Doa Sebelum Makan

Bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah dicurahkan kepada kita semua, sehingga sampai dengan saat ini kita masih diberi kesahatan untuk bisa terus beribadah kepadaNya.

Indahnnya syariat islam bisa kita lihat dari betapa rincinnya berbagai penjelasan mengenai perihal kehidupan yang biasa kita lakukan, contohnnya perihal makan.

Sebelum makan, kita diajarkan beberapa hal mengenai Adab atau tata cara seseorang sebelum makan.

Bahkan kita juga diajarkan untuk berdoa sebelum makan, karena apabila seorang yang menikmati makanan lalu ia lupa untuk berdoa, maka setan adalah teman makannya.


Adab Sebelum Makan dan Minum

Seorang muslim yang hendak menyantap rizki dari Allah berupa makanan dan minuman hendaknnya ia memperhatikan adab adab dalam makan dan minum contohnnya.

1. Makan dan Minum dari Rizki yang Halal

Allah subhanahu wa ta’alla berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu…”

Al-Baqarah 2 = 172

Seorang muslim hendaknnya memperhatikan apa yang dimakan, dari rizki yang mana yang mereka makan.

Halal dan haram harus jelas perihal makan, karena bisa jadi satu saja rizki yang haram masuk kedalam tubuh kita, akan menghalangi rizki yang lain untuk mendekat kepada diri kita.

2. Meluruskan Niat

Penting ! terkadang kita lalai atau menyepelakan perihal niat ini.

Makan dan minum yang diniatkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh kita supaya sehat dan bisa beribadah dengan mudah kepada Allah, dengan makan yang tanpa niat itu berbeda.

Makan yang diniatkan untuk menjaga daya tahan tubuh agar sehat bisa beribadah kepada Allah, bisa mendatangkan rahmat Allah dan juga berkah bagi diri kita.

Namun makan yang tanpa niat apalagi tanpa doa hanya akan menjadi kotoran atau bisa membuat kita lalai dari Allah.

3. Mencuci Kedua Tangan

Membersihkan kedua tangan sebelum makan, hal ini akan menjaga diri kita dari bakteri yang mungkin menempel di tangan kita.

Selain itu dengan membersihkan tangan kita sebelum makan akan membuat makananan kita menjadi lebih higenis dan bersih.

4. Makan Dengan Tangan Kanan

Dari ‘Umar bin abi salamah, bahwa ia berkata “sewaktu dirinnya masih kecil dan berada dalam asuhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tanganku mondar mandir di atas tempat makan saat kami menyantap makanan”.

Maka saat itu Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ » . فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِى بَعْدُ

“Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bacalah “BISMILLAH”), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu.

HR. Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022

5. Ridho Terhadap apa yang di Makan

Tak sedikit orang yang mencela makanan karena mungkin rasa yang tidak sesuai, atau mungkin karena keinginan ingin mencela!

Hal ini tentu sangat dilarang dalam Islam!

Seoarang muslim yang baik tidak akan mencel makanan yang dia makan, sekalipun mungkin kurang sesuai makanan yang ia makan, ia tidak mencelannya tetapi diam dan tetap mensyukuri atas nikmat Allah yang diberikan kepadaNya.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwa kata beliau :

مَا عَابَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعاَماً قَطُّ إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَ إِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan, apabila beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berselera, (menyukai makanan yang telah dihidangkan) beliau memakannya, sedangkan kalau tidak suka (tidak berselera), maka beliau meninggalkannya.

HR.Bukhari (no. 3563), Muslim (no. 2064) dan Abu Dawud (no. 3764).

6. Makan Bersama sama

Makan sendiri dengan makan bersama sama jauh lebih nikmat makan bersama sama.

Karena dengan menyantap makanan bersama sama terasa lebih nikmat, dan juga pula turun rahmat dan berkah dari Allah, sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

اِجْتَمِعُوْا عَلَى طَعاَمِكُمْ يُبَارِكْ لَكُمْ فِيْهِ

“Berkumpullah kalian dalam menyantap makanan kalian (bersama-sama), (karena) di dalam makan bersama itu akan memberikan berkah kepada kalian.”

HR. Abu Dawud no. 3764, hasan. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 664

Bacaan Doa Sebelum Makan

Seorang muslim yang hendak makan selain memperhatikan adab adab sebelum makan, ia juga berdoa dengan membaca “basmallah” kepada Allah untuk memohon perlindungan dan rahmat atas apa yang akan mereka makan.

Hal ini sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللهِ تَعَالَى،

“Apabila salah seorang di antara kalian hendak makan, maka ucapkanlah: ‘Bismillaah’,

Dan apabila ada diantara kalian yang lupa membaca “Bismillah” ketika makan, maka hendaknnya ia membaca “Bismillaah awwaalahu wa aakhirahu” sebagaimana Rasulullah pernah menyampaikan,

فَإِذَا نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللهِ فِيْ أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ: بِسْمِ اللهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ. 

Dan apabila diantara kalian lupa untuk mengucapkan bismillaah di awal makan, maka hendaklah ia mengucapkan: ‘Bismillaah awwaalahu wa aakhirahu’ (dengan menyebut Nama Allah di awal dan akhirnya).

HR.Abu Dawud (no. 3767), at-Tirmidzi (no. 1858), Ahmad (VI/143), ad-Darimi (no. 2026)

Hukum membaca “Bismillah” sebelum makan menurut Imam Ibnu Hajar rahimahullah adalah wajib.

Hal ini diambil dari hadist yang mengatakan bahwa makan menggunakan tangan kanan adalah wajib, maka dari itu hukum membaca bismillah juga wajib karena sama sama menggunakan kata perintah dalam satu kalimat.

Adapun doa makan yang lainnya sebagaimana yang diriwayatkan oleh ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma,

Bahwa nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika makanan didekatkan kepadannya beliau membaca,

اللَّهُمَّ بارِكْ لَنا فِيما رَزَقْتَنا وَقِنا عَذَابَ النَّارِ باسم اللَّهِ

Bacaan Doa Sebelum Makan Latin

Allahumma baarik lanaa fii maa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaaban naar, bismillah

Arti Bacaan Doa Sebelum Makan

“Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air ini (minuman) segar dan menggiatkan dengan rahmat-Nya dan tidak menjadikan air ini (minuman) asin lagi pahit karena dosa-dosa kami”.

Baca. kitab imam An Nawawi, Al Adzkar

Hadist yang mengatakan bahwa ketika hendak makan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, biasa membaca “Allahumma baarik lanaa…” adalah hadist dhoif!

Hal ini dikarenakan didalam silsilah perawi yang meriwayatkan hadist diatas terdapat orang yang shoduq yang dimana suka membuat kesalahan, sering melakukan tadiis dan dituduh berpaham qodariyah.

Bahkan menurut Ibnu Hibban seorang perawi bernama “Muhammad bin Abi Az Zu’ayzi’ah yang juga meriwayatkan hadist diatas adalah dajjal (seorang pendusta besar).

Maka dari itu ketika hendak menikmati makanan atau minuman kita cukup membaca “Bismillah” saja.

Tanpa perlu menambah dengan membaca “Allahumma baarik lanaa fii maa rozaqtanaa wa qinaa ‘adzaaban naar, bismillah” allahu’alam.


Makna Doa Sebelum Makan

Berdoa sebelum makan memiliki makna yang begitu besar, diantara faedah atau ketumaan berdoa sebelum makan adalah.

1. Mendapatkan Pahala

Membaca doa “bismillah” sebelum makan, adalah salah satu sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah.

Sebagaimana hadist yang disebutkan diatas pada saat memerintahkan ghulam untuk membaca “Bismillah sebelum makan”

Dan apabila kita mempraktekannya juga kita sama saja mengikuti sunnah rasulullah, dan siapa saja yang mengikuti sunnah rasulullah pasti akan mendapatkan pahala.

2. Terhindar dari Setan

Dari Hudzaifah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyampaikan,

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ الَّذِى لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ

“Sungguh, setan menghalalkan makanan yang tidak disebutkan nama Allah padanya (didalamnya)……”


HR. Abu Daud no. 3766. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih

Maka dari itu kita diperintahkan untuk berdoda menyebut nama Allah sebelum kita menyantap makanan.

3. Mudah Kenyang dan Berkah

Orang yang berdoa sebelum makan, akan mudah merasa kenyang dan diberkahi oleh Allah.

Hal ini sebagaimana hadist Rasulullah yang di ambil dari wahsyi bin harb, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَأْكُلُ وَلاَ نَشْبَعُ. قَالَ « فَلَعَلَّكُمْ تَفْتَرِقُونَ ». قَالُوا نَعَمْ. قَالَ « فَاجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ يُبَارَكْ لَكُمْ فِيهِ

Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan dan tidak merasa kenyang?” Beliau bersabda: “Kemungkinan kalian makan sendiri-sendiri.” Mereka menjawab, “Ya.” Beliau bersabda: “Hendaklah kalian makan secara bersama-sama, dan sebutlah nama Allah, maka kalian akan diberi berkah padanya.”

HR. Abu Daud no. 3764. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut hasan

Daftar Pustaka :

  1. Rumaysho.com, Muhammad Abduh Tuasikal, MSc “Sebelum Makan, Bacalah ‘Bismillah”
  2. Almanhaj.or.id, Syaikh ‘Abdul Hamid bin ‘Abdirrahman as-Suhaibani, “Adab adab Makan dan Minum”
  3. Umma.id, Muhammad Abduh Tuasikal, MSc “Baca doa ini ketika lupa baca doa makan”
Avatar
Riki Ramdhani

Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Founder salah satu program kemanusiaan terbaik di Purwokerto, Musharaka Project.

Update : 21 Mei 2020 - Published : 20 Mei 2020

       

Tinggalkan komentar