Kata Baku dan Tidak Baku

Selain memiliki ragam bahasa yang terus berkembang, bahasa Indonesia juga memiliki ragam kata baku dan tidak baku.

ADVERTISEMENT
X CLOSE
X CLOSE
Advertisements

Penggunaan kata baku dan tidak baku biasanya digunakan sesuai dengan konteks yang udah disepakati, seperti dalam dunia pendidikan, birokrasi, dan penulisan teks resmi.

Kata baku dan tidak baku sendiri buat saat ini, udah diatur dan memiliki standar yang bisa dicari dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Kamus itu, dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan bisa digunakan melalui aplikasi atau secara daring.

Apa sih, yang dimaksud dengan Kata Baku dan Tidak Baku? Penasaran? Makanya, simak ulasannya dibawah ini yuk!


Pengertian Kata Baku

Pengertian Kata Baku

Kata baku yaitu suatu kata yang penggunaannya disesuaikan dengan kaidah atau pedoman bahasa yang udah ditentukan.

Atau,

Kata baku yaitu kata yang udah baik dan benar sesuai dengan aturan, mulai dari ejaan dalam kaidah bahasa Indonesia.

Umumnya, kata baku sering digunakan pada kalimat yang resmi, baik itu dalam suatu tulisan atau dalam sebuah pengungkapan kata-kata.

Biasanya, kata baku digunakan buat penulisan atau pengungkapan kata-kata yang bersifat resmi baik dalam suatu tulisan atau dalam pengungkapan kata.

Penggunaan kata baku ini, menandakan kalo kamu menghargai dan menghormati seseorang yang kedudukannya diatas kamu.

1. Ciri-Ciri Kata Baku

Berikut dibawah ini, ada beberapa ciri-ciri dari kata baku yang perlu kamu tahu, diantaranya yaitu:

  • Kata baku tidak di pengaruhi bahasa daerah.
  • Kata baku idak di pengaruhi bahasa asing.
  • Pada pemakaian imbuhan secara eksplisit.
  • Baku merupakan bahasa percakapan.
  • Gunakan yang sesuai dengan konteks kalimat.
  • Tidak terkontaminasi atau tidak rancu.
  • Kata baku tidak mengandung arti pleonasme.
  • Tidak mengandung hiperkorek.

2. Contoh Kata Baku

Misalnya seperti:

  • Objek
  • Pasif
  • Praktik
  • Efektif
  • Karena
  • Foto
  • Biosfer
  • Bus
  • Aktif
  • November
  • Apotek
  • Negeri
  • Teknik
  • Daftar
  • Nasihat

Contoh kalimat menggunkan kata baku:

  • Apotek terlengkap yang ada di kota ini, udah menyediakan jenis obat-obatan generik sampai obat-obatan langka.
  • Sekretaris perusahaan telah menunjukkan peningkatan performa signifikan daripada tahun sebelumnya.
  • Walaupun cuma sekadar memberi saran, penyampaiannya perlu untuk diperhatikan.
  • Bapak membeli cenderamata sebagai bukti sempat mengunjungi tempat itu.
  • Jangan pernah berpikir kalo kamu nanti akan gagal sebelum mencoba.
  • Kiai yang terkenal di daerahku telah berhasil mendidik banyak santri.
  • Memaafkan kesalahan orang lain merupakan perbuatan mulia.
  • Bulan November tahun depan adik akan menikah.

Pengertian Kata Tidak Baku

Pengertian Kata Tidak Baku

Kata tidak baku yaitu kata yang digunakan tidak sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang udah ditentukan.

Biasanya, kata tidak baku sering digunakan pada saat percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur.

Ada beberapa faktor-faktor yang bisa mengakibatkan munculnya kata tidak baku, diantaranya yaitu:

  • Yang menggunakan bahasa tidak mengetahui bentuk penulisan dari kata yang dia maksud.
  • Yang menggunakan bahasa tidak memperbaiki kesalahan dari penggunaan suatu kata, itu yang mengakibatkan kata tidak baku selalu ada.
  • Yang menggunakan bahasa bisa terpengaruh oleh orang-orang yang terbiasa memakai kata yang tidak baku.
  • Tang menggunakan bahasa bisa terbiasa memakai kata tidak baku.

1. Ciri-Ciri Kata Tidak Baku

Berikut dibawah ini, ada beberapa ciri-ciri dari kata tidak baku yang berbeda dengan kata baku, yaitu:

  • Tidak memiliki subjek atau predikat atau keduanya.
  • Menggunakan kata-kata, frasa atau bentuk lain yang tidak perlu.
  • Dapat terpengaruh bahasa daerah atau bahasa asing.
  • Terpengaruh oleh perkembangan zaman.
  • Digunakan dalam pembicaraan santai sehari-hari.
  • Dapat dibuat oleh siapa saja sesuai keinginannya.
  • Ejaan yang digunakan tidak tepat atau tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.
  • Bersifat ambigu sehingga kerap terjadi salah penafsiran.
  • Preposisi tidak digunakan dengan tepat.

2. Contoh Kata Tidak Baku

Misalnya seperti:

  • Praktek
  • Pasip
  • Apotik
  • Efektip
  • Karna
  • Poto
  • Biosfir
  • Bis
  • Obyek
  • Nasehat
  • Aktip
  • Negri
  • Tekhnik
  • Nopember.

Contoh kalimat menggunakan kata tidak baku:

  • Nasehat dari orang tua memang selalu terpakai entah waktu sekarang ini atau entah di masa yang akan datang.
  • Suhu ekstrim di Indonesia sekarang mungkin dikeranakan adanya pengaruh global warming.
  • Antri di minimarket waktu Sabtu malam lebih panjang dibandingkan antri pada hari biasa.
  • Anak muda jaman now gemar akan hal baru, tapi kadang nggak mikirin orang lain.
  • Sejak tadi ambulan yang lewat di jalan raya itu bikin pengendara motor bingung.
  • Belom apa-apa kok udah nyerah si. Masa nggak malu sama adik sendiri.
  • Harga cabe sekarang ini sedang naik nggak tanggung-tanggung.
  • Bapak nyuruh aku beli rokok di warung, tapi mahal banget.
  • Aku nggak suka sama sikapnya yang semaunya sendiri.
  • Hakekat orang hidup sebetulnya untuk apa, sih?

Perbedaan Kata Baku dan Tidak Baku

Perbedaan Kata Baku dan Tidak Baku

Berdasarkan fungsinya, ada beberapa perbedaan diantara kata baku dan kata tidak baku.

Biasanya, kata baku digunakan dalam beragam kepentingan resmi seperti pembuatan laporan, surat resmi, karya tulis ilmiah, surat lamaran, dan lainnya.

Baca juga : Kata Sapaan

Sedangkan, pada pemakaiannya kata tidak baku lebih kedalam bahasa percakapan santai yang dilakukan didalam kehidupan sehari-hari.

Fungsi kata tidak baku akan membuat suasana didalam bincang-bincang menjadi lebih santai.


Daftar Kata Baku dan Tidak Baku

Dibawah ini, daftar dari beberapa kata baku dan tidak baku yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

No Kata Baku Kata Tidak Baku
1 Abjad Abjat
2 Advokat Adpokat
3 Afdal Afdol
4 Aktif Aktip
5 Aktivitas Aktifitas
6 Ambeien Ambeyen
7 Al Quran Alquran
8 Andal Handal
9 Apotek Apotik
10 Asas Azas
11 Astronaut Astronot
12 Atlet Atlit
13 Atmosfer Atmosfir
14 Baut Baud
15 Baterai Baterei
16 Berpikir Berfikir
17 Besok Esok
18 Biosfer Biosfir
19 Bujet Budjet
20 Bus Bis
21 Cabai Cabe
22 Cedera Cidera
23 Cendekiawan Cendikiawan
24 Cengkeram Cengkram
25 Cenderamata Cinderamata
26 Daftar Daptar
27 Debitur Debitor
28 Dekret Dekrit
29 Definisi Difinisi
30 Depot Depo
31 Detail Detil
32 Diagnosis Diagnosa
33 Diesel Disel
34 Dipersilakan Dipersilahkan
35 Diskotek Diskotik
36 Drainase Drainage
37 Dolar Dollar
38 Durian Duren
39 Ekspor Eksport
40 Ekstrem Ekstrim
41 Ekuivalen Ekwivalen
42 Embus Hembus
43 Esai Esei
44 Faksimile Faksimil
45 Februari Pebruari
46 Film Filem
47 Fisik Phisik
48 Fondasi Pondasi
49 Formal Formil
50 Foto Photo
51 Frekuensi Frekwensi
52 Gizi Gisi
53 Gladi Geladi
54 Griya Gria
55 Gubuk Gubug
56 Hafal Hapal
57 Hak Haq
58 Hakikat Hakekat
59 Hektare Hektar
60 Hierarki Hirarki
61 Hipotesis Hipotesat
62 Ijazah Ijasah
63 Ikhlas Ihlas
64 Imbau Himbau
65 Indera Indra
66 Insaf Insyaf
67 Isap Hisap
68 Islamiah Islamiyah
69 Istri Isteri
70 Izin Ijin
71 Jadwal Jadual
72 Jenazah Jenasah
73 Jenderal Jendral
74 Junior Yunior
75 Justru Justeru
76 Kaidah Kaedah
77 Karier Karir
78 Kategori Katagori
79 Kedelai Kedelei
80 Koboi Koboy
81 Komplet Komplit
82 Konferensi Konperensi
83 Kongres Konggres
84 Konkret Konkrit
85 Korsleting Konsleting
86 Kreatif Kreative
87 Kreativitas Kreatifitas
88 Kualifikasi Kwalifikasi
89 Kualitatif Kwalitatif
90 Kuantitatif Kwantitatif
91 Kualitas Kwalitas
92 Kuarsa Kwarsa
93 Kuitansi Kwitansi
94 Kiai Kyai
95 Lubang Lobang
96 Maaf Ma’af
97 Makhluk Mahluk
98 Manajemen Managemen
99 Manajer Manager
100 Mantra Mantera
101 Mencolok Menyolok
102 Menerjemahkan Menterjemahkan
103 Mengesampingkan Menyampingkan
104 Merek Merk
105 Meterai Meterei
106 Metode Metoda
107 Mesti Musti
108 Museum Musium
109 Motif Motip
110 Motivasi Motifasi
111 Nasihat Nasehat
112 November Nopember
113 Napas Nafas
114 Objek Obyek
115 Organisasi Organisir
116 Orisinal Orisinil
117 Paham Faham
118 Paspor Pasport
119 Pikir Fikir
120 Praktik Praktek
121 Produktivitas Produktifitas
122 Provinsi Propinsi
123 Risiko Resiko
124 Rezeki Rejeki
125 Sah Syah
126 Saksama Seksama
127 Saraf Syaraf
128 Sekadar Sekedar
129 Sekretaris Sekertaris
130 Semifinal Semi Final
131 Seprai Seprei
132 Silakan Silahkan
133 Sistem Sistim
134 Subjek Subyek
135 Sutera Sutra
136 Syukur Sukur
137 Tafsir Tapsir
138 Teladan Tauladan
139 Teknik Tehnik
140 Tenteram Tentram
141 Trofi Tropi
142 Teoretis Teoritis
143 Terampil Trampil
144 Urgen Urgent
145 Ustaz Ustad / Ustadz
146 Utang Hutang
147 Varietas Varitas
148 Vila Villa
149 Wali Kota Walikota
150 Wujud Ujud
151 Yudikatif Judikatip
152 Yurisdiksi Jurisdiksi
153 Zamzam Zam-Zam
154 Zaman Jaman
155 Zona Zone

Nah, itulah pembahasan tentang Kata Baku dan Tidak Baku beserta Contohnya yang bisa kamu ketahui dan pelajari.

Semoga pembahasan diatas bisa membantu dan bermanfaat buat kalian semua sobat cerdika.com 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 25 Juni 2021 - Published : 25 Juni 2021