Diagram Garis

Salah satu cabang matematika yaitu statistik, yaitu pengumpulan, pemrosesan, dan penyajian data.

Ada beberapa cara buat menampilkan data, salah satunya adalah penggunaan diagram garis.

Apa sih, yang dimaksud dengan diagram garis itu? Penasaran? Yuk, langsung simak ulasannya berikut ini!


Pengertian Diagram Garis

Pengertian Diagram Garis

Diagram garis yaitu diagram yang digunakan terutama untuk mewakili data yang diambil secara berkala dari waktu ke waktu selama interval waktu tertentu.

Secara umum, diagram garis sering digunakan buat melihat perubahan atau pertumbuhan sesuatu secara berkelanjutan.

Mirip dengan diagram batang, diagram garis juga menggunakan sumbu horizontal dan vertikal yang saling berpotongan tegak lurus satu sama lain.

Biasanya sumbu horizontal menunjukkan waktu pengamatan dan sumbu vertikal hasil pengamatan yang dilakukan.

Pasangan nilai pada sumbu horizontal dan pada sumbu vertikal dibuat dengan titik yang mirip dengan titik yang digunakan dalam diagram Cartesius.

Selain itu, titik-titik tersebut terhubung secara individual ke garis atau kurva.

Seperti yang dijelaskan saat ini, 2 sumbu diperlukan buat menggambar pola linier, yaitu sumbu vertikal dan sumbu horizontal.

Sumbu datar menunjukkan waktu, sedangkan sumbu vertikal menunjukkan jumlah sebagai nilai, jumlah, biaya, pendapatan, dan lainnya.

Kemudian, gambarkan setiap titik koordinat yang menampilkan data pengamatan pada waktu tertentu.

Terakhir, gambar garis dengan menghubungkan titik-titik ini dalam garis lurus. Dari diagram nanti, kamu bisa mendapatkan model atau tren nilai yang mengikuti waktu.


Jenis Diagram Garis

Diagram garis ini dibagi menjadi 2 jenis, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Diagram Garis Tunggal

Diagram Garis Tunggal

Diagram tunggal yaitu diagram yang menyajikan satu kejadian dalam kurun waktu tertentu. Jadi, cuma ada satu garis diagram yang bisa dibuat.

2. Diagram Garis Majemuk

Diagram Garis Majemuk

Diagram majemuk yaitu diagram yang menunjukkan lebih dari satu kejadian dalam waktu tertentu. Jadi, dalam satu gambar ada dua atau lebih garis diagram.


Cara Membuat Diagram Garis

Cara Membuat Diagram Garis

Berikut dibawah ini, ada beberapa langkah-langkah untuk membuat diagram garis, yaitu:

  • Sediakan data atau tabel yang akan dibuat diagram.
  • Buatlah garis horizontal. Lalu, tulis variabel waktu yang akan digunakan di bawah garis tersebut. Pastikan jarak antara variabel selalu sama/konsisten.
  • Buatlah garis vertikal. Kemudian, tulis frekuensi yang kira-kira mampu buat menampilkan data tersebut.
  • Buatlah titik temu antara variabel dan frekuensi sesuai data.
  • Hubungkan titik-titik tersebut sehingga terbentuk diagram garis.

Baca juga : Diagram Batang


Contoh Soal Diagram Garis

Contoh Soal Diagram Garis

1. Suhu badan Rangga selama 10 hari ditunjukkan oleh tabel dibawah ini:

Gambar ke-1 Contoh Soal Diagram Garis
Tabel Suhu Badan Rangga

Ditanya:

  • Buatlah diagram garisnya!
  • Hari ke berapakah, suhu terendah Rangga?
  • Hari ke berapakah, suhu tertinggi Rangga?

Dijawab:

Diagram garis suhu badan Rangga seperti tabel dibawah ini:

Gambar ke-2 Contoh Soal Diagram Garis
Diagram Garis Suhu Badan Rangga

Jadi, suhu badan terendah Rangga terjadi pada hari pertama yaitu 35 ‘C. Sedangkan, suhu badan tertinggi Rangga terjadi pada hari ke 9 yaitu 38,5 ‘C.


Semoga materi tentang Diagram Garis Lengkap dengan Gambar bermanfaat untuk teman-teman semua.

Jangan lupa untuk selalu kunjungi Cerdika.com yak! Selamat belajar 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 19 April 2021 - Published : 19 April 2021