Informasi Seputar Fungsi Pajak yang Harus Diketahui Generasi Milenial

Bagi kalangan generasi milenial, pengetahuan seputar pajak adalah salah satu hal yang mungkin menjadi sesuatu hal yang kurang menarik untuk dibahas.  

ADVERTISEMENT
X CLOSE
X CLOSE
Advertisements

Apakah kamu juga demikian?

Jika kamu merasa belum paham mengenai dunia perpajakan, setidaknya kamu harus mengetahui terlebih dahulu beberapa fungsi pajak.

Apa sajakah itu?

Mari simak ulasan berikut!

Pajak sendiri merupakan sebuah iuran wajib yang harus dibayarkan oleh setiap individu atau organisasi sebanyak nominal tertentu sesuai dengan peraturan undang-undang yang berlaku.

Pajak ini sifatnya terikat dan memaksa, artinya setiap warga negara wajib membayar pajak dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

Adapun fungsi iuran pajak ini dibagi menjadi 4 bagian.

Fungsi Anggaran (Budgetair)

fungsi anggaran pajak

Pajak memiliki 4 fungsi pokok yang harus kamu ketahui.

Fungsi yang pertama adalah budgetair atau fungsi anggaran.

Fungsi ini berhubungan dengan kewajiban negara dalam mengayomi seluruh masyarakatnya.

Negara bertugas untuk memberikan pelayanan dan fasilitas yang memadai mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, layanan public, hingga infrastruktur.

Maka, fungsi pajak adalah sebagai penyedia sumber dana pemerintah guna membiayai kebutuhan layanan bagi masyarakatnya, seperti yang sudah disebutkan di atas.

Hal inilah yang membuat pemerintah selalu membuat anggaran khusus yang diambil dari sektor perpajakan.

Apakah fungsi ini sudah kamu ketahui?

Fungsi Mengatur (Regulerend)

fungsi mengatur regulerend

Fungsi yang kedua dari bidang perpajakan adalah regulerend atau mengatur.

Fungsi ini artinya sebagai alat pelaksana atau pengatur kebijakan yang dibuat pemerintah di bidang ekonomi sosial.

Fungsi ini bisa kamu temui saat kamu membeli barang dari luar negeri dengan harga yang diizinkan.

Jika kamu mengalami hal ini, barang kamu akan dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Fungsi Stabilitas

fungsi stabilitas

Fungsi stabilitas menjadi fungsi pajak yang ketiga.

Peran dari fungsi stabilitas adalah sebagai penentu keseimbangan ekonomi dalam sebuah negara.

Agar kamu mengerti tentang fungsi ini, contohnya adalah negara Indonesia sedang mengalami inflasi yang cukup ekstrim.

Maka, pemerintah akan membuat kebijakan perpajakan yang sesuai dengan kondisi tersebut.

Fungsi penyeimbang ini juga akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di suatu negara, karena jika kondisi ekonomi sosial stabil, bisa dipastikan kehidupan masyarakatnya juga makmur dan tercukupi.

Maka, kamu jangan lupa bayar pajak tepat waktu ya!

Fungsi Redistribusi Pendapatan

fungsi redistribusi pendapatan

Fungsi terakhir dari pajak adalah redistribusi pendapatan.

Fungsi ini sebagai cara untuk meratakan pendapatan masyarakat di suatu negara.

Pajak yang sudah terkumpul akan dibuat untuk membuka lapangan kerja sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, budaya konsumtif dalam pembelian barang mewah juga akan dikenakan pajak dengan besaran tertentu.

Pajak merupakan salah satu bagian penting yang pasti ada dalam kehidupan masyarakat di sebuah negara.

Jika kamu masih duduk di bangku sekolah, tidak ada salahnya untuk memahami bab perpajakan, sekaligus mengetahui bahwa fungsi pajak yang telah dibayarkan juga akan kembali ke masyarakat lagi.

Daftar Pustaka

Haryono. 2018. Ekonomi. Dasar-dasar Akuntansi. Yogyakarta : BPFE.

Mulyono, D. 2010. Ekonomi. Panduan Brevet Pajak : Pajak Penghasilan. Yogyakarta : ANDI.

Vira Mahdiya

Saya mendalami Ilmu Pengetahuan Sosial sewaktu SMA dan sekarang Alhamdulillah menjadi mahasiswi di salah satu universitas favorit di Yogyakarta

Update : 24 Januari 2022 - Published : 24 Januari 2022