Pakaian Adat Jambi

Perkembangan dunia modern yang begitu pesat tidak bisa kita hindari. Makanya, tidak sedikit tradisi warisan nenek moyang yang perlahan terkikis.

Entah itu, karena udah tidak relevan lagi dengan majunya zaman, atau karena terlupakan dan tidak dilestarikan.

Hal tersebut, juga bisa disebabkan karena tidak adanya penerus ke generasi muda.

Beberapa warisan budaya asli Jambi yang masih dipertahankan yaitu bahasa Melayu Jambi dan Kerinci.

Ada juga kesenian “Tari Rentak Bersapih”, yang indah dan memiliki makna kehidupan manusia dari berbagai etnis, suku, dan latar belakang yang berjalan beriringan, rukun dan selaras.

Selain itu, ada juga pakaian adat Jambi yang masih dilestarikan sampai sekarang.

Pakaian adat Jambi masih dikenakan saat acara adat, saat menampilkan kesenian budaya, dan upacara pernikahan.

Ingin tahu? Apa aja Pakaian Adat Jambi itu? Makanya, langsung simak aja ulasannya dibawah ini yuk!


Baju Kurung Tanggung Wanita Jambi

Baju Kurung Tanggung Wanita Jambi

Baju Kurung Tanggung yang dikenakan kaum wanita Jambi yaitu salah satu bentuk pengaruh budaya Melayu.

Baju Kurung Tanggung ini, terbuat dari kain beludru berwarna merah, baju kurung asli Jambi biasanya memiliki hiasan berupa sulaman benang emas.

Pakaian ini disebut “Baju Kurung Tanggung”, karena panjang lengannya tanggung, yaitu di bawah siku tapi gak sampai menutupi pergelangan tangan.

Sedangkan,

Buat bagian bawahnya, wanita Jambi mengenakan kain songket yang juga berwarna merah dan dikenakan seperti rok panjang.

Kain songket ini terbuat dari bahan benang sutra. Motif kain khas Jambi yaitu bunga melati, pucuk rebung, dan bunga tagapo atau bunga bertabur.

Baca juga : Rumah Adat Jambi

Sebagai aksesoris, wanita Jambi gak lupa mengenakan selendang, ikat pinggang, dan aksesoris yang menutupi dada bernama Teratai Dada.

Kemudian buat alas kakinya, mereka memakai selop berujung runcing dan biasanya berwarna merah.

Aksesoris Baju Kurung Tanggung Wanita Jambi

Aksesoris Baju Kurung Tanggung Wanita Jambi

Seperti pakaian adat daerah di Indonesia, Baju Kurung Tanggung Jambi memiliki aksesoris yang membuat tampilannya lebih lengkap dan pas.

Nah, berikut ini ada beberapa aksesoris Baju Kurung Tanggung yang digunakan oleh wanita Jambi, yaitu:

1. Tengkuluk

Tengkuluk atau Kuluk yaitu nama pakaian adat Jambi yang merujuk pada aksesoris penutup kepala.

Aksesoris ini, udah lama dipakai oleh Suku Melayu Kerinci jauh sebelum Islam masuk ke suku tersebut.

Pada awalnya, pemakaian Tengkuluk atau Kuluk tersebut didasarkan pada status sosial dari masyarakat.

Lalu berdasarkan macamnya, Tengkuluk dibedakan sesuai dengan kegunaannya pada acara tertentu.

Umumnya, Tengkuluk akan dipakai saat upacara pernikahan, upacara adat, pemberian gelar dan lainnya.

Nah, berikut ini ada beberapa jenis Tengkuluk atau Kuluk yang digunakan oleh wanita Jambi, yaitu:

  • Kuluk mahkota (dipakai buat acara pernikahan)
  • Kuluk berumbai jatuh (pemberian gelar)
  • Kuluk kerinci mudik
  • Kuluk sapik udang
  • Kuluk kuncup melati
  • Kuluk harian
  • Kuluk pengajian
  • Kuluk kenduri sko lempur, dan lainnya.

2. Kalung

Para wanita Jambi juga mengenakan aksesoris kalung yang terdiri 3 jenis.

Ketiga jenis kalung tersebut, yaitu kalung rantai sembilang, kalung bertingkat, dan kalung tapak.

3. Gelang

Kalo jenis kalung yang dikenakan pada baju kurung tanggung melebihi satu jenis, maka begitu juga dengan aksesoris gelang yang dikenakan.

Jenis dari gelang khas pakaian adat Jambi begitu banyak, ada yang dipakai di bagian pergelangan tangan dan kaki.

Buat gelang yang dipakai di pergelangan tangan terdiri dari gelang kano, gelang buku beban, dan gelang ceper.

Sedangkan

Kalo gelang yang dipakaikan di kaki terdiri dari gelang ular melingkar dan naga betapo.

4. Cincin

Ada 2 jenis cincin yang dikenakan untuk melengkapi pakaian adat Jambi, yaitu Baju Kurung Tanggung wanita.

Kedua jenis cincin tersebut, yaitu Cincin Kijang dan Cincin Pacat Kenyang.

5. Teratai Dada

Sebenarnya, Teratai Dada yaitu nama pakaian adat Jambi yang diperuntukkan buat wanita dan pria yang dipakai sebagai penutup dada.

Nama Teratai Dada diambil itu kenapa? Karena, bentuknya yang berupa bunga teratai.

Cara pemakaian dari Teratai Dada ini, yaitu dengan dilingkarkan di bagian leher sampai menutupi dada.

6. Ikat Pinggang

Aksesoris berupa ikat pinggang tidak boleh dilupakan buat pemakaian Baju Kurung Tanggung.

Ikat pinggang tradisional Jambi buat Baju Kurung Tanggung tersebut, biasanya memiliki warna emas.


Baju Kurung Tanggung Pria Jambi

Baju Kurung Tanggung Pria Jambi

Baju Kurung Tanggung pria, atasannya sama persis dengan yang dikenakan kaum wanita Jambi. Panjang lengannya tanggung, di bawah siku, membuatnya dinamakan begitu.

Panjang tangan baju yang tanggung ini, memiliki filosofi agar pria Jambi tangkas dan cekatan dalam bekerja, dan bisa diandalkan dalam berbagai jenis pekerjaan.

Baju Kurung Tanggung terbuat dari kain neludru berwarna merah. Baju Kurung Tanggung buat pria Jambi, juga dihiasi dengan sulaman dari benang emas.

Motifnya yaitu bunga tagapo atau bunga bertabur, kembang berangkai, dan kembang melati.

Sulaman emas pada Baju Kurung Tanggung memiliki makna, kalo Melayu sebagai tanah yang subur dan kaya.

Aksesoris Baju Kurung Tanggung Pria Jambi

Aksesoris Baju Kurung Tanggung Pria Jambi

Baju Kurung Tanggung Pria Jambi, juga dilengkapi dengan aksesoris yang tidak kalah menariknya.

Berikut dibawah ini, ada beberapa jenis aksesoris buat Baju Kurung Tanggung Pria Jambi, yaitu:

1. Cangge

Cangge merupakan celana yang dikenakan pria Jambi sebagai bawahan Baju Kurung Tanggung.

Cangge tersebut, terbuat dari kain beludru warna merah yang sama persis dengan atasannya.

Tidak lupa juga, ditambahkan dengan kain songket pada bagian pinggang, supaya tampak lebih megah dan elegan.

Selain itu, digunakan juga ikat pinggang yang terbuat dari kuningan.

Selain berfungsi sebagai aksesoris, ikat pinggang juga berfungsi sebagai tempat menyelipkan keris.

2. Lacak

Lacak yaitu penutup kepala yang terbuat dari kain beludru berwarna merah, sama seperti Baju Kurung Tanggung dan Cangge.

Lacak ini dilengkapi juga dengan hiasan motif flora, yaitu seperti Tali Runci dan Bungo Runci.

Bungo Runci adalah rangkaian bunga warna putih yang dihubungkan dengan benang, bunganya bisa berupa bunga asli atau palsu.

Lacak ini, harus berdiri tegak saat dikenakan, karena bagian dalam Lacak dilengkapi dengan kertas karton.

3. Selempang

Pria Jambi mengenakan selempang atau selendang yang disilangkan di dada. Warna umumnya yaitu merah keunguan.

Biasanya, yaitu songket yang menjadi bagian dari sarung dengan motif rangkaian bunga.

Selain itu, ada juga selendang yang dikenakan di pinggang. Warna selendang ini, umumnya merah jambu dengan ujung rumbai berwarna kuning.

4. Gelang

Pria Jambi juga mengenakan gelang di kedua pergelangan tangannya. Gelang ini terbuat dari logam celupan.

Motif khas yang sering dipakai adalah naga kuning yang bermakna kekuasaan dan tidak bisa diganggu.

5. Ikat Pinggang

Ikat pinggang termasuk juga aksesoris yang tidak boleh dilupakan oleh para pria yang mengenakan Baju Kurung Tanggung.

Warna dari ikat pinggang yang dipakai oleh para pria umumnya yaitu keemasan. Warna ini dipilih untuk menampakkan kegagahan buat si pemakainya.

Selain itu, ikat pinggang ini ternyata juga difungsikan sebagai tempat menyelipkan aksesoris senjata khas Jambi.

6. Keris

Pakaian adat pria kurang lengkap tanpa senjata yang melambangkan kebesaran, kekuatan, dan juga pelindung.

Senjata tradisional Jambi berupa keris diselipkan di ikat pinggang, tepatnya di bagian perut dengan arah menyerong ke kanan.

7. Teratai Dada

Sama seperti wanita, Baju Kurung Tanggung Pria Jambi juga mengenakan penutup dada yang berbentuk bunga teratai dan disebut Teratai Dada.

Hiasan tersebut dipasang melingkar di leher dan memiliki fungsi sebagai kerah.


Pakaian Adat Pernikahan Jambi

Pakaian Adat Pernikahan Jambi

Umumnya, pakaian terbaik dikenakan saat acara pernikahan, begitu juga dengan tradisi Jambi.

Dimana, kedua mempelai mengenakan pakaian adat Jambi khusus buat acara pernikahan tersebut.

Pakaian adat ini, berbeda dengan pakaian adat buat sehari-hari. Bedanya, terlihat pada warna dan aksesoris yang dikenakan.

Biasanya pakaian adat Jambi buat pernikahan berwarna merah, tapi ada juga yang berwarna biru.

Kain songket tetap digunakan dengan tambahan aksesoris berupa rangkaian bunga berwarna merah dan putih yang disematkan di belakang telinga kanan.


Pakaian Adat Anak-Anak Jambi

Pakaian Adat Anak-Anak Jambi

Pakaian adat buat anak-anak Jambi ini, modelnya tidak jauh berbeda dengan pakaian adat dewasa.

Tapi, penggunaan kain berwarna cerah lebih dipilih menyesuaikan dengan usia anak yang menyukai warna-warna tersebut.


Keunikan Pakaian Adat Jambi

Setiap pakaian adat daerah di Indonesia, pasti ada keunikan yang membuat pakaian tersebut berciri khas.

Salah satunya, pakaian adat Jambi ini yang memiliki keunikannya yang terbilang membuatnya cukup beda dari pakaian adat daerah lainnya.

Berikut dibawah ini, ada beberapa keunikan pakaian adat Jambi yang harus kamu tahu, yaitu:

1. Mendapat Pengaruh dari Budaya Melayu

Beberapa suku yang mendiami Jambi seperti Suku Kerinci, Suku Bangsa Dua Belas, Suku Penghulu, Suku Kubu, dan Suku Batin yaitu suku yang mendapat pengaruh dari budaya Melayu.

Makanya, tidak heran kalo pakaian adat yang mereka kenakan juga tidak jauh-jauh dari budaya Melayu.

Hal tersebut, terlihat dari Baju Kurung Tanggung dan warna keemasan yang melambangkan kekayaan tanah Melayu.

Secara tidak langsung, ciri khas dari pakaian adat Jambi ini menjadi bagian dari keunikan pakaian adat Jambi.

2. Bentuk Pakaiannya yang Unik

Sebelumnya, kamu pastinya udah tahu kalo pakaian adat Jambi memiliki panjang lengan baju yang tanggung.

Nah, ukuran lengan baju yang tanggung inilah yang menjadi keunikan dari pakaian adat Jambi.

Meski sama-sama mendapat pengaruh dari budaya Melayu, tapi dengan ukuran lengan baju yang tanggung itu menjadikan pembeda dengan baju kurung dari daerah lainnya.

3. Dilengkapi dengan Berbagai Aksesoris

Tidak semua pakaian adat daerah di Indonesia memiliki banyak ragam aksesori.

Nah, keunikan pakaian adat Jambi selanjutnya ini terletak pada penggunaan aksesoris yang bermacam-macam seperti yang udah diulas diatas.

Bahkan, pada satu jenis aksesoris pakaian adat bisa terdiri dari berbagai jenis.

Setiap perhiasan yang ada tersebut bukanlah tanpa makna, melainkan mempunyai simbol-simbol khusus.

Inilah yang membuat adanya aksesoris tersebut sebagai hal yang spesial bagi pakaian adat Jambi.


Semoga bisa membantu dan bermanfaat 😀

Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 24 Maret 2021 - Published : 24 Maret 2021