Sastra

Sebenarnya apa sih, yang dimaksud dengan sastra itu? Jadi,

Sastra yaitu ungkapan ekspresi manusia berupa karya tulisan atau lisan berdasarkan pemikiran, pendapat, pengalaman, sampai ke perasaan dalam bentuk yang imajinatif, cerminan kenyataan atau data asli yang dibalut dalam kemasan estetis melalui media bahasa.

Ingin tahu lebih jelas? Makanya, yuk simak ulasan yang ada dibawah ini!


Pengertian Sastra Menurut Para Ahli

Pengertian Sastra Menurut Para Ahli

1. Menurut KBBI

Sastra adalah karya tulis yang kalo dibandingkan dengan trulisan biasa lainnya, punya berbagai cirri keunggulan, keaslian, keartistikan, keindahan, isi dan ungkapan.

2. Menurut Semi

Sastra yaitu suatu bentuk dan hasil karya seni kreatif yang objeknya adalah manusia dan hidupnya memakai bahasa sebagai media.

3. Menurut Panuti Sudjiman

Sastra yaitu sebagai karya lisan atau tertulis yang menghadirkan berbagai karakteristik keunggulan seperti orisinalitas, artistik, keindahan konten dan ekspresi.


Fungsi Teks Sastra

Fungsi Teks Sastra

Dibawah ini, ada beberapa fungsi dari sebuah teks sastra, diantaranya adalah:

  • Fungsi Rekreatif

Yaitu sastra yang memberikan kesenangan atau hiburan bagi pembaca dan pendengarnya

  • Fungsi Didaktif

Yaitu sastra yang memberikan wawasan pengetahuan bagi pembaca dan pendengarnya.

  • Fungsi Estetis

Merupakan sastra yang mampu memberikan keindahan pembaca dan pendengar

  • Fungsi Moralitas

Adalah sastra yang memberi para pembaca dan pendengar pengetahuan tentang moral yang baik dan buruk.

  • Fungsi Religius

Adalah sastra yang menyajikan karya-karya yang berisi ajaran agama yang jadi teladan buat pembaca dan pendengarnya.


Ciri-Ciri Teks Sastra

Ciri-Ciri Teks Sastra

Berikut dibawah ini, ada beberapa ciri-ciri dari sebuah teks sastra yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  • Isinya itu menggambarkan manusia dengan berbagai persoalannya.
  • Gaya penyajiannya yang menarik yang berkesan dihati pembacanya atau pendengarnya.
  • Bahasanya yang indah atau juga tertata baik.

Struktur Teks Sastra

Struktur Teks Sastra

Berikut dibawah ini, ada beberapa struktur teks sastra, diantaranya yaitu:

1. Tema

Tema merupakan persoalan yang menduduki tempat utama dalam karya sastra.

Tema dibagi lagi menjadi 2 bagian, yaitu tema mayor dan tema minor.

Tema mayor yaitu tema yang sangat menonjol dan jadi persoalan. Tema minor yaitu tema yang gak menonjol.

2. Amanat

Amanat adalah pemecahan yang diberikan oleh pengarang bagi persoalan didalam karya sastra.

Amanat biasa disebut makna. Makna niatan yaitu makna yang diniatkan oleh pengarang buat karya sastra yang ditulisnya.

Makna muatan merupakan makna yang termuat dalam karya sastra tersebut.

3. Tokoh

Tokoh merupakan pelaku dalam karya sastra. Tokoh dibagi menjadi 3 jenis, yaitu tokoh utama dan datar.

Tokoh utama adalah tokoh yang sangat penting dalam mengambil peranan dalam karya sastra.

Tokoh datar (flash character) yaitu tokoh yang hanya menunjukan satu segi, misalnya baik saja atau buruk saja.

Tokoh bulat (round character) yaitu tokoh yang menunjukkan berbagai segi baik buruknya, kelebihan dan kelemahannya.

Dari segi kejiwaan ada 2 tokoh, tokoh introvert dan tokoh ekstrovert.

Tokoh introvert yaitu pribadi tokoh tersebut yang ditentukan oleh ketidaksadarannya. Tokoh ekstrovert yaitu pribadi tokoh tersebut ditentukan oleh kesadarannya.

Ada juga tokoh Protagonis yaitu tokoh yang disukai pembaca atau penikmat karena sifatnya.

Dan, tokoh antagonis yaitu tokoh yang gak disukai pembaca atau penikmat karena sifatnya.

4. Penokohan

Penokohan atau perwatakan ialah tehnik atau cara-caranya menampilkan tokoh.

Cara analitik, yaitu cara penampilan tokoh secara langsung melalui uraian pengarang, pengarang menguraikan ciri-ciri tokoh itu secara langsung.

Cara dramatik, yaitu cara menampilkan tokoh gak secara langsung tapi melalui gambaran ucapan, perbuatan, dan komentar atau penilaian pelaku atau tokoh lain dalam suatu cerita.

5. Alur

Alur atau plot, yaitu rangkaian peristiwa yang punya hubungan sebab akibat sehingga jadi satu kesatuan yang padu, bulat, dan utuh.

Alur mempunyai beberapa bagian, yang diantaranya sebagai berikut ini:

  • Awal, yaitu pengarang mulai memperkenalkan tokoh-tokoh.
  • Tikaian, yaitu terjadinya konflik di antara tokoh-tokoh pelaku.
  • Puncak, yaitu saat puncak konflik di antara tokoh-tokoh.
  • Leraian, yaitu saat peristiwa konflik semakin reda dan perkembangan alur mulai terungkap.
  • Akhir, yaitu saat seluruh peristiwa atau konflik udah terselesaikan.

6. Latar dan Pelataran

Latar atau setting, yaitu tempat atau waktu terjadinya peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sebuah karya sastra.

Latar atau setting ini dibagi menjadi 2 bagian, diantaranya adalah:

  • Latar material yaitu lukisan latar belakang alam atau lingkungan dimana tokoh ada.
  • Latar sosial yaitu lukisan tatakrama tingkah laku, adat, dan pandangan hidup.

Sedangkan, kalo pelataran merupakan cara atau tekhnik menampilkan latar.


Jenis-Jenis Teks Sastra

Jenis-Jenis Teks Sastra

Berikut dibawah ini, ada beberapa jenis-jenis dari teks sastra, diantaranya adalah:

1. Prosa

Prosa adalah jenis karya sastra yang berbeda dari puisi, meski banyak yang percaya itu sama.

Prosa itu sendiri mempunyai lebih banyak ritme. Sedangkan, penggunaan kata yang tidak bermajas.

Lebih jelasnya, prosa sering disebut sebuah tulisan bebas yang gak terikat oleh aturan-aturan tertentu dalam pembuatannya.

2. Puisi

Dalam puisi, kamu harus memperhatikan diksi. Sedangkan, pilihan bahasa yang digunakan lebih banyak yang bermajas atau lebih konotatif.

Puisi ini mempunyai jenis yang berbeda berdasarkan temanya. Untuk puisi umumnya sangat digemari oleh anak muda, tentu aja puisi cinta.

Terutama untuk saat-saat menyatakan cinta, puisi seperti ini dicari.

3. Drama

Dongeng yaitu karya sastra kuno yang berisi cerita-cerita yang cenderung menjadi fiksi atau hayalan yang luar biasa.

Masyarakat percaya bahwa dongeng tersebut gak benar-benar terjadi.

Sedangkan, asal usul dongeng itu sendiri udah diturunkan dari generasi ke generasi oleh nenek moyang sebagai cerita rakyat tradisional.

4. Hikayat

Hikayat merupakan karya sastra dalam bentuk prosa. Didalamnya terdapat kisah, cerita dan dongeng.

Tapi, sebagian besar hikayat ini memakai bahasa Melayu yang bisa sangat sulit dipahami, terutama buat orang awam. Biasanya hikayat dibaca agar jadi hiburan.


Unsur Teks Sastra

Unsur Teks Sastra

1. Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik yaitu unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari dalam yang mewujudkan struktur suatu karya sastra.

2. Unsur Ekstrinsik

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membentuk karya sastra dari luar sastra itu sendiri.

Untuk pendekatan diperlikan ilmu-ilmu kerabat seperti sosiologi, psikologi, dan lain sebagainya.


Selamat belajar dan semoga bisa membantu 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 19 Mei 2021 - Published : 16 Januari 2021