Intervensi

Intervensi dikenal identik dalam bidang pemerintahan dan kenegaraan, yaitu bentuk campur tangan dalam perselisihan.

Meski begitu, sebetulnya intervensi merupakan masih berhubungan dalam banyak bidang.

Mulai dari politik, ekonomi, kesehatan, psikologi, pemerintahan, dan masih banyak lagi.

Tidak selalu mengarah pada konotasi negatif yang ingin mengambil keuntungan dalam perselisihan.

Di bidang kesehatan, intervensi yaitu bentuk campur tangan tenaga medis menyelamatkan pasiennya.

Ingin tahu lebih jelas mengenai Intervensi itu? Yuk, langsung simak pembahasannya dibawah ini!


Pengertian Intervensi

Pengertian Intervensi

1. Secara Umum

Intervensi yaitu sebuah istilah dalam dunia politik dimana, ada negara yang mencampuri urusan negara lainnya yang jelas bukan urusannya.

Atau,

Intervensi yaitu campur tangan yang berlebihan dalam urusan politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Jadi, negara yang melakukan intervensi sering dibenci oleh negara-negara lainnya.

2. Menurut Ahli

Ada beberapa ahli berpendapat mengenai intervensi, diantaranya seperti:

A. Menurut Dr. Wirjono Prodojodikoro

Didalam hukum internasional intervention, itu tidak selalu mengacu pada semua bentuk campur tangan negara asing didalam urusan negara lain.

Karena campur tangan tersebut memiliki sifat menekan dengan media kekerasan atau juga ancaman buat melakukan sebuah tindak kekerasan apabila keinginannya tersebut tidak dipenuhi.

B. Menurut J.G. Starke

Intervensi yaitu suatu bentuk propaganda atau kegiatan lainnya yang dilakukan oleh suatu negara dengan tujuan buat mendorong terjadinya revolusi atau perang saudara di negara lain.

C. Menurut Oppenheiman Lauterpacht

Intervensi yaitu suatu tindakan campur tangan oleh satu negara kepada negara lain, yang memiliki sifat diktator.

Umumnya, hal itu dilakukan demi melakukan sebuah upaya buat merubah keadaan atau juga produk ekonomi kearah yang lebih baik.

D. Menurut Parry dan Grant

Intervensi yaitu ikut campurnya sebuah negara dengan cara diktator dalam kaitannya dengan negara lain, dengan tujuan buat menjaga sebuah negara atau buat mengubah kondisi aktual tertentu.

E. Menurut Black’s Law Dictionary

Intervensi yaitu ikut campurnya suatu negara dalam urusan negara lain, dengan menggunakan ancaman kekuatan atau langsung dengan kekuatan.


Tujuan Intervensi

Tujuan Intervensi

Tujuan utama dari adanya intervensi sosial tentu aja yaitu guna memperbaiki fungsi sosial dari kelompok atau sasaran perubahan tersebut.

Saat fungsi sosial seseorang berjalan dengan baik, maka bisa diasumsikan kalo kondisi sejahtera akan semakin mudah buat dicapai.

Selain itu, kondisi sejahtera bisa terwujud saat jarak antara harapan dan juga kenyataan tidak terlalu lebar.

Dengan adanya intervensi sosial ini, hambatan sosial yang sebelumnya dihadapi oleh suatu kelompok sasaran akan diatasi.

Dengan kata lain, intervensi sosial yaitu upaya buat memperkecil jarak antara harapan pada lingkungan dengan kondisi kenyataan dari klien.


Macam-Macam Intervensi

Macam-Macam Intervensi

Berikut dibawah ini, ada beberapa macam-macam Intervensi, diantaranya yaitu:

1. Intervensi Kesehatan

Intervesi kesehatan adalah sebuah tindakan logis atau juga masuk akal, yang dilakukan dengan sengaja dalam hal kepentingan klien atau pasien.

Umumnya, hal tersebut dilakukan dengan berdasarkan perintah atau keputusan dari dokter atau juga pihak yang memiliki kekuasan atas pembuatan keputusan.

Tapi, bisa aja intervensi tersebut di buat atas kesepakatan antar kedua pihak tertentu.

Jadi, intervensi didalam kesehatan ini gak cuma bisa dilakukan oleh salah satu pihak dari badan kesehatan aja, misalnya seperti dokter.

Tapi juga memungkinkan pihak lain buat ikut turut dan memberikan saran atau juga mendukung terjadinya intevensi tersebut.

Contohnya: Colaborasi atau diskusi yang dilakukan oleh dokter dan juga perawatnya, demi memberikan sesuatu hal yang terbaik buat pasien.

2. Intervensi Pemerintah

Intervensi pemerintah yaitu implementasi dari beberapa tindakan yang sengaja dilakukan buat bisa menekan pihak tertentu.

Hal tersebut tentu dilakukan oleh aparat pemerintahan, guna melancarkan jalannya proses perencanaan kerja.

Dimana pada umumnya memiliki tujuan buat bisa meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Intinya dengan arti lain, sebagai usaha peningkatan kualitas kebijakan.

Jadi, gak heran kalo pemerintah itu jadi pihak yang sangat erat hubungannya dengan sebuah intervensi.

Dan, kebanyakan pemberitaan media mengenai hal tersebut juga selalu membawa pemerintah.

3. Intervensi Keperawatan

Intervensi keperawatan yaitu adanya sebuah tindakan dan campur tangan dari pihak perawat atau dokter, yang sengaja dilakukan agar bisa membantu para pasiennya.

Jadi, bisa beralih ke level kesehatan yang diharapkan. Dengan kata lain, melakukan sebuah usaha demi menyembuhkan pasien atau meningkatkan kualitas kesehatannya.

4. Intervensi Psikologi

Intervensi psikologi yaitu bentuk layanan psikologi individu, berpasangan, keluarga atau berkelompok.

Dimana, klien atau pasien datang ke biro atau pusat psikologi guna mengobati kodisi mengenai psikis tertentu.


Bentuk-Bentuk Intervensi

Bentuk-Bentuk Intervensi

Ada beberapa bentuk intervensi dari seorang ahli Kevin J. Holstri, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Intervensi Diplomatik

Yaitu bentuk campur tangan, dimana seorang diplomat memberikan komentar memihak terhadap kasus atau persoalan politik yang melanda negara tempatnya bertugas.

2. Intervensi Klasik

Intervensi klasik merupakan campur tangan yang dilakukan dengan kegiatan gelap atau misi rahasia.

Contoh seperti : Penyadapan informasi pada suatu negara dengan tujuan tertentu.

3. Intervensi Kekuatan Militer

Bentuk ini tebilang efisien, karena biayanya relatif murah dan risiko yang rendah dibandingkan pengiriman ekspedisi militer yang sesungguhnya ke suatu tempat.

4. Subversi

Subversi dikenal dengan gerakan bawah tanah.

Subversi yaitu suatu gerakan politik dan militer yang terorganisir, ditunjang, dan diarahkan negara asing, dimana tujuannya yaitu buat memanfaatkan berbagai elemen di negara sasaran.

5. Gerilya

Gerilya merupakan perpaduan antara subversi dengan sistem perang konvensional.

Gerilya gak selalu hasil intervensi kekuatan asing, tapi cukup banyak kegiatan gerilya yang merupakan manifestasi dari intervensi.

6. Intervensi Militer

Yaitu entuk campur tangan yang diwujudkan dengan cara mengirimkan ekspedisi militer buat menunjang suatu pemerintahan yang sedang berkuasa atau membantu kelompok pemberontak.


Jenis Intervensi

Jenis Intervensi

Jenis-jenis intervensi terbagi menjadi 2 bagian, diantaranya seperti berikut ini:

1. Berdasarkan Jangkauannya

Berikut ini, ada beberapa jenis intervensi berdasarkan jangkauan, diantaranya yaitu:

A. Intervensi Internal

Yaitu tindakan campur tangan yang biasa dilakukan oleh suatu negara, buat memberi bantuan terhadap kelompok tertentu dalam pemberontak terhadap pemerintahan.

B. Intervensi Eksternal

Yaitu tindakan campur tangan yang dilakukan oleh suatu negara terhadap dua negara yang sedang berperang,  dengan tujuan buat mendamaikan kedua belah pihak.

C. Intervensi Repsial

Yaitu tindakan campur tangan suatu negara, dengan tujuan buat membalas kerugian yang dialami oleh negara lain dengan menimbulkan kerugian kembali.

2. Berdasarkan Dampaknya

Selain berdasarkan jangkauannya, ada juga beberapa intervensi berdasarkan dampaknya, yaitu:

A. Dampak Positif

Dampaknya dengan ikut campurnya negara asing buat menegakkan keadilan.

PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yaitu salah satu organisasi dunia yang sering melakukan intervensi yang memiliki dampak positif di suatu negara.

B. Dampak Negatif

Campur tangan dari suatu negara yang memiliki tujuan buat mendapatkan keuntungan di negara lain.

Biasanya, intervensi negatif dimanfaatkan oleh negara maju buat terhadap negara-negara yang masih berkembang.

Intervensi negatif justru bisa memicu/menimbulkan keributan dengan negara yang di intervensi.


Contoh Tindakan Intervensi

Contoh Tindakan Intervensi

Berikut dibawah ini, ada beberapa contoh tindakan dari intervensi yang perlu kamu tahu, diantaranya yaitu:

  • Melancarkan peperangan melalui cara blokade ke negara lain dan tidak memiliki sangkut pautnya sama sekali.
  • Melakukan embargo terhadap suatu negara yang dimusuhi oleh lembaga negara lainnya.
  • Mengirimkan prajurit ke negara yang bertikai yang udah jelas bukan urusannya.

Negara yang Sering Melakukan Intervensi

Negara yang Sering Melakukan Intervensi

Ada 4 negara yang sering melakukan intervensi terhadap negara lain, diantaranya yaitu:

  • Amerika Serikat
  • Belanda
  • Inggris
  • Perancis

Selamat belajar dan semoga bisa membantu. Jangan lupa buat selalu mengunjungi cerdika.com 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 17 April 2021 - Published : 17 April 2021