Lapisan Atmosfer

ranggaku 27 Februari 2023

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan lapisan Atmosfer?

Buat kalian yang belum tahu, mari simak penjelasannya yang ada dibawah ini.


Pengertian Lapisan Atmosfer

Pengertian Lapisan Atmosfer

Lapisan Atmosfer adalah lapisan yang ada kandungan gas yang berada di luar bumi dan mempunyai jarak 0 sampai dengan 700 kilometer diatasnya.

Dengan demikian, lapisan ini juga banyak mengalami transisi diantara pembatas pada lapisan satu dengan lapisan yang lainnya.

Umumnya, atmosfer mempunyai segala kehidupan yang ada didalam paparan bumi, yang langsung mendapatkan sinar ultraviolet dari radiasi sinar matahari.

Jadi, atmosfer ini bisa menjadi salah satu penyerap buat mengurangi suhu ekstrem didalam bumi.


Fungsi Lapisan Atmosfer

Fungsi Lapisan Atmosfer

Nih, ada beberapa fungsi dari lapisan atmosfer, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Atmosfer berperan dalam suatu proses perdistribusian air ke berbagai wilayah yang ada di muka bumi.
  • Sebagai benteng atau pagar alami buat bumi, untuk mengurangi efek berbahaya dari radiasi sinar ultra violet yang dipancarkan oleh matahari.
  • Sebagai benteng buat bumi dari berbagai benturan yang diakrenakan oleh berbagai benda angkasa.
  • Sebagai sumber dari oksigen dan juga karbon dioksida.
  • Sebagai pengatur lalu lintas satelit di bumi, baik itu buat satelit alami bumi yang berwujud bulan atau juga satelit – satelit buatan.
  • Membantu proses penyebaran spora tumbuhan.
  • Sebagai perantara gelombang suara.
  • Sebagai pembangkit listrik, yaitu buat pembangkit listrik tenaga angin yang terkandung di dalam atmosfer.

Manfaat Atmosfer

Manfaat Atmosfer

Berikut, dibawah ini ada beberapa manfaat dari sebuah lapisan atmosfer, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • Melindungi bumi dari adanya paparan radiasi sinar ultraviolet, dengan lapisan ozon.
  • Melindungi bumi dari berbagai benda luar angkasa yang jatuh akibat adanya gaya gravitasi bumi.
  • Atmosfer juga menjadi sarana cuaca yang bisa mempengaruhi hujan, badai, salju, angin, awan, topan dan lain sebagainya.
  • Mempunyai kandungan berbagai macam gaas yang dibutuhkan oleh manusia, tumbuhan dan hewan buat bernafas serta keperluan lainnya seperti oksigen, nitrogen dan karbon dioksida.

Ciri – Ciri Lapisan Atmosfer

Ciri - Ciri Lapisan Atmosfer

Selain mempunyai fungsi dan manfaat, lapisan atmosfer ini juga mempunyai beberapa ciri-ciri loh! Diantaranya yaitu:

  • Mempunyai lapisan yang tinggi mencapai 50 – 80 km dari atas permukaan laut.
  • Mempunyai suhu lapisan udara yang tidak stabil, karena tekanan udaranya tinggi mencapai 70 derajat C sampai dengan 100 derajat C.

Lapisan – Lapisan Atmosfer

infografis lapisan atmosfer

1. Troposfer

Troposfer yaitu suatu lapisan udara yang menempel dipermukaan bumi atau apisan troposfer yaitu sebuah lapisan terendah dari seluruh lapisan atmosfer yang menyelimuti bumi.

Pada bagian atas khatulistiwa, lapisan troposfer ini ketinggiannya kira – kira mencapai 19 kilometer (km). Sedangkan diatas kutub, lapisan troposfer ketinggiannya mencapai 8 kilometer.

Didalam lapisan troposfer adalah tempat dari semua jenis cuaca, semua perubahan suhu, hembusan angin, dan kelembaban yang bisa kamu rasakan secara langsung dimuka bumi.

Makanya, di lapisan ini lokasi berlangsungnya peristiwa cuaca. Mulai dari cuaca hujan, kemarau, salju, angin dan cuaca lainnya terjadi.

Nah, berikut ada ciri – ciri dari lapisan troposfer yaitu:

  • Lapisan ini adalah lapisan yang paling tipis dengan punya ketebalan sekitar 12 kilometer dari permukaan tanah.
  • Ketinggian dari troposfer beda-beda di setiap tempat. Pada daerah kutub, ketinggian lapisan ini sekitar 8 km serta di daerah khatulistiwa atau daerah ekuator bisa mencapai ketinggian 19 km.
  • Lapisan troposfer yaitu lapisan yang berkaitan langsung dengan permukaan bumi dan dipakai sebagai tempat tinggal buat berbagai jenis makhluk hidup.
  • Tempat berlangsungnya peristiwa cuaca serta iklim, seperti hujan, angin, petir, dan juga awan.
  • Di dalam lapisan roposfer ada lapisan tropopause yang merupakan lapisan antara troposfer serta stratosfer.
  • Setiap kenaikkan 100 meter, suhunya akan turun menjadi 0,5° – 0,6° C.
  • Puncak troposfer mempunyai temperatur sampai mencapai minus 600 C.
  • Di dalam lapisan troposfer berlangsung gejala cuaca seperti berlangsungnya hujan, angin, halilintar, munculnya pelangi, serta halo. Makanya, lapisan ini sangat penting buat kehidupan di bumi.

Lapisan troposfer juga terdiri atas beberapa lapisan, yaitu:

  • Lapisan planetair 0 sampai 1 kilometer.
  • Lapisan konveksi 1 sampai 8 kilometer.
  • Lapisan tropopause 8 sampai 12 kilometer (pembatas antara troposfer dengan stratosfer, pada lapisan ini aktivitas udara secara vertikal (konveksi) berhenti).

2. Stratosfer

Lapisan Stratosfer adalah salah satu lapisan yang terdiri dari dari atmosfer dengan ketinggian dari11 kilometer sampai dengan 50 kilometer dari permukaan bumi dan mengandung struktur Ozon, jadi disebut juga Ozonosfer.

Ozon ini juga merupakan lapisan yang sangat penting buat menyerap atau menyaring pancaran radiasi oleh sinar matahari yang berbahaya.

Ada beberapa ciri – ciri dari lapisan Stratosfer, yaitu:

  • Lapisan stratosfer yaitu lapisan yang berada di ketinggian sekitar 12 – 60 kilometer.
  • Suhu dalam lapisan ini akan meningkat dengan bertambahnya ketinggian, yaitu dari -60°C (pada tropopause) sampai 10°C pada puncaknya.
  • Dalam lapisan ini ada lapisan ozon (ozone layer) yang punya fungsi buat melindungi bumi dari radiasi ultraviolet matahari dengan cara menyerap sinar yang berlebih.
  • Dalam lapisan ini gak mengandung uang air, awan, ataupun debu. Jadi, udara di dalam lapisan ini kering.
  • Ada lapisan stratopause yang merupakan lapisan antara stratosfer dengan mesosfer.

Lapisan Stratosfer ini terdiri atas beberapa lapisan, yaitu:

  • Lapisan isotherm
  • Lapisan panas
  • Lapisan campuran atas.

3. Lapisan Mesosfer

Lapisan mesosfer merupakan salah satu lapisan yang terdiri dari lapisan meteor dan mempunyai ketinggian mencapai 48 kilometer sampai 80 kilometer dari permukaan bumi.

Hal ini mempunyai penurunan pada suhu, sehingga terjadi pembentukan yang kristal berasal dari uap air supaya bisa membatasi lapisan Stratosfer dengan Mesosfer dan Stratopause.

Ciri – ciri dari lapisan mesosfer yaitu sebagai berikut:

  • Mempunyai ketinggian berada di sekitar 60 – 80 kilometer.
  • Suhu pada lapisan mesosfer sekitar -50°C sampai -70°C.
  • Lapisan mesosfer merupakan lapisan yang melindungi bumi dari berbagai ancaman benda luar angkasa seperti meteor dan benda – benda langit lainnya yang akan jatuh ke bumi.
  • Ada lapisan mesopause yang merupakan lapisan antara mesosfer dengan termosfer.

4. Lapisan Thermosfer

Lapisan termosfer merupakan salah satu lapisan yang terdiri dari atmosfer dan mempunyai ketinggian mencapai 80 kilometer sampai dengan 482 kilometer dari permukaan bumi.

Jadi, lapisan termosfer ini mengandung partikel ion yang bisa memantulkan gelombang pancaran radio.

Temperatur dalam lapisan ini mencapai 90 sampai 5000 C. Tinggi dari temperatur tersebut dikarenakan molekul oksigen mengabsorpsi (menyerap) radiasi dari energi surya.

Ciri – ciri dari lapisan termosfer yaitu:

  • Lapisan termosfer ini berada di ketinggian 80 sampai 482 kilometer dari permukaan bumi.
  • Lapisan termosfer juga sering disebut dengan lapisan panas (hot layer).
  • Suhu udara yang ada di bagian paling atas dari lapisan ini bisa mencapai > 1.000 °C.
  • Didalam lapisan termosfer juga ada lapisan ionosfer.
  • Lapisan ionosfer mempunyai fungsi sebagai penyebaran gelombang radio.

5. Lapisan Eksosfer

Lapisan eksosfer merupakan suatu lapisan dari atmosfer yang ada dibagian paling luar dan lapisan eksosfer ada di ketinggian 500 kilometer keatas.

Didalam lapisan eksosfer ini, ada berbagai molekul udara bergerak dengan cepat dan pengaruh gaya gravitasi bumi yang udah jauh berkurang.

Jadi, dalam lapisan eksosfer ini ada berbagai gesekan benda di udara udah jarang terjadi dan pengaruh angkasa luar juga udah terasa dilapisan ini.

Ciri – ciri dari lapisan eksosfer ini adalah:

  • Lapisan eksosfer ada pada ketinggian sekitar 500 kilometer ke atas.
  • Lapisan atmosfer ada dibagian paling luar. Jadi, pengaruh gaya gravitasi itu sangatlah kecil.
  • Kandungan gas atmosfer juga sangat rendah pada lapisan eksosfer ini.

6. Lapisan Ozon

Lapisan ozon ada di ketinggian 15 – 40 km. Ozon terdapat di semua bagian atmosfer bagian bawah, namun kebanyakan dari gas ini terkonsentrasi di lapisan stratosfer.

Khsusnya ada pada ketinggian 15 – 40 km. Ozon sendiri kondisinya gak stabil, karena udah terurai di bawah pengaruh radiasi atau bertumbukan dengan atom oksigen (O).

Secara alamiah, di ketinggian 15-35 km berlangsung pembentukan serta penguaraian ozon dari oksigen diatomik serta monotomik dengan bantuan (penyerapan) dari radiasi ultraviolet.

Lapisan ozon merupakan penyerap utama dari radiasi sinar ultraviolet. Makanya, saat sinar ultraviolet sampai ke permukaan bumi gak lagi berbahaya buat kehidupan makhluk hidup.

Kalo radiasi ultraviolet sampai ke permukaan bumi, maka hal tersebut bisa memicu terjadinya luka bakar, kanker kulit, kebutaan buat manusia dan bisa menyebabkan gangguan generatif serta produktivitas tumbuhan dan hewan.

Lapisan ozon akan mengalami kerusakan karena gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) yaitu gas buat bahan pendingin AC, kulkas, dan hairspray.

Kerusakan yang terjadi di lapisan ozon akan menimbulkan terbentuknya daerah minim (tanpa) O3. Jadi, lapisan ini seolah-olah akan berlubang dan akan dinamakan oleh lubang ozon.

Akibatnya, suhu udara di bumi akan terus bertambah panas dan akan mengakibatkan gangguan iklim.

7. Lapisan Ionosfer

Lapisan ionosfer ada di ketinggian 50 sampai 600 kilometer dan ionosfer terdiri dari berbagai atom dan molekul yang kehilangan satu atau lebih elektron, jadi akan terbentuk ion.

Makanya, lapisan ini disebut dengan lapisan ionosfer. Lapisan ini juga bermanfaat dalam bidang komunikasi, karena lapisan ionosfer bisa memantulkan kembali gelombang radio.

Lapisan ionosfer terdiri dari 3 lapisan, berikut dibawah ini penjelasannya:

  • Lapisan D: Ada di ketinggian 60 – 120 kilometer dan lapisan ini adalah tempat buat memantulkan kembali gelombang AM ke bumi.
  • Lapisan E: Ada di ketinggian 120 – 180 kilometer dan lapisan ini juga sebagai tempat buat memantulkan kembali gelombang AM.
  • Lapisan F: Ada di ketinggian 180 – 600 kilometer, dan lapisan ini juga sebagai tempat buat memantulkan kembali gelombang pendek.

Kandungan Lapisan Atmosfer

Kandungan Lapisan Atmosfer

Ada campuran dari gas yang terkandung didalam atmosfer. Nah buat mengetahui secara lengkapnya, coba kamu lihat pada tabel berikut ini:

Gas Simbol Volume %
Nitrogen N2 78,08
Oksigen O2 20,95
Argon Ar 0,93
Karbondioksida CO2 0,035
Neon Ne 0,0018
Methan CH4 0,00017
Helium He 0,0005
Hidrogen H2 0,00005
Xenon Xe 0,000009
Ozon O3 0,000004

Dari tabel diatas, menjelaskan kalo nitrogen dan oksigen merupakan bagian terbesar gas yang ada di lapisan atmosfer ini. Jumlah totalnya mencapai 99,03 %. Sisanya adalah berbagai gas yang berjumlah sangat kecil.

Meski mempunyai jumlah yang sangat kecil, tapi beberapa gas tersebut punya fungsi yang sangat penting buat kehidupan makhluk hidup ini di bumi.

Contohnya:  Ozon dan Karbondioksida.

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Sumber Daya Pariwisata


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
31 Mei 2023

Pelapukan


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
29 April 2023

Erosi


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
29 April 2023

Jenis Hujan


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
28 April 2023

Pengertian Hujan


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
26 April 2023