Perpecahan Yugoslavia

Yugoslavia mempunyai arti yaitu tanah milik orang-orang Slavia, yang didiami oleh suku.

ADVERTISEMENT
X CLOSE
X CLOSE
Advertisements

Negara Yugoslavia muncul, akibat adanya kemiripan yang disadari oleh suku-suku Slavia pada tahun 1918.

Terbentuknya Yugoslavia diusulkan pertama kali oleh Josip Bros Tito, lalu diangkat menjadi presiden tertinggi di negara tersebut.

Dalam pemerintahannya, Josip Bros Tito selaku presiden tertinggi Yugoslavia menjalankan pemerintahan yang independen.

Selain itu, dia juga aktif dalam kegiatan Gerakan Non-Blok yang didirikan di negaranya pada tahun 1961.

GNB dianggap sebagai gerakan yang sangat penting oleh Yugoslavia, karena dinilai bisa mempersatukan etnis atau suku yang berbeda.

Ingin tahu lebih lengkap mengenai materi Perpecahan Yugoslavia? Yuk simak ulasannya dibawah ini!


 

 

Sejarah Yugoslavia

Sejarah Yugoslavia

Yugoslavia yaitu berasal dari kata bahasa “Slavia”, yang berarti selatan dan slaveni yang berarti “Slavia”.

Hal ini mengacu pada kenyatan, kalo etnis mayoritas negara ini merupakan Slav dan terletak di bagian selatan Balkan. 

Awalnya, wilayah Yugoslavia dan Balkan yaitu wilayah jajahan Ottoman selama berabad-abad dan sebagian lagi adalah jajahan Austro-Hungaria dan Rusia.

Yugoslavia berdiri pada 1918, sebagai hasil dari Deklarasi Corfu (Yunani) pada 20Juli 1917, melibatkan Parlemen Serbia di pengasingan (yang mewakili Slovenia, Kroasia, dan Serbia) dan Dinasti Karadordevic dari Kerajaan Serbia.

Pada awal pendirinya, nama yang digunakan adalah Kerajaan Serbia, Kroasia, dan Slovenia.

Hal itu karena negara baru ini yaitu gabungan antara Negara Slovenia, Kroasia, dan Serbia yang masih bersifat sementara (terbentuk dari wilayahwilayah bekas Kekaisaran Austro-Hungaria).

6 negara republik dan dua provinsi otonom sosialis yang membentuk Negara Yugoslavia, yaitu:

  • Bosnia-Herzegovina.
  • Serbia.
  • Montenegro.
  • Kroasia.
  • Slovenia.
  • Macedonia.
  • Dua provinsi otonom, yaitu Vojvodina dan Kosovo.

 

 

Pecahnya Yugoslavia

Pecahnya Yugoslavia

Pembentukan negara Yugoslavia dilakukan oleh Joseph Broz Tito, jadi saat negara federasi itu berdiri dia dijadikan pemimpin dari Yugoslavia.

Saat kepemimpinannya, perpecahan di Yugoslavia bisa diredam. Joseph melakukan tindakan berupa membentuk sistem politik satu partai dengan sistem ekonomi sentralistik.

Tindakan tersebut didukung oleh kekuatan militer nasional, dan selama sistem itu berjalan keinginan bangsa-bangsa dibawah Yugoslavia buat merdeka bisa ditekan.

Baca juga : Pecahnya Cekoslovakia

Tapi, saat Joseph Broz Tito berhenti memerintah karena udah meninggal, konflik mulai bermunculan.

Setiap etnik menginginkan kekuasaan sendiri dengan cara ingin membebaskan diri dari Yugoslavia dan berdiri sebagai negara merdeka.

Perpecahan pun tidak bisa terelakkan, dimana pembantaian mulai dilakukan terutama oleh Serbia yang memiliki dominasi kekuasaan dibandingkan bangsa lainnya dan hal ini jadi penyebab konflik SARA yang bersejarah.

Serbia selalu menyerang bangsa yang ingin merdeka dan konflik juga terjadi di Yugoslavia.

Kondisi di negara tersebut sangat memprihatinkan, karena pembantaian yang dilakukan Serbia udah menghilangkan banyak nyawa dan termasuk konflik antara agama.

Karena, udah menyerang bangsa lain yang memiliki agama berbeda.


 

 

Penyebab Pecahnya Yugoslavia

Penyebab Pecahnya Yugoslavia

Tahun 1987, terjadi krisis ekonomi dan politik tingkat nasional di Yugoslavia. Krisis itu disebabkan oleh perpecahan antar-etnis dan kondisi pemerintahan yang tidak menentu.

Krisis Yugoslavia tahun 1987, diperparah dengan terpilihnya Slobodan Milosevic sebagai presiden Serbia.

Slobodan Milosevic menerapkan kebijakan deskriminatif berdasarkan etnisitas yang merugikan buat mayoritas masyarakat Yugoslavia.

Kehidupan politik dan negara Yugoslavia yang kehilangan arah mennyebabkan munculnya aksi proklamasi dari beberapa negara bagian Yugoslavia.

Pada tahun 1991, Slovenia, Makedonia, Bosnia dan Kroasia memproklamirkan kemerdekaannya secara sepihak.

Lalu, mereka mendirikan pemerintah berdaulat yang memiliki mata uang, angkatan bersenjata, dan wilayah negara tersendiri.

Pada perkembangannya, proklamasi negara bagian Yugoslavia mendapat penolakan oleh Serbia. Serbia berupaya buat tetap mempertahankan eksistensi republik Yugoslavia.

Kemudian, terjadilah perang antar-etnik antara Serbia dan Bosnia yang menimbulkan ribuan korban jiwa.

Keruntuhan Yugoslavia memberikan dampak yang besar bagi tatanan kehidupan sosial, politik dan ekonomi masyarakat internasional.

Berikut dibawah ini, ada beberapa dampak keruntuhan Yugoslavia:

  • Munculnya negara-negara baru di kawasan Eropa Timur.
  • Terjadinya krisis sosial di kawasan Semenanjung Balkan.
  • Munculnya genosida terhadap kaum muslim Bosnia oleh bangsa Serbia.
  • Terancamnya perdamaian dunia pasca Perang Dingin.

Latar belakang Yugoslavia mulai dari pembentukan sampai terjadinya konflik dan perpecahan emang cukup panjang. 

Pengendalian konflik sosial udah dilakukan dan setelah bertahun-tahun Yugoslavia bisa didamaikan.

Tapi, setelah negara-negara bagian merdeka tetap aja ada konflik lain yang muncul sehingga peperangan bisa terjadi dan sulit buat dihindari.

Semoga pembahasan diatas, bisa membantu dan bermanfaat untuk kalian semua sobat cerdika.com 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 30 Juli 2021 - Published : 30 Juli 2021