Doa Bepergian

Sebelum melakukan perjalanan, baik itu dekat atau jauh sebaiknya kamu membaca doa bepergian dulu pada Allah SWT.

Supaya, nanti didalam perjalanan kamu senantiasa berada di dalam lindungan-Nya.

Karena, kamu gak akan tahu bahaya apa yang akan terjadi pada kamu, makanya sangat dianjurkan buat berdoa pada Allah SWT agar selalu terlindungi.

Penasaran dengan bacaan doanya? Yuk langsung simak aja ulasan dibawah ini.


Doa Bepergian

Doa Bepergian

Berikut ini, ada beberapa macam doa yang bisa kamu hafalkan saat mau keluar rumah, bepergian, naik kendaraan, dan ketika sampai tujuan.

1. Doa Keluar Rumah

Bacaan doa keluar rumah:

بِسْمِ اللَّهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّه

Bismillaahi tawakkaltu a’alallaahi wa laa ‘haula wa laa quwwatta illaa billaah

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku kepada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain Allah SWT.

 

2. Doa Bepergian

Buat melindungi diri dan menjaga diri dari setiap hal yang mungkin terjadi di perjalanan.

Sebaiknya kamu gak melupakan membaca doa bepergian sebagaimana yang dipesankan Rasulullah.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Sirjia Ra. berkata, Apabila Nabi Muhammad bepergian, beliau membaca doa.

Bacaan doa bepergian:

اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli.

Allahumma inni a’udzubika min wa’tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.

Artinya:

Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti dalam keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan perjalanan, kesedihan tempat kembali, doa orang yang teraniaya, dan dari pandangan yang menyedihkan dalam keluarga dan harta. (HR. Tirmdzi dan Ibnu Majah dengan sanad yang shahih)

Orang yang mau bepergian bisa menambahkan dengan membaca doa bepergian yang udah diajarkan oleh Nabi Muhammad.

Artinya:

Semoga Allah membekalimu ketakwaan, mengampuni dosamu dan memudahkan kebaikan untukmu dimanapun kamu berada.

 

3. Doa Naik Kendaraan Darat

Doa ini bisa kamu baca saat akan mengendarai kendaraan seperti sepeda motor, mobil dan lainnya.

Bacaan doa naik kendaraan darat:

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ.. سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ.. الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Bismillah, al’hamdulillah. Sub’haanalladzii sakhoro lanaa hadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin. Wa innaa ila rabbinaa lamunng qolibuun…

Al’hamdulillah, al’hamdulillah, al’hamdulillah, allaahuakbar, allaahuakbar, allaahuakbar.. Sub’haanakallahumma inni dzholamtu nafsii faghfirlii, fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa annta

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah, segala puji bagi Allah, Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.

Segala puji bagi Allah, Segala puji bagi Allah, Segala puji bagi Allah, Maha besar Engkau ya Allah, Maha besar Engkau ya Allah, Maha besar Engkau ya Allah…

Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.

 

4. Doa Naik Kendaraan Laut / Udara

Doa yang ini bisa kamu baca saat akan menaiki kendaraan laut atau udara seperti pesawat terbang atau kapal.

Bacaan doa naik kendaraan laut/udara:

 بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا ۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Bismillaahi majraahaa wa mursaahaa. Inna rabbii laghofuururraa’hiim

Artinya:

Dengan menyebut nama Allah, di waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar – benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

 

5. Doa Saat Singgah di Suatu Tempat

Bacaan doanya:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’uudzubikalimaatillahit tammaati min syarri maa kholaq

Artinya:

Aku berlindung kepada dengan kalimat – kalimat Allag yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.

 

6. Doa Saat Sampai Tujuan

Bacaan doanya:

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِىْ سَلَّمَنِىْ وَالَّذِىْ آوَانِى وَالَّذِىْ جَمَعَ الشَّمْلَ بِىْ

Alhamdulillahilladzi sallamani walladzi awaanii walladzi jama’assamla bii

Artinya:

Segala puji milik Allah yang telah menyelamatkan aku dan yang telah melindungiku dan yang mengumpulkan aku dengan keluargaku.


 

Makna Doa Bepergian

Makna Doa Bepergian

Ada beberapa makna dari doa bepergian ini, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Meminta Penyertaan Allah

Kamu cukupkan dan percayakan kalo Allah sebagai satu-satunya teman dan pendamping yang menyertai kamu.

Penyertaan Allah berarti pertolongan, penjagaan, dan pemeliharaan-Nya dalam perjalanan.

 

2. Memohon agar Allah Mencukupkan Segala Urusan

Saat bepergian dan meninggalkan keluarga, istri, dan anak dengan menjadikan-Nya sebagai khalifah (pengganti) atas mereka.

Dalam ketidakhadiran diri kamu tersebut, kamu serahkan dan percayakan urusan keluarga kepada Allah.

Kalo mereka dilanda kefakiran, maka Allah yang membuat mereka kaya.

Kalo mereka sakit, maka Allah yang menyembuhkannya dan kalo mereka tersesat, maka Allah yang menunjukinya.

 

3. Mohon Perlindungan pada Allah dari Keburukan

Dengan membaca doa bepergian ini, kamu memohon perlindungan pada Allah dari keburukan di perjalanan, seperti berikut ini:

  • Kesulitan, kepayahan, dan kesukaran perjalanan yang menyebab hati kamu lupa dari mengingat Allah SWT.
  • Tempat kepulangan yang membawa kesedihan dan kepedihan. Misal, dengan ditimpa kesedihan dalam harta, seperti kehilangan atau dicuri orang, atau sakit yang menimpa keluarga, kerabat dan teman.
  • Doa orang yang teraniaya. Karena, doa mereka mustajab di sisi Allah. Nabi Muhammad bersabda. Takutlah kalian pada doanya orang yang teraniaya, karena sesungguhnya doa mereka mustajab. (HR. Thabrani)
  • Pemandangan buruk pada keluarga dan harta yang membuat hati sedih dan merana. Misalnya, istri di rumah yang gak sanggup menjaga kehormatan diri dari keluarga.

Rasulullah bersabda:

Kalo salah seorang dari kamu ingin bepergian, hendaklah berpamitan ke saudara – saudaranya. Sesungguhnya, Allah menjadikan dalam doa mereka itu suatu kebaikan. (HR.Thabrani)

Adapun kata-kata atau ucapan yang digunakan untuk berpamitan, maka sebaiknyakita meneladani ajaran Rasulullah. Karena di dalamnya terdapat makna doa dan pahala mengikuti sunnah beliau.

Diriwayatkan dari Abu Huraurah Ra, bahwasannya Nabi Muhammad bersabda:

Barang siapa ingin bepergian, hendaklah dia mengucapkan pada orang yang ditinggalkan:

أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ

Astaudi’ukumllaha alladzi la tadhi’u wadai’ahu

Artinya:

Aku menitipkan kalian kepada Allah, Dzat yang tidak menyia-nyiakan titipan. (HR. Ibnu Sunni)

Ucapan di atas mengandung makna kalo aku menitipkan kamu pada Allah, Dzat yang kalo dititipi sesuatu, maka dia akan menjaga dan memeliharanya dengan baik.

Seperti yang disebutkan dalam hadits lainnya:

Sesungguhnya, Allah kalo dititipi sesuatu, niscaya Dia akan menjaganya. (HR. Ahmad)

Dan, buat orang yang dipamiti, hendaknya dia juga mengucapkan doa.

Bacaan doa buat yang dipamiti:

أستودع الله دينك وأمانتك وخواتيم عملك

Astaudi’ullaha dinaka wa amanataka wa khawatima ‘amalika

Artinya:

Aku menitipkan kepada Allah atas agamamu, amanahmu, dan akhir dari amalmu. (HR. Ahmad, Tirmidzi, Nasa’I, Abu Dawud)

Ucapan tadi diatas mengandung makna, kalo kamu meminta penjagaan Allah atas agamamu dan semoga Allah menjaga ketaatanku kepada-Nya selama dalam perjalanan.

Dan, aku meminta penjagaan Allah atas amal shalih yang jadi amal terakhirmu di saat bermukimmu.

Sesungguhnya, disunnahkan buat orang yang akan bersafar atau bepergian buat mengakhiri bermukimnya dengan amal shalih.

Seperti taubat, melepaskan diri dari kezhaliman, shalat, sedekah, sillatuhrahim, berwasiat, dan lainnya.

       

Tinggalkan komentar