Contoh Cerpen

Cerpen atau cerita pendek merupakan suatu bentuk prosa naratif fiktif.

Selain itu, cerpen cederung padat dan langsung pada tujuannya kalo dibandingkan dengan karya-karya fiksi lainnya yang lebih panjang, seperti Novella dan Novel.

Ingin tahu contoh-contoh cerpen terlucu dan terbaru? Yuk simak ulasannya berikut ini!


 

 

1. Contoh Cerpen Persahabatan

Contoh Cerpen Persahabatan

“Dik, ada Nanta tuh di depan nyariin kamu katanya, ditemuin sana udah nungguin dari tadi.” Sahut Doni, pada Dina yang sedang mengerjakan tugas sekolah di rumah Dina.

“Bi Narsih, bilang aja aku gak ada, lagi keluar apa cari alasan lain gitu.” Pinta Dina pada Bi Nasih yang bekerja di rumahnya.

“Iya, Non siap!”

“Kamu kenapa kaya gitu sama Doni? Dia udah datang jauh-jauh malah kamu gituin. Doni itu anak baik lho, Din.”

“Iya dari emang luarnya keliatan baik, manis, ramah. Tapi, apa cuma itu aja kamu mengukur sifat seseorang? Dari luar emang manis. Tapi, dalamnya tuh pahit!”

“Pahit gimana maksudnya?”

“Doni itu sering ngomongin keburukan temannya sendiri di belakang orangnya. Banyak pokoknya, yang gak bisa aku jelasin ke kamu.

“Beda sama kamu, lihatlah kamu ini. Judes, ceplas – ceplos kalo ngomong sama aku.

“Tapi hatimu tulus don, bukan baik di luar tapi dalamnya busuk. Aku gak butuh kawan yang tampilan luar orang dalam berteman.” Jelas Dina.


 

 

2. Contoh Cerpen Islami

Contoh Cerpen Islami

“Bu, hari ini barang dagangan gak habis bahkan cuma sedikit sekali yang terjual. Cuma segini yang bisa Bapak berikan ke Ibu.” Sambil memberikan uang hasil dagangan ke istrinya buat kebutuhan sehari-hari.

“Iya Pak, gak papa yang penting Bapak udah berusaha dan emang selebihnya ini adalah rejeki dari Tuhan.”

Keesokan harinya, sang suami berangkat bekerja lagi dengan membawa barang dagangannya ke pasar.

Di tengah-tengah perjalanan, dia bertemu dengan nenek tua yang terlihat kebingungan pinggir di jalan.

“Ada apa nek?” Tanya pak Artur pada nenek tua tersebut.

“Nak, bolehkah nenek meminta uang? Nenek ingin pulang, tapi gak ada ongkos.” Pinta nenek, lirih pada Pak Artur.

“Uangku juga mepet, dagangan saya dari kemarin gak laku banyak, buat makan aja masih kurang, ah tapi gak apa-apa.

Kata pak ustad, sedekah akan melancarkan rejeki, bismillah aja.” Gumam pak Artur dalam hatinya.

“Baiklah, Nek, ini ada uang tapi gak terlalu banyak buat naik bis nenek sampai tujuan ya. Biar saya antar sampai ke terminal.” Ucap Pak Artur sambil mengantar nenek tersebut menuju terminal.

“Terima kasih nak, udah mau membantu nenek, semoga rejeki kamu selalu lancar.”

“Aamiin, Nek”.

Setelah mengantar nenek tersebut, Pak Artur kembali ke pasar melanjutkan menjual dagangannya.

Sesampainya di pasar, ada seorang pembeli yang mau memborong dagangannya sampai habis.

“Alhamdulillah rejeki emang gak akan tertukar. Emang sedekah akan melancarkan rejeki.” Gumam Pak Artur bersyukur.


 

 

3. Contoh Cerpen Motivasi

Contoh Cerpen Motivasi

Minggu jadi hari libur yang membuat orang malas melakukan aktivitas. Ada yang memilih berlibur, ada juga yang memilih di rumah melepas lelah setelah hari-hari sebelumnya penuh dengan aktivitas.

Begitu juga dengan Ramdhan, dia memilih buat bersantaidi rumahnya. Sampai-sampai setelah hari Minggu Ramdhan masih belum siap menghadapi aktivitas sekolah yang menurutnya sangat membosankan.

“Ramdhan, kamu gak berangkat sekolah? Ini sudah siang lho. Nanti telat.” Tanya ibunya.

“Ramdhan masih capek, Bu. Bolos sehari aja gak apa-apa kan? Lagian gak ada PR dan tes kok, Bu.”

“ Ya jangan begitu. Sekolah itu bayar loh Ram. Menuntut ilmu itu, jangan kami sepelekan begitu aja Ram.” Jawab ibunya menyanggah.

“Sudahlah bu, Ramdhan masih ngantuk mau lanjut tidur lagi.”

Melihat gelagat dari anaknya, ibunya jadi kesal, geram dan menyeret anaknya ke sebuah tempat.

Lalu, ibunya mengajak Ramdhan ke panti asuhan yang disana dipenuhi oleh anak-anak dengan latar belakang yang beda.

“Nah, lihat mereka. Udah gak punya orang tua, yang membiayai sekolah padahal mereka juga mau sekolah.” Jelas ibunya memberi tahu anaknya.

Lalu, ibunya mengajak lagi ke suatu tempat yang disana banyak anak-anak yang mengamen di jalanan.

“Lihat mereka, mereka mengemis mencari uang. Buat makan aja, mereka harus bersusah payah apa lagi buat biaya sekolah.” Jelas ibunya lagi.

Kemudian, Ramdhan sadar dan akhirnya dia mau berangkat sekolah meski agak terlambat.

Dia diantar ibunya sampai ke sekolah dan didalam perjalanan menuju sekolah dia melihat anak sekolah yang berjalan pincang.

“Alangkah beruntungnya aku, masih punya fisik yang sempurna tapi bermalasan-malasan buat sekolah.

Sedangkan, mereka yang cacat aja bisa semangat seperti itu.” Gumam Ramdhan dalam hatinya.


 

 

4. Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi

Contoh Cerpen Pengalaman Pribadi

Dari dalam sebuah ruangan terdengar suara ketukan pintu. “Silakan masuk” Sambung Pak Dani dari dalam ruangan.

“Maaf pak, apakah Pak Dani ada?” Tanya seseorang yang sedang dipanggil interview.

“Gak ada, silakan keluar!”

Selanjutnya…

“Maaf pak”

“Tau dimana Pak Dani? Kenapa Office Boy (OB) yang ada di dalam ruangan?” Tanya seseorang itu pada karyawan lain yang ada di luar ruangan.

“Yang didalam tadi Pak Dani. Dia emang suka pura-pura seperti itu buat mengetes bawahannya.” Dia menjelaskan.

“Maksudnya pak?”

“Ya artinya kamu gak lolos interview hari ini, begitulah Pak Dani. Dia trauma dengan beberapa bawahannya, karena urusan materi.”


 

 

5. Contoh Cerpen Kehidupan Sehari-Hari

Contoh Cerpen Kehidupan Sehari-Hari

Terdengar bunyi alarm begitu keras mengusik tidur Rama yang begitu terlelap. Dia mengeliat menahan rasa kantuk dan dia membuka matanya secara perlahan.

“Oh Tuhan!” Rama terkejut melihat jam ternyata pukul 07.00 pagi. Dia langsung bergegas menuju kamar mandi, lalu mandi dan merapikan diri dan tancap gas buat pergi ke kantor.

Sesampainya di kantor, dia udah terlambat menghadiri meeting yang diajukan dari jam biasannya, karena bosnya akan segera pergi keluar Negeri.

“Maaf, Pak. Saya boleh masuk?” Tanya Rama pada bosnya yang sedang memimpin meeting.

”Iya, silahkan duduk Ram, tapi maaf hari ini proyek kamu digantikan oleh Alwan.”

“Tapi kenapa, Pak? Saya cuma terlambat sebentar.”

“Ini bukan masalah sebentar atau lama. Kamu di perusahaan ini para pekerja profesional dan project itu dari dulu saya percayakan sama kamu, tapi kamu ternyata gak bisa konsisten.

Meski telat sebentar, ada diantara teman kamu yang bisa memberi ide bagus buat proyek itu.

Jadi maaf sekali lagi, udah bagus kamu gak saya keluarkan dari tim.” Jelas bosnya dengan tegas.

Langsung seketika Rama terdiam, dengan wajah yang penuh dengan penyesalan. Setelah meeting selesai Rama pergi menuju meja kerjanya.

“Kamu kenapa hari ini, Ram? Tanya Alya, sampai telat seperti ini, gak seperti biasannya.”

“Ini salahku, Al. Aku begadang semalam nonton bola Tim kesukaanku sampai larut malam, sampai-sampai aku lupa kalo ada project penting dan seharusnya menguntungkan bagiku.”

“Hmm makanya kamu harus mengutamakan profesi dari pada hobi.” Sambung Alya sedikit menasehati.


 

 

6. Contoh Cerpen Anak Sekolah

Contoh Cerpen Anak Sekolah

Hari Senin yang sangat cerah. Setelah anak-anak selesai malaksanakan upacara bendera, mereka semua menuju kelas masing-masing buat belajar di kelas.

Hari ini ada 5 mata pelajaran yaitu PPKN, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Sejarah

Mata pelajaran yang pertama yaitu PPKN dan Bapak guru menyuruh buat mengerjakan halaman 5 sampai 7.

Suasana di dalam kelas nampak hening, saat para siswa sedang mengerjakan soal yang di berikan oleh bapak guru tersebut.

Setelah selesai, lalu pak guru berpesan ke murid-muridnya buat mempelajari materi perkalian dan pembagian dengan soal cerita, karena sewaktu-waktu akan diadakan tes dadakan.

Setelah selesai melaksanakan proses belajar di sekolah, para siswa selanjutnya pulang kerumahnya masing-masing.

Almira, Lintang dan Kintan pulang bersama, mereka bertiga berjalan kaki karena emang jarak sekolah kerumah mereka gak terlalu jauh.

“Setelah makan siang nanti kamu bermain bersama ya? Di rumahku, ada boneka baru yang di belikan ayahku dari Bandung.” Pinta Kintan ke kedua temanya.

“Asyik…” Ucap Almira dengan penuh kegembiraan.

“Gimana, In, kamu bisa ikut gak?”

“Aku gak bisa ikut. Aku mau belajar aja, karena tadi kan pak guru berpesan buat belajar persiapan karena akan ada tes dadakan.” Sanjang Lintang dengan polosnya.

Sesampai di rumahnya, Lintang langsung ganti baju, makan siang, kemudian tidur siang agar malamnya dia bisa belajar dengan tenang dan bisa konsentrasi.

Sesekali ia bertanya kepada ayahnya kalo ada yang kurang paham dengan materi di buku.

Sedangkan, Almira dan Kintan asyik bermain boneka sampai larut jadi mereka gak sempat mempelajari materi.

Keesokan harinya mereka berangkat bersama, sesampai di kelas, ternyata emang ada tes dadakan.

Almira dan Kintan merasa kesulitan mengerjakan soal-soal yang diberikan oleh pak guru dan akhirnya mereka dapat nilai jelek, jadi mereka harus mengulang tes susulan.

Lain halnya dengan Lintang, dia dapat nilai terbaik diantara teman satu kelasnya karena dia udah belajar dengan sungguh-sungguh sesuai nasihat gurunya.

Bapak guru meminta supaya Almira dan Kintan belajar dengan temannya, Lintang.

“Wah Tang, selamat ya, kamu dapat nilai terbaik. Besok kamu akan ikut belajar denganmu ya?” ucap Almira pada Lintang.


 

 

7. Contoh Cerpen Singkat Lucu

Contoh Cerpen Singkat Lucu

Pagi itu Arum berangkat sekolah bersama Cinta sahabatnya. Sambil menyusuri lorong kelas yang biasa mereka lewati, Arum bertanya pada Cinta.

“Cin, menurutmu tipe cewek idaman Alwi itu kaya gimana sih?”

Sambil tersenyum Cinta lantas menjawab. “Gimana ya? Setahuku tipenya Alwi sih gak muluk-muluk. Karena, setahu aku dia lebih suka sama cewek yang natural gitu lah.”

“Hmm gitu ya, gak suka sama cewek yang hobi dandan berarti” Sambut Arum dengan wajah yang semakin berbinar kegirangan.

“Ya, kira-kira seperti itu lah.”

“Terus gimana dong supaya wajah tetap cantik, meski gak pake make up tebal?” Tanya Arum lagi.

“Coba aja kamu pakai masker bengkoang dan scrub gula pasir biar bibir merah merona gitu” Jawab Cinta.

“Wah iya juga ya, nanti malam ku coba deh Cin”

Selama beberapa hari Arum mencoba ide yang diberikan oleh Cinta. Arum pun sangat senang, karena wajahnya lama kelamaan mulai tampak lebih cerah dan berseri.

Bekas jerawat yang awalnya tampak jelas juga udah mulai menghilang.

Masker Bengkoang dan Scrub gula pasir buat wajah dan bibir juga gak pernah lupa buat terus dia pakai, mengingat seminggu lagi bakal ada acara pensi.

Pastinya di acara ini Arum bakal ketemu Alwi dan dia harus tampil cantik dan mempesona, supaya menarik perhatian Alwi, lelaki idamannya.


Itulah beberapa contoh cerpen terbaru dan terlucu yang bisa kalian semua ketahui. Semoga bermanfaat 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Update : 14 Agustus 2020 - Published : 14 Agustus 2020

       

Tinggalkan komentar