Strategi Pemasaran

Vira 1 Juni 2023

Menentukan strategi pemasaran oleh sebuah pemilih usaha menjadi salah satu hal yang sangat penting.

Hal ini dilakukan agar usaha tersebut terus berkembang dan bertahan dalam waktu yang lama.

Beberapa pemilik usaha menentukan strategi tersebut sambil berjalannya usaha. Sebagian lagi menyiapkan strategi sebelum memulainya.

Apa Itu Strategi Pemasaran?

apa itu strategi pemasaran

Strategi pemasaran adalah upaya perusahaan untuk memperkenalkan produk yang mereka miliki sehingga menambah penjualan dan laba untuk perusahaan.

Strategi marketing menjadi sangat penting, mengingat roda finansial perusahaan bergantung dengan penjualan produk yang dihasilkan.

Pada perusahaan-perusahaan besar tidak jarang ditemukan tim khusus yang berkompeten dalam hal pemasaran atau marketing sebuah produk.

Di balik sales yang bertugas turun ke lapangan untuk memasarkan produk secara langsung, terdapat tim khusus yang menyusun strategi tersebut.


Pengertian Strategi Pemasaran Menurut Para Ahli

strategi pemasaran menurut para ahli

Selain pengertian yang sudah disebutkan di atas, para ahli juga mengemukakan pengertian strategi marketing dengan teorinya masing-masing.

Berikut ini beberapa contoh pengertian strategi pemasaran berdasarkan para ahli:

Kotler dan Amstrong

Menurut Kotler dan Amstrong (2008), strategi marketing adalah pemikiran penyusunan rencana pemasaran yang memiliki tujuan untuk menyampaikan nilai tertentu dan mendapat keuntungan dari hubungan baik dengan konsumen.

Kurtz

Menurut Kurtz (2008), strategi penjualan atau penjualan adalah berbagai program perusahaan dalam menentukan target pasar serta kepuasan konsumen.

Tujuan ini dicapai dengan adanya proses kolaborasi antara marketing, produk, distribusi hingga promosi dan harga.

Philip Kotler

Lain lagi Menurut Philip Kotler. Menurut ahli yang satu ini, strategi marketing adalah pola pemikiran yang dibentuk oleh perusahaan dan berfungsi sebagai alat untuk mencapai target tertentu.

Dalam pemikiran tersebut terkandung strategi dalam berbagai aspek, yaitu target pasar, penentuan posisi, bauran pemasaran dan budget pemasaran.

Tjiptono

Sedangkan menurut Tjiptono, strategi pemasaran adalah sebuah alat yang dibuat secara khusus oleh perusahaan untuk mencapai sebuah tujuan pemasaran.

Program pemasaran tersebut tetap tidak melupakan kepuasan konsumen.

Stanton

Terakhir adalah pendapat dari Stanton, ia mengatakan bahwa pengertian strategi marketing adalah hal-hal yang berkaitan dengan tujuan untuk membuat dan memberi harga sampai dengan penyaluran produk (barang atau jasa).

Produk yang dijual dipasaran diharapkan mampu memuaskan para konsumen.


Fungsi Strategi Pemasaran

fungsi strategi pemasaran

Dalam strategi pmasaran, terdapat empat fungsi yang sangat mempengaruhinya, yaitu:

Meningkatkan Motivasi untuk Melihat Masa Depan

Salah satu fungsi adanya strategi penjualan atau pemasaran adalah untuk membuat manajemen perusahaan mampu melihat masa depan dan berpikir dalam cara yang berbeda.

Kedua hal ini sangat penting dilakukan demi kelangsungan perusahaan dan juga meningkatkan penjualan pada produk yang mereka hasilkan.

Meskipun dituntut untuk mampu melihat pasar dengan cara yang berbeda, namun perusahaan tetap harus mengetahui dan mengikuti ritme pasar yang sedang berlangsung.

Dengan pengetahuan ritme pasar tersebut dapat dijadikan acuan analisa untuk membuat ‘gebrakan’ dalam pasar sehingga perusahaan dapat menghasilkan image baru dan atensi dari konsumen.

Sebagai contoh, perusahaan smartphone memiliki strategi marketing yang sangat baik.

Dengan melihat kebutuhan pengguna smartphone, kemudian mereka membuat produk yang dapat memenuhinya (seperti spesifikasi kamera dan memori internal).

Dengan adanya strategi marketing yang baik, mampu membuat konsumen merasa harus mengganti ponsel lamanya dengan yang baru.

Koordinasi Pemasaran yang Lebih Efektif

Berbeda perusahaan tentu saja berbeda pula strategi pemasarannya.

Perbedaan tersebut disebabkan karena adanya perbedaan visi, misi dan target pada masing-masing perushaan.

Strategi ini sebagai alat yang menentukan arah jalannya perusahaan di kemudian hari dan juga meningkatkan penjualan sehingga didapat laba yang semakin banyak.

Dengan adanya kepentingan tersebut, maka menjadi sangat perlu bagi perusahaan untuk membentuk tim marketing yang kompeten dalam bidangnya sehingga mampu menghasilkan strategi yang efektif dan tepat sasaran.

Merumuskan Tujuan Perusahaan

Dengan adanya strategi pemasaran, para pelaku usaha lebih mudah memahami tujuan perusahaan tersebut.

Setelah adanya rumusan tujuan yang memiliki batas jelas, para pelaku usaha pun semakin mudah memahaminya sehingga

Tujuan tersebut bisa berupa target pasar, target keuntungan, perluasan pasar hingga target penjualan per unit. Jika tujuan tersebut tercapai, maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan juga.

Pengawasan Kegiatan Pemasaran

Perusahaan yang memiliki strategi penjualan tertentu akan membuat pengawasan pekerjaan para pekerjanya semakin mudah.

Hal ini disebabkan tim pengawasan memiliki acuan yang jelas dalam mengawasi kinerja dan kualitas kerja yang efektif.

Strategi marketing juga berfungsi sebagai acuan perusahaan dalam mencari calon pekerja dan kemampuan para pekerja tersebut.

Selain itu, perusahaan juga harus menyiapkan reward yang sepadan dengan prestasi kerja para karyawan demi meningkatkan kualitas kerja para karyawan tersebut.

Itulah sebabnya pada bidang marketing sering kali ditemukan adanya bonus dengan nominal yang cukup besar dalam setiap target pencapaian.


Tujuan Strategi Pemasaran

tujuan strategi pemasaran

Dalam strategi pemasaran, terdapat 4 tujuan utama yang dibentuk agar perusahaan mampu mencapai tujuan pemasaran.

Berikut ini beberapa tujuan tersebut:

  1. Pertama, meningkatkan kualitas komunikasi antara tim marketing dalam perusahaan. Dengan adanya komunikasi yang baik maka hubungan antar karyawan pun semakin dekat sehingga penyampaian tujuan perusahaan juga semakin mudah disampaikan dan dipahami.
  2. Sebagai alat untuk mengukur hasil pemasaran berdasarkan target prestasi yang sudah ditentukan dalam perusahaan tersebut.
  3. Sebagai dasar dalam mengambil keputusan pemasaran agar mencapai efektivitas namun tetap mengikuti realita masyarakat yang sedang terjadi.
  4. Sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan adaptasi jika sewaktu-waktu terjadi perubahan dalam pemasaran produk.

Konsep Strategi Pemasaran

Konsep strategi pemasaran

Para ahli mengatakan bahwa kunci strategi marketing mengacu pada kepuasan pelanggan.

Itu berarti setiap perusahaan memiliki strategi khusus yang berbeda-beda, disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan perusahaan tersebut.

Namun pada dasarnya, terdapat 5 konsep dasar untuk membentuk sebuah strategi pemasaran, yaitu:

Segmentasi Pemasaran

Setiap konsumen pasti memiliki kebutuhan, daya beli dan kebiasaan yang berbeda.

Dengan adanya perbedaan tersebut, maka perusahaan harus mampu membuat sifat pasar yang heterogen menjadi homogen.

Jika pasar sudah dibentuk menjadi homogen tentu akan membuat kemungkinan penjualan semakin besar.

Marketing Positioning

Pada dasarnya tidak ada perusahaan yang mampu menguasai pasar sepenuhnya.

Itulah sebabnya setiap perusahaan harus memiliki pola yang khas agar mampu berada dalam posisi stabil dan kuat dalam pasar.

Penentuan posisi tersebut harus disesuaikan dengan target pasar yang sudah ditentukan oleh perusahaan itu sendiri.

Market Entry Strategy

Untuk mendapatkan target pasar yang baru tentu tidak mudah dilakukan.

Itu sebabnya banyak perusahaan yang menyusun strategi pemasaran khusus agar dapat mencapai tujuan tersebut.

Beberapa cara untuk mendapatkannya yaitu dengan cara membeli perusahaan lain dengan target pasar berbeda, melakukan internal development atau melakukan kerja sama dengan perusahaan lain.

Marketing Mix Strategy

Marketing mix adalah kumpulan dari berbagai aspek dalam pemasaran yang telah ditentukan dan disepakati oleh sebuah perusahaan.

Marketing mix diharapkan mampu memberi kepuasan pada konsumen dan juga mampu mempengaruhi reaksi konsumen terhadap produk tersebut.

Beberapa variabel tersebut adalah produk, price, place, promotion, participant, process dan people physical evidence.

Meskipun variabel-variabel yang tersebut sudah memiliki batasan yang jelas, namun perusahaan tetap harus menentukan strategi yang tepat untuk mempresentasikannya kepada publik.

Timing Strategy

Strategi marketing tidak terlepas dari timing strategy.

Perusahaan harus mampu menganalisa waktu pemasaran dan produksi yang tepat agar dapat mencapai target penjualan yang sudah ditentukan sebelumnya oleh perusahaan tersebut.

Sebagai contoh kasus, jika kondisi cuaca Indonesia sedang dalam musim hujan, maka perusahaan yang menyediakan produk dingin seperti ice cream dan sebagainya harus menentukan strategi yang cocok dalam kondisi tersebut.


Contoh Strategi Pemasaran

contoh strategi pemasaran

Setelah mengetahui apa itu strategi marketing, sekarang saatnya untuk mempelajari contoh strategi pemasaran barang dan jasa secara konkret dan yang sudah sering kali digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Partnership

Strategi marketing dengan cara melakukan kerja sama dengan perusahaan atau pihak lain dinilai memiliki nilai ekonomi yang lebih murah namun berdampak cukup signifikan bagi perusahaan tersebut.

Dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan lain yang memiliki target pasar berbeda, maka akan membuat perusahaan tersebut memperluas pasar.

Bekerja Sama Dengan Influencer

Di era digital seperti saat ini, media sosial memiliki peran yang sangat penting dalam hal penyebaran informasi, juga bisa dijadikan sebagai strategi pemasaran jasa yang mudah.

Banyak perusahaan yang juga sudah memanfaatkan kondisi tersebut dengan cara bekerjasama dengan influencer.

Influencer yang dimaksud adalah influencer di berbagai platform seperti instagram, youtube, twitter, blog dan lain sebagainya.

Influencer dipilih karena memiliki massa yang tidak sedikit sehingga pengaruhnya terhadap pengikutnya tersebut pun sangat besar.

Para pengikut tersebut dinilai memiliki kepercayaan yang lebih tinggi kepada idolanya.

Jika kamu bingung untuk membuat kerjasama dengan influencer dalam platform apa, kamu bisa menganalisa produk, strategi pasar dan juga jumlah pengikut dari influencer tersebut.

Pilih yang memiliki kemungkinan dan pengaruh yang lebih besar dalam penjualan produk kamu.

Perjanjian yang dibuat dengan influencer pun beragam, di antaranya adalah exposure, uang tunai dan lain sebagainya.

Melibatkan Karyawan

Melibatkan karyawan dalam sebuah proyek pemasaran produk perusahaan merupakan salah satu cara untuk mencapai target pemsaran yang diinginkan.

Coba libatkan karyawan Anda dalam beberapa proyek yang cocok untuk dilibatkan dengan karyawan perusahaan tersebut. Strategi ini memiliki dampak yang cukup signifikan.

Karyawan yang dilibatkan dalam proyek perusahaan tentu akan merasa senang dan banggga dengan pencaian dirinya sehingga ketika konten pemasaran sudah selesai dibuat, karyawan tersebut akan dengan senang hati menyebarkan konten itu.

Selain membanggakan pencapaian dirinya sendiri, karyawan juga merasa senang karena dapat membantu keberhasilan perusahaan.

Menjaga Pelanggan Lama atau Pelanggan Setia

Pada umumnya, pelanggan lama adalah pelanggan yang tetap setia membeli dan menggunakan produk dari perusahaan tersebut.

Sehingga perusahaan perlu untuk menjaga dan memperhatikan kepuasan pelanggan ini.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan reward berupa souvenir, voucher diskon dan lain sebagainya untuk bukti bahwa perusahaan menghargai kesetiaan pelanggan tersebut.

Pada pelanggan setia juga sering kali ditemui bahwa mereka melakukan promosi produk kepada lingkungannya karena mereka terpuaskan dengan produk tersebut.

Meskipun terdengar sederhana, namun strategi pemasaran merupakan hal yang krusial dan harus disusun oleh tim yang kompeten.

Tidak hanya untuk menghasilkan strategi yang baik tetapi juga harus mampu melakukan analisa produk dan pasar agar meningkatkan kualitas pemasaran perusahaan.


DAFTAR PUSTAKA

daftar pustakaa

Bangsawan. 2015. Ekonomi. Manajemen Pemasaran Usaha Kecil. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Sujarweni. 2015. Ekonomi. Statistik Untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.

Vira Mahdiya

Saya mendalami Ilmu Pengetahuan Sosial sewaktu SMA dan sekarang Alhamdulillah menjadi mahasiswi di salah satu universitas favorit di Yogyakarta

Artikel Terkait

Contoh Kebutuhan Sekunder


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
27 Juli 2023

Contoh Kebutuhan Primer


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
26 Juli 2023

Bentuk-Bentuk Badan Usaha


Warning: Undefined variable $url in /www/wwwroot/cerdika.com/wp-content/themes/gpblogpro/single.php on line 74
Arli
26 Juli 2023