Fungsi OR pada Excel

Fungsi OR juga termasuk kedalam kategori fungsi logika seperti Fungsi AND.

Kegunaan fungsi Excel OR dan AND sama-sama membandingkan dua atau lebih kondisi jadi menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.

Ingin tahu, cara menggunakan fungsi OR pada Excel itu gimana? Yuk langsung simak penjelasannya berikut dibawah ini.


 

 

Pengertian dan Kegunaan Fungsi OR Excel

Pengertian dan Kegunaan Fungsi OR Excel

Fungsi OR yaitu fungsi Excel yang dipakai buat menghasilkan nilai TRUE kalo salah satu argumennya bernilai TRUE dan menghasilkan FALSE kalo semua argumen FALSE.

Jadi, dalam hal menghasilkan nilai logika TRUE atau FALSE. Fungsi OR adalah kebalikan dari fungsi AND.

Baca juga : Fungsi IFERROR pada Excel

Saat memakai rumus OR, nilai logika TRUE akan dihasilkan kalo salah satu atau semua kondisi terpenuhi.

Sedangkan, nilai logika FALSE akan dihasilkan kalo semua kondisi tidak terpenuhi.

UJI LOGIKAHASIL RUMUS OR
Semua kondisi bernilai TRUETRUE
Semua kondisi bernilai FALSEFALSE
Salah satu/lebih kondisi bernilai TRUETRUE

Perbedaan Fungsi AND dan OR yaitu syarat atau kondisi nilai buat menghasilkan nilai boolean TRUE dan FALSE.

  • Tabel Fungsi OR dengan 2 Kondisi Evaluasi

Berikut dibawah ini, tabel perbandingan penggunaan fungsi OR dengan 2 kondisi evaluasi, yaitu:

Tabel Fungsi OR dengan 2 Kondisi Evaluasi

  • Tabel Fungsi OR dengan 3 Kondisi Evaluasi

Berikut dibawah ini, tabel perbandingan penggunaan fungsi OR dengan 3 kondisi evaluasi, yaitu:

Tabel Fungsi OR dengan 3 Kondisi Evaluasi

Fungsi AND cuma akan menghasilkan nilai logika TRUE kalo semua kondisi TRUE.

Sedangkan, pada fungsi OR cuma akan menghasilkan nilai logika FALSE kalo semua kondisi FALSE.


 

 

Cara Menggunakan Fungsi OR pada Excel

Cara Menggunakan Fungsi OR pada Excel

Cara penggunaan fungsi OR pada rumus Excel yaitu seperti berikut ini:

OR(Logika1; [Logika2]; …)

Keterangan atau argumen fungsi OR, yaitu:

  • Logika 1 yaitu kondisi pertama yang ingin kamu uji yang akan dievaluasi ke TRUE atau FALSE.
  • Logika2; … yaitu kondisi tambahan yang ingin kamu uji dan maksimal 255 kondisi.

NOTE: Setiap argumen pada fungsi OR harus mengevaluasi terhadap nilai logika (TRUE/FALSE), atau berupa array dan referensi sel yang berisi nilai logika (TRUE/FALSE).


 

 

Contoh Penggunaan Fungsi OR pada Excel

Berikut dibawah ini, ada beberapa contoh dasar penggunaan fungsi atau Rumus OR Excel, yaitu:

1. Contoh Rumus OR Excel 1

Coba kamu perhatikan contoh sederhana rumus OR Excel berikut dibawah ini:

Contoh Rumus OR Excel 1

Pada contoh nomor 6 (cell C7), rumus excel OR yang digunakan:

=OR(10>5;10>15;10>20)

Evaluasi rumus diatas tadi yaitu seperti berikut dibawah ini:

=OR(TRUE;FALSE;FALSE)

Meskipun nilai 10 gak lebih dari 15 dan 20 rumus Excel ini akan menghasilkan nilai logika TRUE.

Karena, fungsi OR cuma akan meghasilkan nilai logika FALSE kalo hasil uji logika semua argumen mengevaluasi ke FALSE.

 

2. Contoh Rumus OR Excel 2

Coba kamu perhatikan sebentar, contoh sederhana rumus OR Excel berikut dibawah ini:

Contoh Rumus OR Excel 2

Pada contoh diatas rumus excel pada sel D2 yaitu:

=OR(A2>70;B2>70)

Nah, kalo diterjemahkan kedalam kalimat kira-kira seperti berikut ini:

Apakah, A2 lebih dari 70 atau B2 lebih dari 70?

Evaluasi rumus diatas tadi yaitu seperti berikut dibawah ini:

=OR(TRUE;FALSE)

Maka hasilnya adalah TRUE, karena salah satu argumentnya bernilai TRUE.

 

3. Contoh Rumus OR pada Fungsi IF

Pada contoh dibawah ini, fungsi OR dipakai sebagai salah satu argument pada fungsi IF Excel:

Contoh Rumus OR pada Fungsi IF

Rumusnya:

=IF(OR(A2>70;B2>70);”Lulus”;”Tidak Lulus”)

Pada contoh diatas tadi, fungsi OR dipakai buat menentukan nilai akhir dari fungsi IF.

Fungsi OR pada rumus Excel tersebut akan menentukan nilai TRUE atau FALSE pada rumus IF Gabungan.

Cara seperti ini, lebih efisien kalo dibandingkan dengan memakai rumus IF bertingkat buat menghasilkan nilai yang sama buat beberapa kondisi.

Pada rumus pertama kalo diterjemahkan menjadi kalimat kira-kira akan seperti ini:

Apakah, nilai A2 lebih dari 70 atau nilai B2 lebih dari 70? Kalo YA maka tulis Lulus, kalo TIDAK maka tulis Tidak Lulus.

Pada contoh seperti diatas, kalo salah satu nilainya lebih dari 70 maka akan menghasilkan teks “Lulus”.


Gimana, penjelasan diatas tadi mengenai fungsi OR pada Excel? Mudah dipahami kan?

Jangan lupa share ke teman-teman kalian yak! Selamat belajar dan semoga bisa membantu 😀

Beri konten ini 5 bintang dong
[Total: 0 Average: 0]
Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 10 November 2020 - Published : 10 November 2020