Vira Mahdiya

Mahasiswi yang hobi menulis, olahraga dan bersosial media.

Faktor Pendukung dan Penghambat Integrasi Nasional

Hai sobat pejuang prestasi, tahukah kamu apa itu integrasi nasional?

Jika ditelisik secara umum, maka integrasi nasional ini dapat diartikan sebagai upaya untuk menyatukan beberapa kelompok, baik sosial maupun budaya.

Dalam rangka membentuk sebuah identitas nasional.

Meskipun begitu dalam proses mewujudkannya, ada beragam faktor pendukung dan penghambat integrasi nasional.

 

Faktor Pendukung Integrasi Nasional

faktor pendukung integrasi nasional

Supaya implementasi integrasi nasional bisa terwujud secara utuh.

Ada beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi proses ini.

Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Perasaan Senasib Sepenanggungan

perasaan senasib sepenanggungan

Salah satu faktor pendorong integrasi nasional adalah adanya perasaan senasib dan sepenanggungan.

Contoh paling mudah dapat dilihat pada masa penjajahan beberapa puluh tahun silam.

Dimana perasaan memiliki nasib yang sama tersebutlah kemudian menimbulkan inisiatif untuk melakukan perlawanan secara serempak guna mendapatkan kemerdekaan.

 

2. Cinta Tanah Air

cinta tanah air

Faktor lain yang mendukung integrasi nasional adalah rasa cinta terhadap tanah air.

Karena menjunjung tinggi perasaan sebagai kelompok dari satu bangsa yang sama.

Contoh kasus ini juga dapat dilihat pada masa kemerdekaan Indonesia.

Dimana semua dari berbagai latar belakang ras, budaya, dan agama yang sama bersatu padu untuk melawan penjajahan.

 

3. Keinginan Bersatu

keinginan bersatu

Keinginan untuk membentuk suatu kesatuan yang utuh juga merupakan salah satu faktor pendukung integrasi nasional.

Contohnya adalah peristiwa Sumpah Pemuda yang jatuh pada Oktober tahun 1928 silam.

Dimana semua pemuda dan pemudi Indonesia bergerak atas dasar semangat perjuangan serta tujuan yang sama.

 

4. Budaya Saling Membantu

budaya saling membantu

Semangat untuk saling membantu atau gotong royong juga merupakan salah satu faktor terwujudnya integrasi nasional.

Sebagaimana yang mungkin telah kamu ketahui, kalau saling bahu membahu ini sudah melekat sebagai salah satu ciri khas bangsa Indonesia.

Ini dapat dilihat dari budaya gotong royong yang masih lestari sejak zaman dahulu hingga sekarang.

 

5. Ideologi Nasional

ideologi negara lain

Integrasi nasional, merupakan salah satu bentuk sikap memahami ideologi nasional.

Melalui ideologi Pancasila, bangsa Indonesia yang multikultural bisa menjadi sebuah kesatuan.

Hal tersebut didasari oleh pemahaman dalam memaknai nilai-nilai dalam Pancasila.

Yang kemudian di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

 

6. Antisipasi Ancaman Negara Lain

antisipasi ancaman negara lain

Integrasi nasional bisa menjadi tameng ampuh untuk melakukan antisipasi yang berasal dari luar.

Baik berupa masuknya culture asing yang dapat berdampak negatif, ancaman secara ekonomi, maupun pengambilan suatu wilayah.

Hal tersebut pula yang kemudian memicu terwujudnya integrasi nasional.

 

Faktor Penghambat Integrasi Nasional

faktor penghambat integrasi nasional

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, bahwa ada dua faktor pendukung dan penghambat integrasi nasional yang bisa memengaruhi terwujudnya konsep ini.

Pada sub judul sebelumnya, semua faktor pendukung sudah selesai dibahas.

Sekarang, simak baik-baik apa saja faktor penghambat integrasi nasional:

1. Etnosentrisme

sikap etnosentrisme

Secara umum, etnosentrisme ini bisa juga diartikan sebagai fanatisme yang tumbuh dikalangan suatu kelompok.

Sikap fanatik yang berlebihan ini dapat memicu timbulnya perasaan bahwa kelompoknya jauh lebih baik, dibandingkan kelompok lain.

Yang kemudian menjadi ancaman internal bagi keberlangsungan integrasi nasional.

 

2. Multikultural

masyarakat multikultural

Salah satu faktor terbesar yang menjadi penghambat integrasi nasional adalah bahwa bangsa Indonesia terdiri atas masyarakat multikultural.

Yang memiliki latar belakang suku, ras, dan agama berbeda.

 

3. Tergerusnya Budaya Asli

tergerusnya budaya

Di era modern ini, dapat terlihat jelas kalau budaya asli Indonesia mulai ditinggalkan.

Khususnya oleh kaum muda, dan lemahnya nilai-nilai untuk melestarikan budaya bangsa inilah yang kemudian membuka lebar jalan bagi culture lain.

Sudah bukan rahasia lagi kalau westernisasi kelihatan lebih mencolok dibandingkan budaya asli.

 

4. Luas Wilayah

luas wilayah

Seperti yang pastinya sudah kamu ketahui, kalau cakupan wilayah Indonesia ini sangat luas.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia tercatat memiliki jumlah pulau lebih dari 17 ribu.

Dan tidak dapat disangkal lagi, kalau luas wilayah ini menjadi faktor yang menghambat proses integrasi.

 

5. Kesenjangan Pembangunan

kesenjangan pembangunan

Pembangunan yang tidak merata, memang menjadi salah satu masalah penghambat integrasi yang belum bisa diselesaikan oleh Indonesia hingga saat ini.

Kasus yang kerap dipermasalahkan adalah ketimpangan pembangunan antara Pulau Jawa, dengan daerah di pulau lain, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.


Faktor pendukung dan penghambat integrasi nasional memiliki peran penting dalam proses pelaksanaannya.

Terutama di negara multikultural seperti Indonesia.

Namun dengan suksesnya integrasi, maka semua perbedaan dari segi seperti agama, suku, rasa, dan juga golongan bisa berjalan secara beriringan.

Sehingga tercipta suatu kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai.