Penulisan Gelar

Penulisan gelar itu bukan perkara yang besar, tapi kalo gak dipahami betul cara penulisannya, tentu bisa jadi masalah.

Banyak orang masih keliru dalam cara penulisannya, kendati penulisannya gak sesulit apa yang orang awam bayangkan.

Menyaksikan adanya fakta itu, pemerintah membuat suatu pedoman khusus dalam penulisan gelar supaya gak terjadi lagi kesalahan dalam penulisannya.

Ingin tahu? Cara penulisan gelar yang benar? Makanya, simak ulasan dibawah ini yuk!


 

 

Panduan Penulisan Gelar Menurut EYD

Panduan Penulisan Gelar Menurut EYD

Padahal dalam penulisan gelar haruslah tepat, karena mengandung informasi tentang satu orang yang bisa aja diperlukan oleh orang lain.

Nah, buat menuliskan gelar ini kalo ada kesalahan, maka bisa dimaknai berbeda juga oleh orang lain.

Makanya, kamu perlu tahu kalo buat menulis gelar ternyata ada aturan, dan cara yang benar dan sesuai dengan EYD.

Pemerintah udah mengeluarkan tata cara dan aturan tentang penulisan gelar seseorang supaya gak ada kesalahan dalam penulisannya.

Tata cara dan aturan menulis gelar yang harus kamu tahu, yaitu:

  • Gelar yang diperoleh dituliskan sebelum atau setelah nama lengkap seseorang.
  • Setiap gelar yang dituliskan diharuskan memakai tanda titik (.) buat menghubungkan huruf yang satu dengan satu huruf lainnya.
  • Kalo gelar ditulis setelah nama maka setelah nama harus ada tanda koma (,) buat memisahkannya.
  • Kalo seseorang punya gelar lebih dari satu, maka cara penulisannya adalah masing-masing gelar yang ditulis dipisahkan dengan tanda koma (,). Buat contohnya seperti ini: Sari Nasution, S.Pd.,S.H.

Karena di Indonesia ada banyak jenjang sekolah atau perguruan tinggi.

Maka, cara penulisan gelar yang benar akan kami informasikan berdasarkan tingkat pendidikannya dan singkatannya yang banyak digunakan di Indonesia.


 

 

Panduan Penulisan Gelar Diploma

Panduan Penulisan Gelar Diploma

Gelar untuk Diploma Satu (D1)

  • Ahli Pratama : A.P.

Gelar untuk Diploma Dua (D2)

  • Ahli Muda : A.Ma.

Gelar untuk Diploma Tiga (D3)

  • Ahli Madya : A.Md.

Singkatan lain berdasarkan jenis jurusannya antara lain:

  • Ahli Madya Pariwisata = A.Md.Par.
  • Ahli Madya Pendidikan = A.Md.Pd.,
  • Ahli Madya Kebidanan = A.Md.Bid.
  • Ahli Madya Keperawatan = A.Md.Per.
  • Ahli Madya Kesehatan = A.Md.Kes.

Contoh Penulisan Gelar Diploma

Contoh penulisan gelar untuk Diploma yang benar, yaitu seperti berikut ini:

  • Rangga Aditya A.P.Par. = Ahli Pratama Pariwisata
  • Rangga Aditya A.P.Kom. = Ahli Pratama Komputer
  • Rangga Aditya A.Ma.Pust. = Ahli Muda Perpustakaan
  • Rangga Aditya A.Ma.Pd. = Ahli Muda Pendidikan
  • Rangga Aditya A.Md.Ak. = Ahli Madya Akuntansi
  • Rangga Aditya A.Md.Kom. = Ahli Madya Komputer
  • Rangga Aditya A.Md.Far. = Ahli Muda Farmasi
  • Rangga Aditya A.Md.Keb. = Ahli Muda Kebidanan
  • Rangga Aditya A.Md.Kep. = Ahli Madya Keperawatan
  • Rangga Aditya A.Md.K.G. = Ahli Madya Kesehatan Gigi

 

 

Panduan Penulisan Gelar Sarjana

Panduan Penulisan Gelar Sarjana

Nah, buat gelar Sarjana ada dua macam yaitu gelar Sarjana dari universitas dalam negeri dan dari universitas luar negeri.

Buat contoh penulisan gelar Sarjana dari Universitas dalam Negeri yang umum dipakai di Indonesia yaitu sebagai berikut:

  • S.Ag. (Sarjana Agama)
  • S.Pd. (Sarjana Pendidikan)
  • S.Si. (Sarjana Sains)
  • S.Psi. (Sarjana Psikologi)
  • S.Hum. (Sarjana Humaniora)
  • S.Kom. (Sarjana Komputer)
  • S.Sn. (Sarjana Seni)
  • S.Pt. (Sarjana Peternakan)
  • S.Ked. (Sarjana Kedokteran)
  • S.Th.I. (Sarjana Theologi Islam)
  • S.Kes. (Sarjana Kesehatan)
  • S.Sos. (Sarjana Sosial)
  • S.Kar. (Sarjana Karawitan)
  • S.Fhil. (Sarjana Filsafat)
  • S.T. (Sarjana Teknik)
  • S.P. (Sarjana Pertanian)
  • S.S. (Sarjana Sastra)
  • S.H. (Sarjana Hukum)
  • S.E. (Sarjana Ekonomi)
  • S.Th.K. (Sarjana Theologi Kristen)
  • S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik)
  • S.K.M. (Sarjana Kesehatan Masyarakat)
  • S.H.I. (Sarjana Hukum Islam)
  • S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)
  • S.Fil.I. (Sarjana Filsafat Islam)
  • S.Pd.I. (Sarjana Pendidikan Islam)

Contoh Penulisan Gelar Sarjana

Buat contoh penulisan gelar Sarjana yang baik dan benar, yaitu seperti berikut ini:

  • Aditya Rangga, S.Pd.I. = Sarjana Pendidikan Islam
  • Aditya Rangga, S.H.I. = Sarjana Hukum Islam
  • Aditya Rangga, S.Kom. = Sarjana Komputer
  • Aditya Rangga, S.Sos. = Sarjana Sosial
  • Aditya Rangga, S.H. = Sarjana Hukum
  • Aditya Rangga, S.E. = Sarjana Ekonomi
  • Aditya Rangga, S.Kes. = Sarjana Kesehatan
  • Aditya Rangga, S.Pd. = Sarjana Pendidikan
  • Aditya Rangga, S.Ked. = Sarjana Kedokteran
  • Aditya Rangga, S.T. = Sarjana Teknik

 

 

Panduan Penulisan Gelar Sarjana Luar Negeri

Panduan Penulisan Gelar Sarjana Luar Negeri

Pada lulusan kampus luar negeri, penulisan gelar sarjana biasanya diawali dengan huruf B (yang berarti Bachelor dan setara dengan sarjana di Indonesia).

Hampir sama yang ada di Indonesia, setelahnya diikuti dengan jurusan yang diambil.

Contoh Penulisan Gelar Sarjana Luar Negeri

Buat contoh penulisan gelar Sarjana Luar Negeri yang baik dan benar, yaitu seperti berikut ini:

  • B.A. (Bechelor of Arts)
  • B.Sc. (Bechelor of Science)
  • B.Ag. (Bechelor of Agriculture)
  • B.E. (Bechelor of Education)
  • B.D. (Bechleor of Divinity)
  • B.Litt. (Bechelor of Literature)
  • B.M. (Bechelor of Medicine)
  • B.Arch. (Bechelor of Architrcture)

 

 

Panduan Penulisan Gelar Magister

Panduan Penulisan Gelar Magister

Cara penulisan gelar yang benar buat seseorang yang udah menyelesaikan studinya di tingkat S2 atau Magister biasanya ditulis dengan huruf M besar lalu baru bidang studinya.

Berikut ini, ada berbagai gelar magister yang ada di Indonesia, diantaranya yaitu:

  • Magister Administrasi Bisnis (M.A.B.)
  • Magister Administrasi Pendidikan (M.A.Pd.)
  • Magister Administrasi Publik (M.A.P.)
  • Magister Administrasi Rumah Sakit (M.A.R.S.)
  • Magister Agama (M.A./M.Ag., sekarang M.Ag.)
  • Magister Agama bidang Hukum (M.A.Hk.)
  • Magister Agama bidang Humaniora (M.A.Hum.)
  • Magister Agama bidang Kedokteran (M.A.Ked.)
  • Magister Agama bidang Pendidikan (M.A.Pd.)
  • Magister Agama bidang Sains (M.A.Si.)
  • Magister Agrikultur (M.Agri.)
  • Magister Akuntansi (M.Ak.)
  • Magister Arsitektur (M.Ars.)
  • Magister Biomedik (M.Biomed)
  • Magister Desain (M.Ds.)
  • Magister Divinitas (M.Div.)
  • Magister Ekonomi (M.E.)
  • Magister Ekonomi Islam (M.E.I.)
  • Magister Ekonomi Syariah (M.E.Sy.)
  • Magister Epidemiologi (M.Epid.)
  • Magister Farmasi (M.Farm.)
  • Magister Farmasi Klinik (M.Farm.Klin.)
  • Magister Filsafat (M.Fil.)
  • Magister Filsafat Islam (M.Fil.I.)
  • Magister Hukum (M.H.)
  • Magister Hukum Islam (M.H.I.)
  • Magister Hukum Kesehatan (M.H.Kes.)
  • Magister Humaniora (M.Hum.)
  • Magister Ilmu Administrasi (M.A.)
  • Magister Ilmu Biomedik (M.Si.Biomed.)
  • Magister Ilmu Kepolisian (M.I.K.)
  • Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial (M.Kesos.)
  • Magister Ilmu Komputer (M.Kom.)
  • Magister Ilmu Komunikasi (M.I.Kom.)
  • Magister Ilmu Pertahanan (M.Han.)
  • Magister Ilmu Politik (M.I.Pol.)
  • Magister Ilmu Syariah (M.Sy.)
  • Magister Ilmu Ushuluddin (M.Ud.)
  • Magister Kebidanan (M.Keb.)
  • Magister Kedokteran Kerja (M.K.K.)
  • Magister Kedokteran Tropis (M.Ked.Trop.)
  • Magister Kehutanan (M.Hut.)
  • Magister Kenotariatan (M.Kn.)
  • Magister Keolahragaan (M.Kor.)
  • Magister Keperawatan (M.Kep.)
  • Magister Kesehatan (M.Kes.).
  • Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M.)
  • Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja (M.K.K.K.)
  • Magister Komputer (M.Kom.)
  • Magister Manajemen (M.M.)
  • Magister Manajemen Agribisnis (M.M.A.)
  • Magister Manajemen Pariwisata (M.Par.)
  • Magister Manajemen Pendidikan (M.M.Pd.)
  • Magister Manajemen Rumah Sakit (M.M.R.)
  • Magister Manajemen Sistem Informasi (M.M.S.I.)
  • Magister Manajemen Teknik (M.M.T.)
  • Magister Marine (M.Mar.)
  • Magister Linguistik (M.Li.)
  • Magister Pemikiran Islam (M.P.I.)
  • Magister Pendidikan (M.Pd.)
  • Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I.)
  • Magister Pendidikan Sains (M.Pd.Si.)
  • Magister Pengajaran Fisika (M.P.Fis.)
  • Magister Pengajaran Kimia (M.P.Kim.)
  • Magister Pengajaran Matematika (M.P.Mat.)
  • Magister Pertanian (M.P.)
  • Magister Psikologi (M.Psi.)
  • Magister Sains (M.Si.)
  • Magister Sains Akuntansi (M.S.Ak.)
  • Magister Sains bidang Ilmu Pertahanan (M.Si.(Han))
  • Magister Sains Ekonomi (M.S.E.)
  • Magister Sains Manajemen (M.S.M.)
  • Magister Seni (M.Sn.)
  • Magister Sosial Islam (M.Sos.I.)
  • Magister Statistik (M.Stat.)
  • Magister Studi Islam (M.S.I.)
  • Magister Teknik (M.T.)
  • Magister Teknologi Agroindustri (M.T.A.)
  • Magister Teknologi Informasi (M.TI.)
  • Magister Teknologi Pertanian (M.T.P.)
  • Magister Teologi Divinity (M.Div.)
  • Magister Teologi Islam (M.Th.I.)
  • Magister Teologi Ministri (M.Min.)
  • Magister Teologia (M.Th.)
  • Magister Terapan (M.Tr.)
  • Magister Terapan Pertahanan (M.Tr. (Han).)
  • Magister Terapan Pertahanan Laut (M.Tr.Hanla.)
  • Magister Veteriner (M.Vet.)

Contoh Penulisan Gelar Magister

Buat lebih memahami penulisan gelar magister, berikut kami sertakan contoh penulisan gelar magister, yaitu:

  • Rangga Aditya, M.A.B. = Magister Administrasi Bisnis
  • Rangga Aditya, M.Ag. = Magister Agama
  • Rangga Aditya, M.Agri. = Magister Agrikultur
  • Rangga Aditya, M.E. = Magister Ekonomi
  • Rangga Aditya, M.Fil. = Magister Filsafat
  • Rangga Aditya, M.H. = Magister Hukum
  • Rangga Aditya, M.I.Kom. = Magister Ilmu Komunikasi
  • Rangga Aditya, M.Han. = Magister Ilmu Pertahanan
  • Rangga Aditya, M.Kn. = Magister Kenotariatan
  • Rangga Aditya, M.Li. = Magister Linguistik
  • Rangga Aditya, M.M. = Magister Manajemen
  • Rangga Aditya, M.Psi. = Magister Psikologi
  • Rangga Aditya, M.Sn. = Magister Seni
  • Rangga Aditya, M.TI. = Magister Teknologi Informasi

 

 

Panduan Penulisan Gelar Master Luar Negeri

Panduan Penulisan Gelar Master Luar Negeri

Kategori pendidikan di perguruan tinggi luar negeri gak cum ada bachelor atau sarjana aja. Tapi, juga ada kategori pendidikan berupa master.

Nah buat penulisan gelarnya, sama dengan di Indonesia yang diawali dengan huruf M.

Lalu penulisan gelar, diikuti dengan inisial yang berasal dari program studi yang diambil. Usahakan jangan sampai salah menuliskan.

Contoh Penulisan Gelar Master Luar Negeri

Buat contoh penulisan gelar Master Luar Negeri yang baik dan benar, yaitu seperti berikut ini:

  • M.A. (Master of Arts)
  • M.Sc. (Master of Science)
  • M.Ed. (Master of Education)
  • M.Litt. (Master of Literature)
  • M.Lib. (Master of Library)
  • M.Arch. (Master of Architecture)
  • M.Mus. (Master of Music)
  • M.Nurs. (Master of Nursing)
  • M.Th. (Master of  Theology)
  • M.Eng. (Master of Engineering)
  • M.B.A. (Master of Business Administration)
  • M.F. (Master of Forestry)
  • M.F.A. (Master of Fine Arts)
  • M.R.E. (Master of Religious Ediucation)
  • M.S. (Mater of Science)
  • M.P.H. (Master of Public Health)

 

 

Panduan Penulisan Gelar Doktor

Panduan Penulisan Gelar Doktor

Sementara buat gelar doktor (S3) lulusan dalam negeri, cara penulisannya adalah menambahkan kata “Dr.” yang kemudian diikuti dengan nama. Contohnya “Dr. Arifin”.

Tapi, dalam beberapa kasus sering terjadi kesalahan dan kerancuan mengenai penulisan “DR. dan Dr.”.

Sejatinya, Gelar DR. memiliki arti Doktor Honoris Causa, yaitu gelar yang diberikan oleh sebuah perguruan tinggi pada seseorang yang diakui mumpuni terhadap bidang yang dia tempuh.

Seperti:

  • Dr. (H.C) Eko Sirait
  • Dr. (H.C) Salwa Sari Yolanda
  • Dr. (H.C) Argono Rajasa
  • Dr. (H.C) Shania Uyainah

Sedangkan Dr. merupakan gelar yang disandang seseorang karena udah menyelesaikan pendidikan doktoral.

Contoh Penulisan Gelar Doktor

Buat contoh penulisan gelar Doktor yang baik dan benar, yaitu seperti berikut ini:

  • Dr. Lasmono Prayoga
  • Dr. Farah Lestari
  • Dr. Rafid Galar Putra
  • Dr. Karimah Puspita

Sedangkan, buat contoh penulisan gelar Doktor Luar Negeri yang baik dan benar, yaitu:

  • Ph.D. (Doctor of Philosophy)
  • Ed.D. (Doctor of Education)
  • Sc.D. (Doctor of Science)
  • Th.D. (Doctor of Theology)
  • Pharm.D. (Doctor of Pharmacy)
  • D.P.H. (Doctor of Public Health)
  • D.L.S. (Doctor of Library Science)
  • D.M.D. (Doctor of Dental Medicine)
  • J.S.D. (Doctor of Science of Jurisprudence)

Contohnya:

  • Rangga Aditya, Ph.D.
  • Rangga Aditya, Ed.D.
  • Rangga Aditya, Sc.D.
  • Rangga Aditya, Th.D.
  • Rangga Aditya, Pharm.D.
  • Rangga Aditya, D.P.H.
  • Rangga Aditya, D.L.S.
  • Rangga Aditya, D.M.D.
  • Rangga Aditya, J.S.D.

 

 

Kesalahan Umum dalam Penulisan Gelar

Kesalahan Umum dalam Penulisan Gelar

Nah, supaya kamu lebih berhati-hati lagi dalam menulis gelar, kamu akan berikan beberapa kesalahan umum yang sering terjadi.

1. Tidak Memberi Spasi Antara Nama dan Gelar

Contohnya:

  • Salah : Rangga Aditya,M.M.R.
  • Benar : Rangga Aditya, M.M.R.

2. Tidak Memberi Titik pada Singkatan Gelar

Contohnya:

  • Salah : Aditya Rangga, SH
  • Benar : Aditya Rangga, S.H

3. Menulis Singkatan Gelar Doktor dengan Huruf Kapital Semua

Contohnya:

  • Salah : DR. Yugi Al 
  • Benar : Dr. Yugi Al

4. Sering Tertukar Antara Gelar Dokter dengan Gelar Doktor

Contohnya dalam menulis gelar Dokter:

  • Salah : Dr. Huntara Lembang
  • Benar : dr. Huntara Lembang

Itulah pembahasan lengkap mengenai penulisan gelar diatas. Gimana? Mudah dipahami kan?

Semoga pembahasan diatas membantu dan bermanfaat buat kalian semua 😀

Beri konten ini 5 bintang dong
[Total: 1 Average: 5]
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 19 Mei 2021 - Published : 18 Februari 2021