Rumus FREQUENCY Excel

Apa sih, yang dimaksud dengan fungsi statistika FREQUENCY Excel itu?

Lalu, bagaimana sih cara menggunakan fungsi FREQUENCY Excel tersebut?

Ingin tahu? Makanya, langsung aja simak penjelasannya secara lengkap yang ada dibawah ini yuk!


 

Pengertian Rumus Statistika FREQUENCY Excel

Pengertian Fungsi Statistika FREQUENCY Excel

Pada Microsoft Excel, fungsi FREQUENCY termasuk kedalam kelompok atau kategori fungsi Statistika.

Fungsi FREQUENCY yaitu fungsi yang dipakai buat menghitung kemunculan (frekuensi) nilai dari sebuah rentang data dalam bentuk Array Vertikal.

Sedangkan, kalo

Statistika yaitu ilmu yang mempelajari tentang bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data.

Lalu, apa hubungan fungsi FREQUENCY pada excel dengan STATISTIKA ini?

Dalam istilah statistika, frekuensi kurang lebih diartikan sebagai banyaknya kemunculan suatu bilangan dalam sebuah deretan angka.

Baca juga : Rumus Statistika RANK.EQ Excel


 

Cara Menggunakan Rumus FREQUENCY Excel

Cara MenggunakaCara Menggunakan Fungsi FREQUENCY Exceln Fungsi FREQUENCY Excel

Berikut dibawah ini, ada cara menggunakan fungsi Statistika FREQUENCY Excel, yaitu:

FREQUENCY(ArrayData; ArrayBins)

Keterangan:

  • ArrayData

Merupakan rentang data yang akan kamu hitung nilai distribusi frekuensinya.

Argumen ArrayData disini, bisa diisi dengan referensi range (alamat sel) atau sebuah nilai array.

  • ArrayBins

Merupakan nilai interval pengelompokan data dalam bentuk referensi range atau alamat sel ataupun nilai array.

Argumen ArrayBins ini digunakan sebagai acuan buat mengelompokkan nilai dalam ArrayData.

Baca juga : Rumus Statistika RANK.AVG Excel


 

Contoh Penggunaan Rumus FREQUENCY Excel

A. Contoh Rumus FREQUENCY 1

Coba perhatikan contoh ke-1 penggunaan rumus atau fungsi Statistika FREQUENCY pada Excel, seperti dibawah ini:

Contoh Pertama Rumus FREQUENCY 1

Buat bisa menghitung dengan benar, rumus excel buat fungsi FREQUENCY diatas harus kamu perlakukan sebagai rumus Array.

Jadi, cara penerapannya adalah seperti berikut ini:

  • Pertama, silahkan tulis atau buat ulang contoh data diatas.
  • Selanjutnya, kamu seleksi seluruh sel pada range F2:F5.
  • Berikutnya, tuliskan rumus excel dibawah ini:

=FREQUENCY(C2:C11;E2:E5)

  • Kemudian, kamu tekan tombol CTRL + SHIFT + ENTER.
  • Lalu kalo langkah kamu benar, maka pada masing-masing sel F2, F3, F4, dan F5 akan otomatis terisi rumus berikut ini:

{=FREQUENCY(C2:C11;E2:E5)}

Hasil dari rumus Excel yang digunakan buat fungsi FREQUENCY diatas yaitu seperti ini:

Contoh Kedua Rumus FREQUENCY 1

Kalo kamu gak menggunakan tombol CTRL + SHIFT + ENTER buat mengakhiri penulisan rumus.

Maka, fungsi FREQUENCY cuma akan menghasilkan nilai pada sel F2 aja yang merupakan nilai pertama dari Array yang dihasilkan oleh fungsi array pada rumus excel itu.

 

B. Contoh Rumus FREQUENCY 2

Coba perhatikan contoh ke-2 penggunaan rumus atau fungsi Statistika FREQUENCY pada Excel, seperti dibawah ini:

Contoh Pertama Rumus FREQUENCY 2

Pada contoh ini ada 10 orang mengikuti sebuah ujian yang hasil tesnya kamu tuliskan pada sebuah tabel (A2:C11).

Dari hasil ujian ini, kamu ingin menghitung distribusi nilai dengan rentang nilai sebagai mana yang tertulis pada kolom Rentang nilai (G2:G6).

Baca juga : Rumus Statistika RANK Excel

Buat bisa menghitung jumlah distribusi nilai tersebut dengan rumus FREQUENCY Excel, kamu harus membuat sebuah Tabel bins (E2:E6).

Kemudian, kamu tinggal memasukkan rumus berikut pada range I2:I5 seperti sebelumnya.

=FREQUENCY(C2:C11;E2:E5)

Jangan lupa, kamu akhiri dengan mengklik tombol CTRL + SHIFT + ENTER.

Maka, hasil dari rumus diatas bisa kamu lihat pada gambar dibawah ini:

Contoh Kedua Rumus FREQUENCY 2

Dari rumus Excel diatas untuk:

  • Pada Sel I2, rumus FREQUENCY Excel akan meghitung banyaknya nilai pada C2:C11 yang kurang dari atau sama dengan 50 (Nilai <=50).
  • Pada Sel I3 FREQUENCY menghitung kemunculan nilai pada C2:C11 yang lebih dari 50 dan kurang dari atau sama dengan 80 (50> Nilai <=80).
  • Pada Sel I4 buat nilai yang lebih dari 80 dan kurang dari atau sama dengan 90 (80> Nilai <=90).
  • Pada Sel I5 menghitung jumlah distribusi nilai yang lebih dari 90 dan kurang dari atau sama dengan 95 (90> Nilai <=95).

Selain menggunakan ArrayBins dalam bentuk referensi range, kamu juga bisa menuliskannya dalam bentuk array secara langsung.

Jadi, rumus Excel yang ada diatas tadi akan menjadi seperti berikut ini:

=FREQUENCY(C2:C11;{50;80;90;95})

Jangan lupa juga, kamu akhiri dengan mengklik tombol CTRL + SHIFT + ENTER.

Dari data diatas, nilai angka 96 dan 97 gak mendapatkan tempat pada distribusi, karena Bins yang kamu buat gak memuat rentang buat data tersebut.

Nah, buat mengakomodir nilai ini kamu bisa menseleksi sel/range lebih dari jumlah ArrayBins.

Contoh Ketiga Rumus FREQUENCY 2

Seperti contoh diatas, kalo rumus itu kamu terapkan pada range I2:I7.

Maka, pada sel I7 fungsi FREQUENCY akan menghasilkan jumlah frekuensi dari nilai data yang lebih dari maksimal Bins (95).


Gimana ulasan tentang fungsi Statistika FREQUENCY Excel diatas tadi? Sangat mudah dipahami kan?

Semoga bisa membantu dan bermanfaat buat kalian semua sobat cerdika 😀

Beri konten ini 5 bintang dong
[Total: 0 Average: 0]
Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 16 April 2021 - Published : 21 Desember 2020