Pengertian Debat

Apa sih, yang dimaksud dengan debat tersebut? Jadi,

Debat yaitu suatu kegiatan mengadu argumentasi antara dua pihak atau lebih, yang sifatnya perorangan atau kelompok didalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan.

Debat dilakukan dengan aturan-aturan yang jelas, jadi hasil dari debat bisa dihasilkan melalui voting atau melalui keputusan juri.

Ingin tahu lebih lengkap ulasan tentang debat tersebut? Yuk simak ulasannya berikut dibawah ini!


Pengertian Debat Menurut Para Ahli

Pengertian Debat Menurut Para Ahli

1. Menurut KBBI

Debat yaitu pembahasan atau pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan buat mempertahankan pendapat masing-masing.

2. Menurut Hendri Guntur Tarigan

Debat yaitu saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia, dengan tujuan buat mencapai kemenangan satu pihak.

3. Menurut G. Sukadi

Debat merupakan saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia, dengan tujuan buat mencapai sebuah kemenangan.

4. Menurut Asidi Dipodjojo

Debat merupakan suatu proses komunikasi lisan yang dinyatakan dengan bahasa buat mempertahankan pendapat.

Setiap pihak yang berdebat menyatakan argumen dan alasan, dengan cara tertentu supaya pihak lain berpihak padanya.

 

5. J.S. Kamdhi

Debat yaitu suatu pembahasan atau tukar pendapat tentang suatu pokok masalah, dimana setiap peserta memberikan alasan buat mempertahankan pendapatnya.

6. Menurut P. Dori Wuwur Hendrikus

Debat yaitu saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia, dengan tujuan mencapai kemenangan buat satu pihak.


Fungsi Debat

Fungsi Debat

Debat juga mempunyai fungsi yaitu sebagai ajang untuk melatih keberanian dalam beragumentasi di depan umum, melatih berbicara terutama menanggapi argumen lawan bicara.

Debat juga bisa meningkatkan kemampuan merespon suatu masalah dengan cepat dan tepat melalui sikap dan cara berpikir kritis terhadap suatu topik, dan menambah pemahaman suatu konsep atau teori terutama yang berhubungan dengan materi.


Tujuan Debat

Tujuan Debat

Kegiatan debat dilakukan bukan tanpa tujuan, tentu ada hal yang ingin dicapai oleh semua pihak. Ada beberapa tujuan dan manfaat diadakannya debat, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Melatih keberanian atau mental dalam mengemukakan pendapat di muka umum.
  • Melatih buat mematahkan pendapat dari lawan debat.
  • Membantu buat meningkatkan kemampuan dalam merespon suatu masalah yang diperdebatkan.
  • Melatih diri buat bersikap kritis pada setiap materi yang diperdebatkan.
  • Memantapkan pemahaman dari suatu materi yang diperdebatkan.

Ciri-Ciri Debat

Ciri-Ciri Debat

Berikut dibawah ini, ada beberapa ciri-ciri utama dari debat, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Mempunyai 2 sudut pandang yaitu afirmatif atau pihak yang menyetujui topik debat dan negatif atau pihak yang gak menyetujui topik debat.
  • Adanya proses saling mempertahankan pendapat antara kedua belah pihak.
  • Adanya saling mengadu argumentasi buat tujuan memperoleh kemenangan.
  • Hasil debat diperoleh melalui voting dan keputusan juri.
  • Terdapat sesi tanya jawab yang sifatnya terbatas dan punya tujuan buat menjatuhkan pihak lawan.
  • Adanya pihak yang berperan sebagai penengah yang dilakukan oleh moderator.

Unsur-Unsur Debat

Unsur-Unsur Debat

Dibawah ini, ada beberapa unsur-unsur debat, diantaranya yaitu:

1. Materi Debat

Materi debat yaitu topik utama yang akan dibahas dalam kegiatan debat nantinya.

Nah, berikut ini ada beberapa yang termasuk didalam materi atau tema debat, yaitu:

  • Tema, adalah ide pokok yang menjadi mosi debat.
  • Tujuan, adalah buat mempertahankan pendapat atau argumen masing-masing pihak yang berdebat.
  • Tahapan, adalah hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan debat (orientasi, pengumpulan fakta, pembahasan, dan kesimpulan).
  • Tata Tertib, adalah peraturan yang ditetapkan dalam kegiatan debat.

2. Personalia Debat

Personalia debat merupakan semua pihak yang ikut terlibat didalam kegiatan debat.

Berikut ini, ada beberapa yang termasuk didalam personalia debat, yaitu:

  • Panitia, yaitu penyelenggara kegiatan debat yang terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, dan bendahara.
  • Moderator, merupakan pihak yang mengatur proses berlangsungnya kegiatan debat.
  • Pihak Pendukung, merupakan pihak yang mendukung mosi debat.
  • Pihak Penyanggah, merupakan pihak yang gak setuju dengan pihak pendukung.
  • Juri, merupakan pihak yang menilai proses berjalannya kegiatan debat.
  • Publik, merupakan pihak yang mengikuti jalannya kegiatan debat.
  • Penyedia Dana, adalah pihak yang menyediakan dana supaya kegiatan debat terlaksana.
  • Notulen, adalah pihak yang tugasnya buat mencatat semua hal yang berhubungan dengan debat seperti mosi debat, pernyataan moderator dan pihak yang berdebat, dan keputusan akhir.

3. Fasilitas Debat

Fasilitas debat adalah semua perlengkapan dan alat yang dibutuhkan supaya proses kegiatan debat bisa berjalan dengan benar dan lancar.

Berikut dibawah ini, beberapa fasilitas debat, yaitu:

  • Lingkungan
  • Ruangan Debat
  • Sound System
  • Media (Projector/ OHP, sarana dan prasarana).

Struktur Debat

Struktur Debat

1. Pengenalan

Pada struktur ini, setiap tim (Baik tim afirmasi, tim oposisi, dan tim netral) memperkenalkan diri.

 

2. Penyampaian Argumentasi

Pada penyampaian argumen ini, setiap tim menyampaikan argumentasi terhadap topik yang dimulai dari tim afirmasi, kemudian tim oposisi dan diakhiri dengan tim netral.

 

3. Debat

Pada debat ini, masing-masing tim mengomentari setiap argumentasi dari tim lainnya.

 

4. Simpulan

Pada kesimpulan, setiap tim memberikan ungkapan penutup terhadap penyataan topik yang sesuai dengan posisinya.

 

5. Keputusan

Keputusan debat diambil dari hasil voting, mosi, resolusi, dan lain sebagainya.

Keputusan ada 3 jenism yaitu keputusan oleh para pendengar (decision by the audience), keputusan oleh hakim (decision by judges), dan keputusan dengan kritik (decision by critique).


Etika Debat

Etika Debat

Ada beberapa etika yang harus kamu perhatikan saat sedang debat, diantaranya yaitu:

1. Bertanya Secara Serius

Saat kamu bertanya pada lawan debat harus bersungguh-sungguh, bandingkan paparannya dengan data-data yang emang udah dihimpun.

 

2. Tidak Menyinggung Lawan Debat

Kamu gak boleh menyinggung lawan debat tentang kekurangan fisik dalam debat, kondisi yang diutamakan yaitu pertarungan ide gagasan.

Makanya, kalo mau menyinggung atau menyerang lawan dalam debat, maka harus menyerang ide gagasannya, bukan fisik.

 

3. Bicara Sesuai Data dan Fakta

Supaya bisa mematahkan argumentasi lawan debat, maka kamu harus mengadu argumentasinya dengan data dan fakta.

Jangan adu ide gagasan lawan dengan informasi-informasi yang belum jelas.

 

4. Patuhi Peraturan Debat

Pada saat melakukan debat dengan pebisnis, teman sekolah atau lainnya, kamu harus mematuhi peraturan yang berlaku dalam melaksanakan debat tersebut.

Kalo melanggar atau gak mematuhi peraturan pada saat debat, maka akan di diskualifikasi atau hal lainnya.


Jenis-Jenis Debat

Jenis-Jenis Debat

Ada beberapa jenis-jenis debat yang perlu kamu tahu, diantaranya yaitu:

1. Debat Kompetitif

Apa itu debat kompetitif tersebut? Jadi, debat kompetitif merupakan

Jenis debat dalam bentuk permainan yang biasa dilakukan ditingkat sekolah atau tingkat universitas.

Debat ini dilakukan sebagai bentuk pertandingan melalui pertandingan melalui aturan (format) yang jelas dan ketat diantara kedua belah pihak yang masing-masing mendukung (pro) dan menentang sebuah pernyataan (kontra).

 

2. Debat Parlementer atau Majelis

Apa sih, yang dimaksud dengan debat parlementer atau majelis itu? Jadi, debat parlementer yaitu

Debat yang dilakukan dengan tujuan supaya bisa memberi atau menambahkan dukungan buat sebuah UU tertentu.

Dan, seluruh anggota yang ingin menyatakan pandangan dan juga akan berbicara mendukung atau menentang usul tersebut setelah mendapatkan izin dari majelis.

 

3. Debat Formal

Apa itu debat formal? Jadi, debat formal merupakan

Debat yang memberikan kesempatan buat kedua tim pembicara buat mengemukakan pada seluruh pendengar, dengan adanya sejumlah argumen yang menunjang atau pihak yang membantah suatu usulan.

Jadi, setiap pihak akan diberi durasi waktu yang sama buat pembicara-pembicara konstruktif ataupun bertahan.

 

4. Debat Pemeriksaan Ulang

Apa itu debat pemeriksaan ulang buat mengetahui kebenaran pemeriksaan terdahulu (cross-examination debating)? Jadi,

Debat yang dilakukan dengan tujuan mengajukan beberapa pertanyaan antara satu dengan yang lain saling berkaitan.

Supaya, membuat para individu yang diberikan pertanyaan menunjang posisi yang akan ditegakkan atau diperkokoh pihak lain.


Kaidah Kebahasaan Teks Debat

Kaidah Kebahasaan Teks Debat

Berikut ini, beberapa kaidah kebahasaan yang ada didalam teks debat, diantaranya yaitu:

  • Memakai kalimat kompleks, pada teks debat biasanya memakai kalimat yang punya lebih dari satu struktur dan lebih dari satu kata kerja (kalimat kompleks).
  • Memakai konjungsi, pada teks debat sering memanfaatkan konjungsi buat menghubungkan kata-kata atau kalimat.
  • Memakai kata rujukan, pada teks debat biasanya memakai kata rujukan sebagai pemberi informasi, seperti ini, itu, dia, beliau, disini, disana, dan sebagainya.

Langkah-Langkah Pelaksanaan Debat

Langkah-Langkah Pelaksanaan Debat

Ada beberapa langkah-langkah penting dalam pelaksanaan debat, yaitu seperti ini:

1. Memahami Mosi dengan Baik

Mosi yaitu topik utama yang akan diperdebatkan. Karena, perlu buat memahami mosi dengan lebih cermat dan jeli.

Hal tersebut buat menghindari kesalahan penafsiran terhadap mosi tersebut.

Nah, gimana langkah yang tepat buat memahami mosi?

Dengan memperoleh informasi seluas-luasnya tentang mosi itu. Atau melakukan studi literatur dan kasus secara mendalam buat bisa memahami mosi dengan lebih cermat.

 

2. Berdiskusi dengan Ahli

Masih terkait dengan pemahaman mosi dan gimana cara buat menggali pengetahuan, kamu bisa melakukan diskusi dengan ahli.

Ahli disini bisa berupa guru, dosen, atau praktisi yang terkait dengan mosi debat.

Hal tersebut akan menjadikan kamu mendapatkan sudut pandang yang lebih luas dan memperdalam pengetahuan.

 

3. Kritis dalam Menganalisis

Setelah mendapatkan banyak masukan dan pengetahuan berbekal studi literasi, kasus, dan diskusi dengan ahli.

Maka, kamu juga harus menganalisis hal tersebut secara kritis.

Analisis ini yaitu bekal kamu dalam menyajikan data-data yang didapat dan merangkainya jadi pendapat yang akan dikemukakan saat kompetisi debat.

 

4. Koordinasi dengan Tim

Dalam sebuah kompetisi debat dengan sistem kelompok, maka kamu gak cukup dengan bekal pengetahuan dan data secara pribadi.

Tapi, kamu juga bisa bekerja sama secara strategis dengan anggota tim yang lain.

Karena, kamu juga perlu buat berkoordinasi dengan tim dan menyamakan persepsi tentang mosi, dan membagi peran sesuai dengan kemampuan dan terus giat berlatih.

 

5. Latihan Verbal

Setelah persiapan terkait materi debat, kamu jangan lupa buat mempersiapkan hal-hal yang terkait dengan gimana menyampaikan materi tersebut.

Beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu seperti pemilihan kata, sikap, intonasi, mimik, sampai gimmick.

Kunci utamanya yaitu penguasaan materi dan percaya diri. Lalu, kamu bisa berlatih dengan giat dengan melibatkan anggota tim yang lain buat memberikan penilaian dan evaluasi.


Tata Cara Debat

Tata Cara Debat

Dibawah ini, ada beberapa tata cara debat yang baik dan harus kamu perhatikan, diantaranya yaitu:

  • Pertanyaaan atau tantangan sebaiknya dikemukakan secara profesional, gak menghina lawan, gak merendahkan lawan, atau berkomentar yang menyerang pribadi gak bisa diterima.
  • Analisisi kritis, sintesis, keterampilan retorika berbicara dan intelijensia (ability to percieve and understand) atau gak terbata-bata.
  • Fokus pada posisi pihak lawan atau argument lawan. Harus tahu kelemahan dan kelebihan lawan yang jadi hal penting dalam strategi kesalahan logis dan pakai secara efektif dalam menyangkal argumen pihak lawan.
  • Batasan mengungkapkan argumen merupakan tiga poin.
  • Memakai logika dalam menyusun dan menyampaikan argumen atau pernyataan.
  • Mengetahui kesalahan umum didalam berpikir seperti kesalahan logis dan memakai secara efektif dalam menyangkal argumen lawan.
  • Menyajikan isi atau materi dengan akurat. Memakai selalu konton (data/fakta) yang berhubungan dan mendukung pandangan.
  • Memastikan kesahihan semua bukti eksternal yang dihidangkan dalam argumen.
  • Kesimpulan dalam debat adalah kesimpulan final. Gunakan itu sebagai kesempatan buat menyangkal atau memojokkan lawan.

Teknik dan Taktik dalam Memenangkan Debat

Teknik dan Taktik dalam Memenangkan Debat

Teknik yang biasa dipakai dalam debat terdiri dari 2 macam sesuai dengan pengelompokannya, yaitu:

1. Teknik Mempertahankan Usul

Pada dasarnya, teknik mempertahankan usul ini dilakukan melalui:

  • Taktik Penegasan

Apa yang dimaksud dengan taktik penegasan dalam debat? Jadi, taktik ini adalah

Penegasan satu item yang terkandung didalamnya, yaitu taktik pengulangan, mempengaruhi, kebersamaan, kompromi, iyakan, dan kesepakatan.

  • Taktik Bertahan

Taktik bertahan ini mencakup taktik mengelak, menunda, membinasakan, mengangkat, terimakasih, menggambarkan, menguraikan dan membiarkan.

2. Teknik Mempertentangkan Usul

Dapat ditempuh melalui:

  • Taktik Menyerang, meliputi taktik bertanya balik, provokasi, antisipasi, mengagetkan, mencakup, melebih-lebihkan dan memotong.
  • Taktik Menolak, meliputi taktik mengkritik dan taktik kontradiktif.

Teknik dan taktik debat diatas merupakan cara yang paling efektif buat mengawal proses perdebatan.


Mengapa Debat Itu Penting?

Mengapa Debat Itu Penting

Karena, membantu orang mengembangkan keterampilan yang memungkinkan mereka buat jadi warga negara yang lebih terlibat, membahas isu-isu politik dan global saat ini, memahami pandangan yang bertentangan, bekerja sama dengan orang lain, membuat keputusan yang tepat dan berpikir kritis.

Keterampilan ini gak cuma bermanfaat dalam kehidupan akademik masyarakat, tapi juga di tempat kerja dan di masyarakat.

Menurut Boston Debate League: Debat juga bisa membantu orang berpikir lebih kreatif dan mengekspresikan diri.


Contoh Debat

Contoh Debat

Penting atau Tidak Menggunakan Seragam Sekolah?

1. Pro

  • Seragam sekolah membuat semua siswa tampak sama. Siswa miskin dan kaya punya hak dan kewajiban yang sama. Dengan adanya seragam, membuat para siswa lebih berkonterasi pada pelajaran mereka tanpa harus memikirkan perbedaan diantara siswa.
  • Dengan seragam, memberikan siswa rasa mempunyai terhadap sekolah.
  • Seragam sekolah murah dan mudah dibersihkan.

2. Kontra

      1.  
  • Seragam sekolah memungkinkan siswa gak jadi dirinya sendiri. Siswa terasa dibatasi buat berekpresi. Mereka juga terasa panas di waktu musim panas dan kedinginan di musim dingin, karena seragam mereka gak disesuaikan dengan kondisi cuaca.
  • Siswa gak perlu seragam supaya menjadi diri mereka.
  • Harga seragam sekolah cukup mahal dan cepat rusak.

Gimana, pembahasan lengkap tentang pengertian debat diatas? Mudah dipahami kan?

Semoga bisa membantu dan bermanfaat 😀

      1.  

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Update : 4 September 2020 - Published : 30 Agustus 2020

       

Tinggalkan komentar