Terasering

Kalian pernah berkunjung ke desa Tegalalang di Bali, atau desa Panyaweuyan di Majalengka. Jika sudah pasti akan langsung di sajikan dengan pemandangan terasering yang sangat indah.

Apa itu tersering?

Pengertian Terasering

gambar terasering

Terasering atau sengkedan adalah sebuah metode menanam dengan membuat teras-teras yang dilakukan untuk mengurangi panjang lereng, mengurangi laju air di lahan miring. Sehingga air dapat teresap dengan baik ke dalam tanah.

Menurut Sukarta Atmadja (2004)

Terasering dalah bangunan konservasi tanah dan air secara mekanis yang dibuat untuk memperpendek panjang lereng dan atau memperkecil kemiringan lereng dengan jalan penggalian dan pengurugan tanah melintang lereng.

Jenis Terasering

Terasering Panyaweuyan Majalengka
Terasering Panyaweuyan Majalengka (www.gelarsramdhani.com)

1. Teras Kredit (Ridge Terrace)

Teras kredit adalah teras yang dibuat pada lahan dengan kemiringan 3-10% dengan tujuan untuk tetap menjaga kesuburan tanah.

2. Teras Datar

Teras datar bertujuan untuk memperbaiki pengaliran air dan pembasahan tanah. Teras datar di buat pada lahan yang memiliki kemiringan kurang dari 3%.

3. Teras Guludan (Cotour Terrace)

Tereas guluduan biasanya di buat pada lahan yang memiliki kemiringan 10-15°, tujuan dari teras guludan ini adalah untuk mencegah hilangnya lapisan tanah.

4 Teras Bangku

Teras bangku di buat pada lahan dengan kemiringan 15-30% yang betujuan untuk mencegah terjadinya erosi.

5. Teras Individu

Teras individu bisa kita temukan di daerah yang memiliki curah hujan rendah, atau bisa dibilang terbatas.

Teras individu dibuat pada lahan dengan kemiringan lereng mencapai 30-50%.

6. Teras Kebun

Teras kebun adalah teras yang dibuat untuk sebuah perkebunan yang berada pada lereng dengan kemiringan 30-50%.

Dalam pembuatan tersas kebun, lahan yang berasda di antara dua teras akan dibiarkan tidak digarap, sehingga akan ditumbuhi oleh tumbuhan yang lainnya.

7. Teras Saluran

Teras saluran adalah teknik pengolahan tanah dan air dengan cara membuat lubang-lubang buntu dengan maksud agar air teresap kedalam tanah dan menampung sedimen-sedimen dari bidang yang diolah.

Teras ini juga bisa disebut dengan rorak atau parit buntu.

8. Teras Batu

Teras batu adalah teras yang dibuat menggunakan batu yang disusun bertingkat, sesuai dengan garis kontur pada lahan miring.

Fungsi Terasering

Terasering memiliki banyak sekali fungsi yaitu:

  • Menjaga kondisi kestabilan tanah di lereng.
  • Mengurangi terjadinya erosi.
  • Menampung air hujan pada lahan miring, sehingga banyak yang terserap ke dalam tanah.
  • Mengurangi run off pada aliran air tanah.
  • Mempermudah dalam perawatan lereng.
  • Menjadi destinasi wisata, seperti terasering di desa Panyaweuyan (Majalengka). dan di terasering di Pulau Bali.

Demikian adlah pembahasan mengenai terasering, semoga informasi di atas menambah pengetahuanmu akan materi ini.

Daftar Pustaka

Anjayani,Eni.2009.Geografi: Untuk Kelas X SMA/MA.Jakarta:PT. Cempaka Putih.

Hartono.2007. Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta. Bandung: CV. Citra Praya.

Avatar
Titan Hermawan

Mahasiswa pendidikan ekonomi yang ahli mata pelajaran Geografi tingkat SMA dan pernah ditunjuk untuk mengikuti OSN Geografi

Update : 1 Agustus 2020 - Published : 1 Agustus 2020

       

Tinggalkan komentar