertian Sholat Jenazah Ghaib

Didalam kitab Sarah Imam Nawawi, ada anjuran buat melakukan Sholat Ghaib kepada Jenazah.

Sholat ghoib yaitu melakukan sholat Jenazah yang kematiannya udah berlalu, hal ini disholati walaupun jenazahnya gak ada didepan kamu.

Walaupun jenazah yang meninggal udah berlalu atau meninggal pada hari itu. Tapi, jenazahnya gak ada di depan yang melaksanakan sholat jenazah bisa disebut juga dengan sholat ghaib.

Biasanya para umat muslim tersebut mengerjakan sholat jenazah kepada jenazah yang terkenal masa-masanya atau punya kedekatan lebih kepada Allah.

Contohnya: Meninggalnya seorang kiyai atau ustadz yang lokasinya jauh.

Bisa juga buat jenazah yang dulunya seorang pemimpin yang bijaksana dan kematiannya itu sangat jauh kalo para jamaah ikut melayat ke sana, maka cukup dirumah dan menyampaikan dengan shalat ghaib.

Sesuai dengan Rasulullah saat Raja Habsyah meninggal dunia. Rasulullah lantas mengumumkan kepada orang banyak atas kematian raja tersebut dan mereka pergi ke masjid menunaikan shalat jenazah atas raja Habsyah.

Waktu itu raja Habsyah gak ada di depan mereka, keadaan inilah yang disebut sholat ghaib.


Bacaan Niat Sholat Ghaib

Bacaan Niat Sholat Ghaib

Dibawah ini merupakan lafadz dari niat sholat ghaib buat Jenazah umat Islam secara umum, baik wafat di daerah lain atau wafat di masa jauh silam.

Bacaan Niat Sholat Ghoib:

أُصَلِّى عَلَى اْلمَيِّتِ (اْلمَيِّتَةِ) اْلغَائبِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ اْلكِفَايَةِ لِلّهِ تَعَالى

Ushalli ‘alaa mayyiti (sebut nama mayit) al ghaaibi arba’a takbiiraatin fardlu kifaayati lillaahi ta’aala.

Artinya:

Aku niat shalat kepada mayit (sebut nama mayit tersebut) yang ghaib dengan empat takbir fardlu kifayah karena Allah ta’aala.


Tata Cara Sholat Ghaib

infografis-tata-cara-sholat-ghaib

Bacaan dalam sholat ghaib sama dengan salat jenazah yaitu dengan empat takbir tanpa rukuk dan sujud.

1. Niat Sholat Ghaib

Niat boleh dibaca di dalam hati atau dilafalkan dengan bahasa Arab atau bahasa Indonesia, seperti dibawah ini:

أُصَلِّى عَلَى اْلمَيِّتِ (اْلمَيِّتَةِ) اْلغَائبِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ اْلكِفَايَةِ (إِمَامًا / مَأْمُوْمًا) لِلّهِ تَعَالى

Ushalli ‘alāl mayyitil ghā’ibi arba‘a takbīrātin fardha kifāyatin lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

Saya niat salat gaib atas jenazah  (menyebutkan nama jenazah) empat kali takbir fardu kifayah karena Allah ta’ala.

2. Berdiri Jika Mampu

3. Takbir Pertama Membaca Al-fatihah

Membaca surat Al-Fatihah setelah takbir pertama (takbiratul ihram).

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
َصِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْن

4. Takbir Kedua Membaca Shalawat Nabi

Lalu, takbir kedua membaca shalawat atas nabi miimal shalawat pendek.

allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad

5. Takbir Ketiga Membaca Do’a Untuk Jenazah

Lalu mendo’akan mayat setelah takbir ketiga yang berbunyi:

Buat Jenazah Laki-laki adalah:

اللّـٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ باالْمَاءٍ وَالثَّلْجِ والْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَاراً خَيْراً مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْراً مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجاً خَيْراً مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ اْلجَنَّة وَأَعِدْهُ مِنْ عَذَابِ اْلقَبْرِ وَعَذَابِ الناَّرِ

Allaahummaghfir la-hu warham-hu wa’afi-hi wa’fu ‘an-hu, wa akrim nuzuula-hu, wawassi’ madkhola-hu, waghsil-hu bil maa-I wats tsalji wal-baradi, wanaqqi-hi minal khathayaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyad-hu minal danasi, wa abdil-hu daaran khairan min daari-hi, wa ahlan khairan min ahli-hi, wa zaujan khairan min zau-ji-hi, waqi-hi fitnatal qabri wa’adzaban naari.

Artinya:

Ya Allah! Ampunilah dia (laki-laki) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es.

Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya di dunia, berilah keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada istrinya di dunia, dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka.

Sedangkan, bacaan doa buat Jenazah perempuan adalah:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهاَ وارْحَمهاَ وعَافِهاَ وَاعْفُ عَنْهاَ وأَكْرِمْ نُزُلَهاَ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهاَ وَاغْسِلْهاَ بِالْمَاءِ وَ الثَّلْجِ وَ الْبَرَدِ ونَقِّهاَ مِنَ الخَطَايَا كَمَا يُنَقَّي الثَوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ. اَللَّهُمَّ أَبْدِلْهاَ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهاَ وَ جَارًا خَيْرًا مِنْ جَارِهَا وَزَوْجًا خَيْراً مِنْ زَوْجِهاَ وأَهْلًا خَيْراً مِنْ أهلِهاَ وَ أَدْخِلْهَا الْجَنَّةَ وَ أَعِذْهَا مِنْ عَذَابِ القَبْرِ ومِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allahummaghfirla-haa warham-haa wa’afi-haa wa’fu ‘an-haa, wa akrim nuzuula-haa, wawassi’ madkhola-haa, waghsil-haa bil maa-I wats tsalji wal-baradi, wanaqqi-haa minal khathayaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyad-haa minal danasi, wa abdil-haa daaran khairan min daari-haa, wa ahlan khairan min ahli-haa, wa zaujan khairan min zau-ji-haa, waqi-haa fitnatal qabri wa’adzaban naari.

Artinya:

Ya Allah! Ampunilah dia berilah rahmat kepadanya selamatkanlah dia, maafkanlah dia dan tempatkanlah dia di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es.

Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang baik dari rumahnya di dunia, berilah keluarga (suami di surga) yang lebih baik daripada keluarganya di dunia, suami yang lebih baik daripada suaminya, dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka.

6. Takbir Keempat Membaca Do’a Lagi

Setelah rakaat keempat disunnahkan membaca do’a sebelum salam. Adapun do’a setelah takbir keempat adalah:

اللهم لاتحرمنا أجره ولاتفتنا بعده واغفرلنا وله

Allahumma la tahrimna ajrahu wala taftinna ba’dahu waghfirlana walahu

Artinya:

Ya Allah, janganlah Engkau halangi pahalanya yang akan sampai kepada kami, dan jangan Engkau memberi fitah kepada kami sepeninggalnya serta ampunilah kami dan dia.

7. Salam

Setelah itu, rangkaian dan tata cara sholat ghaib bisa ditutup dengan membaca doa sholat ghoib buat keselamatan jenazahnya.

Berikut doa yang dianjurkan buat sholat ghaib.

Allaahumma shalli’alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa muhammad. allahumma bihaqqil faatihati i’tiq riqabanaa wariqaaba haadzal mayyiti (kalau perempuan haadzihil mayyitati) minan naari. allahumma anzilirrahmata wal maghfirata alaa haadzal mayyiti (kalau perempuan haadzihil mayyitati) waj’al qabrahu (ha) raudlatan minal jannati walaa taj’alhu (ha) hufratan minan niraani, washallallaahu alaa khairi khalqihi sayyidana muhammadin wa alaa allihi washahbihii ajma’iin, wal hamdu lillahirabbil aalamiin.

Artinya:

Ya Allah, curahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, dengan berkahnya surat Al Fatihah, bebaskanlah dosa kami dosa mayit ini dari siksaan api neraka.

Ya Allah, curahkanlah rahmat dan berilah ampun kepada mayit ini. Dan jadikanlah kuburnya taman yang nyaman dari surga dan janganlah Engkau menjadikan kuburnya itu lubang jurang neraka.

Dan semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulia makhluk-Nya yaitu junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya sekalian, dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.


Manfaat Sholat Ghaib

Manfaat Sholat Ghaib

Kalo kamu ikut melaksanakan sholat ghaib, maka artinya kamu juga mendoakan saudara, teman, sahabat yang meninggal dunia.

Makanya, kamu akan mendapatkan pahala. Karena, sholat ghaib ini merupakan suatu amalan baik yang kamu kerjakan dan hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah dari Abu Hurairah RA.

Barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga disholatkan, maka ia akan mendapatkan pahala berupa 1 qirath.

Sedangkan barangsiapa yang juga menyaksikan jenazah hingga dikuburkan, maka ia akan mendapat pahala 2 qirath.

Lalu para sahabat Nabi pun bertanya berapakah 2 qirath itu? Nabi pun menjawab, 2 qirath itu sama dengan 2 gunung yang besar.

Nah itulah, bacaan doa dan juga tata cara buat melaksanakan Sholat ghaib terlengkap. Semoga bisa bermanfaat dan membantu 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Update : 20 Juni 2020 - Published : 21 Maret 2020

       

Tinggalkan komentar