Sifat Wajib dan Mustahil Allah

Yuk ketahui pengertian dari sifat – sifat Allah, sifat wajib bagi Allah, sifat mustahil Allah dan sifat jaiz bagi Allah yang ada dibawah ini.


Pengertian Sifat-Sifat Allah

Pengertian Sifat – Sifat Allah

Sifat – sifat Allah SWT merupakan sifat yang dimiliki oleh Allah SWT yang maha agung dan maha sempurna.

Sifat kesempurnaan yang dimiliki oleh Allah SWT ini sangat banyak sekali, seperti yang kamu tahu kalo gak ada siapapun yang sempurna, kecuali Allah SWT.

Dan sebagai umat muslim dan beragama islam, kamu wajib mempercayai bahwa terdapat sifat keempurnaan yang tak terhingga bagi Allah SWT.


Sifat-Sifat Wajib Bagi Allah

Sifat - Sifat Wajib Bagi Allah

Ada banyak sekali sifat wajib Allah SWT, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Wujud (Ada)

Sifat wajib yang dimiliki Allah SWT yang pertama yaitu wujud memiliki arti ada. Maksud dari sifat wujud yaitu Allah merupakan Dzat yang udah jelas dan pasti ada.

Allah SWT berdiri sendiri tanpa bantuan siapapun dan gak diciptakan siapapun, dengan begitu gak ada tuhan yang lain selain Allah SWT.

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. (Al Qur’an surat Thaha ayat 14)

Atau,

Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy.

Tidak ada bagi kamu selain dari pada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan. (Al Qur’an surat As Sajadah ayat 4)

2. Qidam (Awal/Terdahulu)

Kamu tahu kalo Allah lah yang menciptakan semua yang ada di alam semesta ini beserta dengan makhluk dan isinya.

Allah mempunyai sifat Qidam yang artinya terdahulu, kalo Allah SWT udah ada sebelum apa yang udah diciptakannya.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an, bunyinya:

Dialah yang awal dan yang akhir. Yang zhahir dan yang bathin, dan Dia maha mengetahui segala sesuatu. (QS. Al – Hadid : 3)

3. Baqa (Kekal)

Maksud dari sifat Allah yang ini adalah Allah maha kekal. Gak akan punah, binasa, atau bahkan mati dan dia akan tetap ada selamanya.

Seperti contoh ayat yang menjelaskan didalam sebuah Al Qur’an, berbunyi:

Tiap – tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. BagiNya-lah segala penentuan, dan hanya kepadaNya-lah kamu dikembalikan. (QS. Al – Qasas : 88)

Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal wajah Rabb mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (QS. Ar – Rahman : 26-27)

4. Mukholafatu Lilhawaditsi (Berbeda dengan makhluk ciptaanya)

Dari sifat yang ini, Allah udah pasti berbeda dengan ciptaannya. Dialah dzat yang Maha Sempurna dan Maha Besar. Gak ada sesuatupun yang mampu menandingi dan menyerupai keagunganNya.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam sebuah Al Qur’an, yang bunyinya:

Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia. (QS. Al – Ikhlas : 4)

Tidak ada satupun yang serupa dengan Dia dan Dialah yang Maha Mendengan dan Melihat. (QS. Asy – Syura : 11)

5. Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri sendiri)

Maksud dari sifat Allah yang satu ini adalah Allah itu berdiri sendiri, gak tergantung pada apapun dan gak membutuhkan bantuan siapapun.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam sebuah Al Qur’an, yang berbunyi:

Sesungguhnya Allah benar – benar Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta. (QS. Al – Ankabut : 6)

6. Wahdaniyah (Tunggal/Esa)

Seperti yang tertera dalam kalimat syahadat kalo gak ada tuhan selain Allah, ini menjelaskan kalo Allah punya sifat Wahdaniyah yang memiliki makna sebagai tunggal/satu/esa. Cuma Allah lah yang menciptakan dan membuat alam semesta beserta isinya.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an:

Seandainya di langit dan di bumi ada tuhan – tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu akan binasa. (QS Al – Anbiya : 22)

7. Qudrat (Berkuasa)

Allah yang merupakan Dzat yang sempurna mempunyai sifat Qudrat yaitu artinya adalah Maha Kuasa atas semua yang ada atau suatu hal yang ada di semesta ini.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an, yaitu:

Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. (QS. Al – Baqarah : 20)

8. Iradat (Berkehendak)

Apabila Allah berkehendak, maka jadilah hal itu dan tidak ada seorangpun yang mampu mencegahNya.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam sebuah Al Qur’an, yaitu:

Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. (QS. Hud : 107)

9. ‘ilmun (Mengetahui)

Allah SWT Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Baik yang tampak ataupun yang gak tampak.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an, yaitu:

Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. (QS. Qaf : 16)

10. Hayat (Hidup)

Allah SWT merupakan Maha Hidup, gak akan pernah mati, binasa, ataupun musnah. Dia akan kekal selama – lamanya.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam sebuah Al Qur’an, yaitu:

Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya. (QS. Al – Furqon : 58)

11. Sama’ (Mendengar)

Maksud dari salah satu sifat Allah yang ini adalah Allah Maha Mendengar, baik yang diucapkan ataupun yang disembunyikan didalam hati.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an, adalah:

Dan Allah-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al – Maidah : 76)

12. Basar (Melihat)

Allah bisa melihat segala sesuatu yang ada. Penglihatan Allah gak terbatas dan dia mengetahui apapun yang terjadi di dunia ini.

Ada ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an adalah:

Dan Allah melihat atas apa yang kamu kerjakan. (QS. Al – Hujurat : 18)

Dan perumpamaan orang – orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buah dua kali lipat.

Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat. (QS Al – Baqarah : 265)

13. Qalam (Berfirman)

Allah itu berfirman dan dia bisa berbicara atau berkata secara sempurna tanpa bantuan dari apapun. Terbukti dari adanya firmanNya dari kitab – kitab yang diturunkan melalui para Nabi.

Ada ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an, adalah:

Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan kami) pada waktu yang telah kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya. (QS. Al – A’raf : 143)

14. Qadiran (Berkuasa)

Allah ini Maha Kuasa atas segala hal/sesuatu yang ada dialam semesta ini.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an, yaitu:

Hampir kilat itu menyambar pengelihatan mereka. Setiap kali sinar itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. jika Allah menghendaki, niscaya dia melenyapkan pendengaran dan pengelihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. (QS. Al – Baqarah : 20)

15. Muridan (Berkehendak)

Maksudnya adalah kalo Allah udah menakdirkan suatu perkara, maka gak ada yang bisa menolak dari kehendakNya.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an yaitu:

Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksanya terhadap apa yang Dia kehendaki. (QS. Hud : 107)

16. ‘Aliman (Mengetahui)

Allah adalah zat yang Maha Mengetahui segala sesuatu hal yang di tampakkan ataupun yang disembunyikan dariNya. Gak ada suatupun makhluk yang bisa menandingi pengetahuan milik Allah SWT.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an yaitu:

Dan Allah Maha Mengetahui sesuatu. (QS. An – Nisa : 176)

17. Hayyan (Hidup)

Dari sifat Allah yang satu ini dimaksudkan, bahwa Allah adalah dzat yang hidup dan gak akan mati, gak akan tidur ataupun lengah sedikitpun.

Seperti ayat yang menjelaskan didalam Al Qur’an yaitu:

Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup, yang tidak mati, dan bertasbihlah denga memuji-Nya. Dan cukuplah dia Maha Mengetahui dosa – dosa hambaNya. (QS. Al – Furqon : 58)

18. Sami’an (Mendengar)

Maksud dari sifat ini adalah Allah selalu mendengar pembicaraan manusia, permintaan, ataupun doa hambaNya.

19. Bashiran (Melihat)

Keadaan Allah yang melihat tiap – tiap yang maujudat (benda yang ada). Allah selalu melihat gerak gerik kamu. Makanya, hendaknya kamu selalu berbuat baik.

20. Mutakalliman (Berfirman atau berkata-kata)

Sama dengan Qalam, Mutakalliman juga berarti berfirman. Firman Allah terwujud melalui kitab – kitab suci yang diturunkan melalui para Nabi.


Sifat Mustahil Bagi Allah

Sifat Mustahil Bagi Allah

Sifat Mustahil Allah merupakan sifat yang gak mungkin ada atau kebalikan dari sifat wajib Allah. Nah, berikut adalah beberapa sifat mustahil Allah yaitu:

1. Adam

Sifat mustahil yang pertama adalah Adam, yang artinya adalah tiada. Sifat ini kebalikan dari sifat wajib Wujud yang artinya Ada.

2. Huduts

Sifat Huduts yang artinya bisa di perbaharui atau ada yang mendahului. Tentu, sifat ini jadi kebalikan atau lawan dari Qidam karena Allah merupakan Sang Pencipta alam semesta beserta isinya.

3. Fana’

Fana’ sendiri artinya binasa dan kebalikan dari sifat kekal yang artinya selama – lamanya. Allah SWT gak mungkin musnah, binasa ataupun mati karena Allah Abadi sampai selamanya.

4. Mumathalatuhu Lilhawadith

Sifat mustahil yang ini mempunyai arti menyerupai makhlukNya. Tentu hal ini berseberangan dengan sifat wajib Allah yang menandakan kalo Allah Maha Agung dan gak ada sesuatu yang menyerupai dan menandingi-Nya.

5. Qiyamuhu Bighayrih

Arti dari sifat mustahil yang ini adalah berdiri dengan yang lain. Sifat ini sangat berkebalikan dari sifat Allah yang gak memerlukan yang lain dan mampu mewujudkan atau mengatur segala sesuatu secara sempurna tanpa bantuan siapapun.

6. Ta’addud

Sifat ta’addud yang artinya lebih dari satu. Berkebalikan dengan sifat wajib wahdaniyah yang artinya esa atau tunggal. Allah SWT itu Maha Esa dan gak punya sekutu, gak beranak dan gak diperanakan.

7. ‘Ajzun

‘ajzun sendiri artinya lemah yang merupakan lawan dari Qudrat dengan arti berkuasa. Allah gak mungkin lemah karena Allah SWT berkuasa atas segala sesuatu.

8. Karahah

Karahah atau terpaksa, yang berkebalikan dengan sifat Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu.

9. Jahlun

Jahlun atau bodoh bukan menjadi sifat Allah. Karena, Allah Maha Sempurna dan udah menciptakan alam semesta beserta isinya.

10. Mautun

Allah SWT gak mungkin mempunyai sifat Maut. Karena, Allah gak akan mati dan akan kekal sampai kapanpun juga.

11. Syamamun

Allah SWT gak akan tuli dan Allah SWT merupakan yang Maha Mendengar segala sesuatu yang ada di alam semesta ini.

12. Ama

Ama atau buta merupakan kebalikan dari sifat Allah yang Maha Melihat apapun juga baik itu yang tampak ataupun yang disembunyikan.

13. Bakamum

Allah SWT gak mempunyai sifat bisu karena Allah Maha Berfirman dengan sempurna dan terbukti dengan terciptakan kitab suci melalui para Nabi.

14. Kaunuhu ‘Ajizan

Allah SWT gak mungkin lemah karena Allah Sang Maha Pencipta dari alam semesta dan seisinya serta mempunyai kuasa atas segala hal di dunia ini.

15. Kaunuhu Karihan

Allah SWT bukan zat yang terpaksa karena Allah Maha Berkehendak atas segala sesuatu dan gak ada seorangpun yang bisa mencegah-Nya.

16. Kaunuhu Jahilan

Allah SWT mempunyai sifat mustahil bodoh yang menjadi kebalikan dari sifat wajib yang menandakan kalo Allah Maha Mengetahui dan Melihat segala sesuatu yang ada di alam ini.

17. Kaunuhu Mayyitan

Allah SWT gak mungkin mati karena Allah Kekal dan abadi sampai kapanpun dan Allah gak akan pernah tidur karena mengawasi hamba-hamba-Nya setiap waktu.

18. Kaunuhu Asamma

Allah SWT gak mempunyai sifat tuli karena Allah SWT Maha Mendengar dan pendengaran-Nya gak terbatas dan meliputi segala hal.

19. Kaunuhu A’ma

Sifat mustahil yang artinya buta ini berkebalikan dengan sifat wajib Allah yang Maha Sempurna dengan penglihatannya.

20. Kaunuhu Abkama

Gak mungkin Allah mempunyai sifat bisu karena Allah SWT Maha Berfirman dengan kata  -kata yang sempurna dan udah tertuang dalam kitab suci-Nya.


Sifat Jaiz Bagi Allah

Sifat Jaiz Bagi Allah

Sifat Jaiz bagi Allah SWT ini artinya boleh bagi Allah SWT mengadakan sesuatu atau gak mengadakan sesuatu atau yang disebut juga dengan Mumkin.

Mumkin merupakan sesuatu hal yang boleh ada dan gak ada.

Jaiz ini artinya boleh – boleh aja, dengan makna Allah SWT menciptakan segala sesuatunya yaitu dengan gak ada paksaan dari sesuatupun.

Juga karena, Allah SWT bersifat Qudrat (kuasa) dan Iradath (kehendak), juga boleh – boleh aja bagi Allah SWT meniadakan akan segala sesuatu apapun yang dia mau.

Nah, itu dari beberapa sifat wajib dan mustahil bagi Allah SWT beserta isinya yang harus kamu ketahui sebagai umat muslim.

Semoga bisa membantu dan bermanfaat buat kalian semua yang membaca dan mengamalkannya 😀

Avatar
Riki Ramdhani

Mahasiswa Pendidikan Agama Islam di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Founder salah satu program kemanusiaan terbaik di Purwokerto, Musharaka Project.

Update : 4 Juni 2020 - Published : 21 Maret 2020

       

Satu pemikiran pada “Sifat Wajib dan Mustahil Allah”

Tinggalkan komentar