Iman Kepada Qada dan Qadar

Riki Ramdhani 18 Februari 2023

Semua manusia ini diciptakan oleh Allah dalam keadaan yang beda-beda satu dengan lainnya, ada laki-laki dan perempuan, ada yang pintar dan tidak, ada yang putih dan hitam, ada yang berambut lurus dan keriting.

Semuanya merupakan hak dan ciptaan Allah SWT yang sering disebut atau dikenal dengan Takdir.

Makanya sebagai umat Islam, kamu wajib yakin dan beriman terhadap Qada dan Qadar. Karena, Iman Kepada Qada dan Qadar adalah rukun iman yang ke-6 yang harus kamu yakini.

Eits, sebenarnya apa sih pengertian dari Iman Kepada Qada dan Qadar tersebut? Penasaran? Yuk simak pembahasan berikut ini!


Pengertian

Pengertian Iman Kepada Qada dan Qadar

Iman kepada Qada dan Qadar merupakan percaya dan yakin sepenuh hati, kalo Allah SWT mempunyai kehendak, ketetapan, keputusan atas semua makhluk-Nya termasuk segala sesuatu yang meliputi kejadian yang menimpa makhluk.

Diantara kejadian itu seperti hidup atau mati, kemunculan atau kemusnahan dan hal baik atau buruk.

Semua bukti itu adalah kekuasaan dari Allah SWT dan segala sesuatunya udah ditetapkan oleh Allah SWT.

Ada beberapa perbedaan atau arti dari Qada dan Qadar, diantaranya seperti dibawah ini:

Qada yaitu:

  • Keputusan atau Hukum (Qur’an Surat An- Nisa’ ayat 65)
  • Menjadikan atau Mewujudkan (Qur’an Surat Fussilat ayat 12)
  • Kehendak  (Qur’an Surat Ali Imron ayat 47)
  • Perintah  (Qur’an Surat Al- Isra’ ayat 23)

Qadar yaitu:

  • Mengatur atau menentukan sesuatu menurut batas – batasnya (Qur’an Surat Fussilat ayat 10)
  • Ukuran (Q.S. Surat Ar- Ra’du ayat 17)
  • Kemampuan atau Kekuasaan (Qur’an Surat Al- Baqarah ayat 236)
  • KJetentuan atau Kepastian (Qur’an Surat Al- Mursalat ayat 23)
  • Perwujudan kehendak Allah swt terhadap semua makhluk-Nya dalam bentuk – bentuk batasan tertentu (Qur’an Surat Al- Qomar ayat 49)

Dalil

Dalil Iman Kepada Qada dan Qadar

Artinya:

Dan yang menentukan kadar (masing – masing) dan memberi petunjuk.


Macam-macam Takdir

Macam - Macam Takdir

Takdir ini dibagi menjadi 2 macam, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Takdir Muallaq

Takdir muallaq merupakan takdir yang masih digantungkan pada usaha atau daya ikhtiar makhluk hidup.

Contohnya: Seseorang ingin mempunyai harta yang melimpah, cerdas dan lain sebagainya.

Itu artinya orang tersebut harus melalui usaha atau ikhtiar buat mencapai apa yang menjadi impian atau keinginannya.

Allah SWT berfirman:

Dalil Takdir Muallaq

Artinya:

Dan bahwasannya seseorang ini tidak memperoleh selain apa yang diusahakan. Dan bahwasannya usahanya itu kelak akan diperlihatkan kepadanya, kemudian akan diberi balasan yang paling sempurna. (QS. An-Najm : 53 ayat 39-40)

2. Takdir Mubrom

Takdir mubrom merupakan takdir yang udah gak bisa diubah-ubah lagi oleh makhluk, meskipun makhluk itu kerikhtiar dan bertawakal kepada Allah SWT.

Contohnya: Kematian manusia.

Allah SWT berfirman:

Dalil Takdir Mubrom

Artinya:

Dan tiap-tiap umat mempunyai. Maka, apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat juga memajukannya. (QS. Surat Al-A’raf : 34)


Ciri-ciri Orang Beriman Kepada Qada dan Qadar

Ciri - Ciri Orang Beriman Kepada Qada dan Qadar

Seorang muslim yang yakin dan percaya kepada ketentuan Allah SWT, pasti akan mempunyai tingkat ketaatan yang sangat tinggi.

Nah, berikut dibawah ini ada beberapa ciri – ciri orang yang beriman kepada Qada dan Qadar, yaitu:

  • Bertawakal kepada Allah SWT
  • Senantiasa bersikap tawakal
  • Menaati perintah Allah SWT dan menjauhi larangan – larangannya
  • Senantiasa bersabar
  • Rajin dalam berusaha dan tidak mudah menyerah atau putus asa
  • Mengisi kehidupan dengan hal positif buat mencapai kebahagiaan di akhirat kelak
  • Selalu sadar dan menerima kenyataan
  • Selalu bersikap optimis, bukan pesimis.

Hikmah dan Fungsi Iman Kepada Qada dan Qadar

seorang muslim wajib melaksanakan shalat

Ada beberapa hikmah dan fungsi terhadap Iman Kepada Qada dan Qadar, diantaranya yaitu:

Hikmah Iman Kepada Qada dan Qadar:

  • Melatih seseorang menjadi orang yang giat berusaha dan tidak cepat putus asa.
  • Menghindarkan dari sifat sombong.
  • Menenangkan jiwa.
  • Membiasakan diri buat bersabar dan bertawakal kepada Allah swt.
  • Melatih diri buat lebih bersyukur kepada Allah swt.
  • Mendekatkan diri kepada Allah swt.

Fungsi Iman Kepada Qada dan Qadar:

  • Mendekatkan diri kepada Allah SWT (Q.S. Al Hadid ayat 22)
  • Mendidik manusia buat senantiasa berusaha / ikhtiar (Q.S. Ar Ra’du ayat 11 dan An Najm ayat 39 – 42)
  • Mendidik manusia buat senantiasa sabar dan tawakal (Q.S. Al  Baqarah ayat 155 – 156 dan Ali Imran ayat 159)
  • Mendidik manusia buat tidak besikap sombong /takabur (Q.S. Lukman ayat 18)

Pengaruh Iman Kepada Qada dan Qadar

Pengaruh Iman Kepada Qada dan Qadar

Mempercayai qada dan qadar itu merupakan hati kita. Kamu harus yakin dengan sepenuh hati kalo segala sesuatu yang terjadi pada diri, baik yang menyenangkan ataupun yang gak menyenangkan adalah atas kehendak Allah.

Sebagai orang muslim yang beriman, kamu harus rela menerima segala ketentuan Allah atas diri kita. Di dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman yang artinya:

Siapa yang tidak ridha dengan qadha-Ku dan qadar-Ku dan tidak sabar terhadap bencana-Ku yang aku timpakan atasnya, maka hendaklah mencari Tuhan selain Aku. (HR. Tabrani)

Takdir Allah merupakan iradah (kehendak) Allah. Makanya, takdir gak selalu sesuai dengan keinginan kita.

Tatkala takdir atas diri kamu sesuai dengan keinginan, hendaklah kamu beresyukur karena hal itu merupakan nikmat yang diberikan Allah kepada kamu.

Saat takdir yang kamu alami gak menyenangkan atau merupakan musibah, maka hendaklah kamu terima dengan sabar dan ikhlas.

Kamu harus yakin dan percaya, kalo di balik musibah itu ada hikmah yang terkadang kamu belum mengetahuinya dan Allah Maha Mengetahui atas apa yang diperbuatnya.


Contoh dari Qada dan Qadar

Contoh dari Qada dan Qadar

Rahma adalah murid yang cerdas, rahma padalah jarang belajar. Rahma belajar cuma beberapa menit aja , sebelum ulangan akan dimulai.

Nah saat rahma menerima hasil ulangan tersebut, rahma mendapat nilai yang sangat bagus.

Saat kelas 9 SMP aming adalah murid yang mempunyai prestasi biasa aja. Tapi karena ketekunan dan usahanya, dia bisa mengejar teman-temannya dan saat ujian akhir sekolah aming menjadi murid yang terbaik.

Alya berusia 14 tahun, sekarang dia duduk di kelas 8. Kehidupan alya kalo berdasarkan usia hidup rata – rata penduduk Indonesia yaitu sekitar 64 tahun.

Tapi menginjak usia 15 alya mendapat sakit keras, berbagai pengobatan udah dijalani, tapi akhirnya alya meninggal dunia.

  • Matahari terbit pada siang hari, dan bulan serta bintang tampak pada malam hari.
  • Kapan laut pasang dan surut.
  • Setiap makhluk pasti mati.
  • Menetapkan berjenis kelamin laki – laki atau perempuan.
  • Menetapkan seseorang lahir.
  • Orang yang bodoh bisa pandai kalo giat belajar dan berdoa kepada Allah SWT
  • Orang miskin yang sungguh – sungguh berikhtiar disertai doa bisa menjadi orang kaya.

Dari pembahasan diatas, semoga bisa menambah keyakinan kamu kepada ketetapan Allah SWT jadi kamu bisa menerima apa adanya ketentuan yang udah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa.

Insyaallah bisa membantu! 😀

Riki Ramdhani

Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Founder salah satu program kemanusiaan terbaik di Purwokerto, Musharaka Project.

Tinggalkan komentar

Artikel Terkait

Nama Malaikat


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Riki Ramdhani
1 Agustus 2023

Tahiyat Akhir


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Riki Ramdhani
31 Mei 2023