Majas Simile

Perumpamaan atau majas adalah kata yang dipakai buat melukiskan gambar dalam sebuah pikiran.

Salah satu majas yang dipakai buat mengartikan sebuah perbandingan antara satu hal dengan yang lainnya yaitu Majas Simile.

Kamu tahu gak sih, apa yang dimaksud dengan Majas Simile itu? Ingin tahu, apa itu majas Simile? Yuk langsung simak aja ulasannya berikut ini.


 

 

Apa Itu Majas Simile?

Apa Itu Majas Simile

Kata “Simile” berasal dari bahasa Latin, yaitu “Simile” yang artinya “Seperti atau ibarat”

Kemudian apa sih, yang dimaksud dengan majas simile tersebut? Jadi, majas simile merupakan

Sebuah kalimat yang mengandung unsur perumpamaan dan perbandingan memakai kata hubung.

Contohnya seperti membandingkan antara satu item dengan item yang lainnya.

Simile dipakai dalam berbicara, menyanyi, dan menulis. Selain itu, simile juga sering dipakai dalam cerita, musik, dan puisi untuk membuat deskripsi kalimat yang baik.

Pelajari juga : Majas Personifikasi

Simile sendiri biasa memakai beberapa kata hubung, diantaranya yaitu:

  • Seperti
  • Ibarat
  • Laksana
  • Bagaikan
  • Umpama
  • Layaknya.

Secara garis besarnya, simile biasa dipakai seseorang buat memberikan makna pada suatu hal, lalu dibandingkan memakai kata-kata majas.


 

 

Pengertian Majas Simile Menurut Para Ahli

Pengertian Majas Simile Menurut Para Ahli

1. Menurut Nurgiantoro (2017:219)

Menurutnya, simile adalah majas yang memakai perbandingan eksplisit atau langsung buat membandingkan sesuatu yang dibandingkan dengan pembandingnya.

Bentuk pembanding yang dipakai secara eksplisit ada diantara 2 hal yang berbeda secara fisik, aksi, perasaan, atau perbuatan yang biasanya memakai kata-kata pembanding eksplisit tertentu (bagaikan, bak, mirip, dan lainnya).

 

2. Menurut Keraf (2010:138)

Menurutnya, simile yaitu perbandingan yang bersifat eksplisit, artinya dia akan langsung menyatakan sesuatu sama dengan lainnya dan upaya secara langsung akan melibatkan kata-kata.

Contohnya : Seperti, sebagai, laksana, dan lainnya.

 

3. Menurut KBBI

Menurut KBBI, Simile yaitu gaya bahasa pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tapi dianggap mempunyai persamaan.


 

 

Fungsi Majas Simile

Fungsi Majas Simile

Fungsi dari simile yaitu buat membantu menggambarkan satu hal dengan membandingkannya dengan hal lain yang mungkin tampaknya gak berhubungan.

Contohnya: Saat ada sebuah kalimat yang memakai perumpamaan, “Hidup itu seperti sekotak cokelat”.

Apasih, maksud dari contoh kalimat diatas tadi?

Tentunya kalimat itu mengandung majas yang berniat buat menunjukkan bagaimana kehidupan itu banyak hal yang gak terduga.

Hidup sama seperti kotak cokelat, cuma tahu wujud kotaknya dan gak tahu rasa yang ada dalam isinya sampai kamu menggigitnya.

Sebagaimana hidup, manusia gak akan tahu apa yang akan didapatkan kalo gak berusaha mencobanya. Baik atau buruk akan didapatkan selagi mau mencoba.

Seperti kotak cokelat, apakah rasanya manis atau pahit, tergantung apakah seseorang mau membuka dan menggigitnya atau gak.

Selain fungsi diatas, berikut ini ada beberapa fungsi lain dari majas simile, yaitu:

  • Sebagai perbandingan.
  • Untuk membuat sesuatu yang jelas atau mudah dimengerti.
  • Membentuk gambaran seseorang untuk memahami apa yang dibaca dan didengar.
  • Membuat karya menjadi menarik secara deskriptif.
  • Majas simile juga bisa buat humor.

 

 

Ciri-Ciri Majas Simile

Ciri-Ciri Majas Simile

Berikut ini, ada beberapa ciri-ciri atau karakteristik utama dari majas simile, diantaranya yaitu:

1. Menggunakan Hiperbola

Majas simile ini, sering memakai hiperbola atau berlebih-lebihan buat penekanan didalamnya.

Contohnya: “Rangga berlari secepat kilat seperti kijang”.

Apa hayu? Maksud dari contoh kalimat diatas ini?

Dalam kalimat itu, kami gak menyarankan kalo subjek sebenarnya secepat kilat.

Tapi, memakai perumpamaan hiperbolik untuk membuat perbandingan dan membuat deskripsi yang menarik.

 

2. Menggunakan Kata-Kata Kiasan

Simile yaitu alat sastra yang bagus buat membumbuhi sebuah kalimat dalam tulisan atau ucapan yang bagus buat menyentuh.

Umumnya, karakteristik dari simile adalah memakai kata-kata yang mengandung majas sebagai bentuk perbandingan.

 

3. Ada Kata Hubung yang Menunjukkan Perumpamaan

Jadi, artinya simile ini sering sekali memakai kata hubung buat membandingkan suatu hal.

Jadi, ciri kalimat atau ucapan yang mengandung simile bisa dikenali dengan kata hubung.

Baik itu memakai kata “seperti, laksana, layaknya” dan lain sebagainya.


 

 

Jenis-Jenis Majas Simile

Jenis-Jenis Majas Simile

Majas simile tersebut dibagi menjadi 2 jenis gaya bahasa, diantaranya seperti berikut ini:

1. Majas Perumpamaan

Apa sih, yang dimaksud dengan majas perumpamaan itu? Jadi,

Majas perumpamaan merupakanm mengumpamakan suatu hal dengan menggunakan salah satu dari kata penguhung.

Contohnya seperti : Laksana, Bagaikan, Layaknya, dan lain sebagainya.

 

2. Majas Perbandingan

Sedangkan, kalo majas perbandingan itu apa sih? Jadi,

Majas perbandingan adalah buat membandingkan dua hal yang berbeda pada sebuah kalimat.


 

 

Contoh Majas Simile dalam Kalimat

Contoh Majas Simile dalam Kalimat

Berikut dibawah ini, ada beberapa contoh penggunaan simile dalam kalimat sendiri, yaitu:

  • Sikap Alya sangat dingin, seperti dinginnya es.
  • Hatinya baik ibarat putihnya salju.
  • Apa yang dibicarakan oleh wakil rakyat hari ini sangat lucu seperti atraksi badut.
  • Hidupku semenjak mengenal Rinekie begitu indah, berwarna seperti pelangi
  • Cara jalan Alwan sangat lambat seperti kura-kura.
  • Tahukah kamu bahwa wajah Pipin benar -benar cantik laksana bunga.
  • Hati Ratu sangat halus, lembut selembut kapas.
  • Wajahnya berseri dan berkilau seperti berlian.
  • Aldi selalu marah-marah seperti singa yang kelaparan.
  • Jangan bohong kalau gak ingin hidungmu memanjang seperti pinokio!
  • Lapangan desa Wonokromo sangat luas, udah ibarat lapangan di stadion Gelora Bung Karno.
  • Kalo aku salah, ibu akan menasihatiku tiada henti seperti besok beliau akan mati.
  • Ketampanan Randy bagaikan artis Korea bernama Lee Min Hoo.
  • Tubuh penari itu sangat gemulai laksana karet.

 

 

Contoh Majas Simile dalam Puisi

Contoh Majas Simile dalam Puisi

1. Contoh Simile dalam Puisi Cinta

Aku tanpamu seperti pohon tanpa akar

Musim kemarau tanpa panas

dan mata air tanpa kejernihan

Persis seperti gelas,

hatiku hancur

Persis seperti bintang,

kamu menerangi hidupku.

 

2. Contoh Simile dalam Puisi Persahabatan

Seorang teman seperti bintang yang bersinar

Atau mungkin seperti lautan yang mengalir dengan lembut.

Seorang teman seperti emas yang harus dihargai,

dan dirawat selamanya.

 

3. Contoh Simile dalam Puisi Keluarga

Keluarga itu seperti lingkaran

Sebuah ikatan yang tidak pernah berakhir,

Meski kadang-kadang rusak,

Pada waktunya ikatan itu akan selalu membaik.


Itulah beberapa penjelasan lengkap mengenai pengertian majas simile beserta beberapa contohnya.

Gimana? Mudah dipahami kan pembahasan diatas tadi? Semoga bisa membantu dan bermanfaat.

Kalo ada kekurangan tentang penjelasan diatas atau pertanyaan, langsung aja tulis dikolom komentar dibawah ini yak 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 26 September 2020 - Published : 26 September 2020