Perbedaan Nabi dan Rasul

Nabi dan Rasul mempunyai tugas utama yang sama dari Allah SWT yaitu sebagai perantara buat mengajarkan agama Islam dengan baik dan juga benar.

Sebagai umat yang beragama, khususnya agama Islam. Kamu harus percaya adanya Nabi dan Rasul seperti yang tertera atau ada didalam rukun iman yang keempat.

Ada beberapa perbedaan mendasar dari Nabi dan Rasul menurut Islam. Semua Rasul berarti Nabi, sedangkan Nabi belum tentu Rasul.

Apa aja perbedaannya? Penasaran kan? Langsung aja simak pembahasannya pada artikel dibawah ini!


Pengertian Nabi dan Rasul

Pengertian Nabi dan Rasul

Penjelasan mengenai keberadaan Nabi dan Rasul sebagai wakil Allah SWT di dunia, juga tertuang dalam kitab suci Al-Quran, yaitu:

Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak (pula) seorang nabi, kecuali apabila ia mempunyai sebuah keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu.

Allah SWT menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu dan Allah menguatkan ayat-ayatNya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. Al-Hajj : 52)

Nabi berasal dari kata “naba“, yang mempunyai arti dari tempat yang tinggi.

Nabi merupakan manusia yang diberi wahyu oleh Allah SWT dengan tanpa diperintahkan menyampaikan wahyu atau risalah tersebut kepada seluruh umat manusia.

Wahyu yang diterima Nabi dari Allah gak wajib disampaikan atau diajarkan kepada umatnya. Tapi, Nabi tetap mempunyai kewajiban buat mengamalkannya.

Sedangkan,

Rasul berasal dari kata “risalah“, yang mempunyai arti menyampaikan.

Rasul yaitu seseorang yang mendapat wahyu dan kepercayaan dari Allah SWT, selanjutnya diamalkan dan mempunyai kewajiban menyampaikan wahyu tersebut kepada umatnya.


Perbedaan Nabi dan Rasul

Perbedaan Nabi dan Rasul

1. Tingkatan Jenjang Nabi dan Rasul

Tingkatan jenjang atau derajat Rasul lebih tinggi/utama dibandingkan dengan Nabi. Karena, Rasul diutus secara langsung oleh Allah SWT sebagai orang – orang pilihan.

2. Utusan Nabi dan Rasul Pertama

Nabi dan Rasul mempunyai perbedaan dari utusan pertamanya.

Nabi pertama yang diutus oleh Allah SWT adalah Nabi Adam Alaihissalam. Sedangkan, Rasul pertama yang diutus oleh Allah SWT adalah Nuh Alaihissalam.

3. Berdasarkan Pengutusan

Perbedaan Nabi dan Rasul yang selanjutnya adalah berdasarkan pengutusannya.

Nabi diutus langsung oleh Allah SWT buat kaum yang udah beriman.

Sedangkan,

Rasul diutus langsung oleh Allah SWT buat kaum kafir ataupun kaum yang sebelumnya belum beriman kepada Allah SWT.

4. Berdasarkan Penyampaian Wahyu

Perbedaan Nabi dan Rasul berikutnya yaitu berdasarkan penyampaian wahyunya.

Nabi menerima wahyu dari Allah SWT, kemudian dipakai buat dirinya sendiri. Dan, Nabi menerima wahyunya melalu perantara mimpi.

Sedangkan, kalo

Rasul memperoleh wahyu buat disampaikan kepada suatu umat ataupun di suatu wilayah.

Dan, Rasul memproleh wahyunya secara langsung dari Allah SWT melalui mimpi atau melalui malaikat dengan cara berkomunikasi secara langsung.

5. Berdasarkan Syariat

Dalam hal syariat, Nabi mempunyai tugas buat melanjutkan syariat atau menguatkan syariat dari Rasul yang yang telah diutus sebelumnya.

Sementara itu,

Rasul diutus langsung oleh Allah SWT supaya bisa membawa syariat yang baru.

6. Berdasarkan Jumlah Nabi dan Rasul

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban didalam shahihnya dari Abu Dzar al Ghifary berkata,

“Aku bertanya kepada Rasulullah SAW berapakah jumlah para Nabi?” Beliau SAW bersabda, “124.000.” Lalu aku bertanya berapa jumlah para Rasul? Maka beliau Rasulullah SAW bersabda, “313.”

Tapi, demikian hadits ini tidaklah mutawatir yang mengharuskannya menjadi shahih.

Meskipun begitu, sebenarnya cuma ada 25 nabi dan juga rasul yang perlu kamu ketahui dan pelajari.

Dan dari 25 Nabi dan Rasul tersebut, ada 5 orang yang dijuluki sebagai Ulul Azmi. Diantaranya adalah Nuh as, Ibrahim as, Musa as, Isa as, dan Muhammad SAW.

7. Berdasarkan Percobaan Pembunuhan

Nabi dan Rasul mempunyai perbedaan dalam hal percobaan pembunuhan.

Ada Nabi yang dibunuh oleh kaumnya sendiri. Sedangkan, Allah SWT menyelamatkan Rasul dari percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh kaumnya.

Seperti contohnya diangkatnya Nabi Isa Alaihissalam saat akan dibunuh.

Nah, buat penjelasan singkatnya, aku kasih pada tabel yang ada dibawah ini cuy.

PerbedaanNabiRasul
Tingkatan JenjangBerada dibawah RasulJenjang lebih tinggi
Utusan PertamaNabi Adam AlaihissalamNuh Alaihissalam
PengutusanUntuk kaum berimanUntuk kaum kafir
Penyampaian WahyuTidak wajib disampaikan
kepada orang lain
Wajib disampaikan kepada umat
SyariatMelanjutkan syariat dari Rasul
yang sebelumnya
Diutus secara langsung oleh Allah SWT
dan membawa syariat baru
Jumlah124.000313
Percobaan PembunuhanAda yang dibunuh oleh kaumnyaDiselamatkan oleh Allah SWT atas
percobaan pembunuhan

Itulah tadi, beberapa penjelasan perbedaan Nabi dan Rasul secara lengkap menurut sudut pandang Islam yang harus kamu ketahui.

Sebagai tambahan ilmu pengetahuan, dan juga meningkatkan keimanan terhadap ajaran agama Islam. Semoga artikel tersebut bermanfaat dan juga membantu 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu

Update : 17 Juni 2020 - Published : 17 Juni 2020

       

Tinggalkan komentar