Rumus ISREF Excel

Apa sih, yang dimaksud dengan fungsi Informasi ISREF Excel itu? Jadi,

Fungsi ISREF yaitu fungsi yang dipakai buat mengecek apakah sebuah nilai yang diberikan berupa bentuk referensi yang valid atau gak.

Fungsi ISREF ini menghasilkan nilai TRUE, kalo nilai yang direferensikan berupa referensi yang valid dan FALSE sebaliknya.

Ingin tahu? Cara penggunaan rumus/fungsi ISREF Excel ini? Yuk simak ulasannya berikut ini!


Cara Menggunakan Rumus ISREF Excel

Cara Menggunakan Fungsi ISREF Excel

Berikut dibawah ini, ada cara menggunakan fungsi informasi ISREF pada Excel, yaitu:

ISREF(Value)

Value merupakan nilai atau alamat cell yang akan kamu cek.

Kalo value berisi referensi, maka hasilnya adalah TRUE. Sedangkan, kalo value berisi bukan referensi maka hasilnya adalah FALSE.

Baca juga : Rumus Informasi ISBLANK Excel

Dalam Excel referensi ini, yaitu acuan atau identitas dari sebuah cell atau sekumpulan cell. Ini biasanya dipakai buat melakukan penghitungan dalam bentuk rumus.

Referensi ini bisa terdiri dari satu atau beberapa cell dengan melibatkan operator tertentu. Referensi ini dibagi jadi 3 jenis yaitu:

  • Referensi Relatif

Yaitu referensi yang secara umum dijadikan default. Misalnya A1, A2 atau range A1:A2.

Kalo referensi ini dicopy-pastekan kearah bawahnya, maka akan menjadi A2, A3, dan A3:B4.

Perubahan posisi cell atau area pada referensi relatif ini selalu sama dengan yang sebelumnya.

  • Referensi Absolut

Yaitu referensi yang bersifat tetap atau gak berubah. Misalnya $A$1 atau $A$1:$B$2.

Ciri dari cell absolut ini yaitu munculnya tanda dollar ($) pada alamat baris dan juga kolom seperti contoh diatas.

Nah kalo cell absolut ini dicopy-paste, maka posisi tetap atau gak akan berubah.

  • Referensi Semiabsolut

Referensi semiabsolut sebenarnya hampir sama dengan referensi absolut, tapi penguncian cell cuma dilakukan pada salah satu antara baris atau kolomnya.

Contoh dari referensi semiabsolut, yaitu $A1 atau A$1 kalo cell ini diubah jadi absolut maka tampilannya adalah $A$1.

Kalo referensi semiabsolut dicopy-pastekan, maka kolom atau baris yang dikunci gak akan berubah. Sedangkan, kolom atau baris yang gak dikunci akan tetap berubah.


Contoh Penggunaan Rumus ISREF Excel

Coba perhatikan contoh penggunaan rumus atau fungsi informasi ISREF pada Excel, seperti dibawah ini:

Contoh Penggunaan Rumus ISREF Excel

Pada contoh gambar tersebut, ada 5 contoh penggunaan rumus ISREF dalam Microsoft Excel, diantaranya yaitu:

Contoh pertama, kamu akan mendeteksi cell C4 dengan rumus seperti ini:

=ISREF(“Buah”)

Hasil dari contoh diatas ini adalah FALSE, karena teks “Buah” emang bukan sebuah referensi.

Contoh kedua, kamu akan mendeteksi cell C5 dengan rumus seperti berikut ini:

=ISREF(100)

Hasilnya tentu aja adalah FALSE, karena yang dimasukan kedalam rumus tersebut yaitu number bukan referensi.

Pada contoh ketiga, kamu akan mendeteksi cell A6 dengan rumus seperti dibawah ini:

=ISREF(A6)

Hasilnya adalah TRUE, karena penunjukan cell A6 kedalam argumen rumus ini merupakan sebuah referensi.

Baca juga : Rumus Informasi ISFORMULA Excel


Gimana ulasan tentang fungsi Informasi ISREF Excel diatas tadi? Sangat mudah dipahami kan?

Jangan lupa share ke teman-teman kalian semua yak! Semoga bisa membantu dan bermanfaat buat kalian semua sobat cerdika 😀

Beri konten ini 5 bintang dong
[Total: 1 Average: 5]
Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 6 April 2021 - Published : 23 Desember 2020