Fungsi LARGE Excel

Gimana sih, cara buat mencari nilai tertinggi ke 2 atau nilai terendah ke 5 dari sekumpulan data atau bilangan itu?

Nah buat memenuhi kebutuhan seperti ini, Microsoft Excel udah menyediakan 2 fungsi lain, yaitu fungsi SMALL dan LARGE.

Kali ini, kita akan membahas mengenai fungsi LARGE Excel. Apa itu fungsi LARGE Excel?

Dan, bagaimana sih cara menggunakan fungsi LARGE Excel tersebut? Ingin tahu? Yuk simak.


Pengertian Fungsi Statistika LARGE Excel

Pengertian Fungsi Statistika LARGE Excel

Fungsi LARGE merupakan salah satu fungsi yang dipakai buat mendapatkan nilai terbesar ke-sekian pada Excel.

Fungsi LARGE sama seperti fungsi MAX Excel, yaitu sama-sama dipakai buat mencari nilai tertinggi/terbesar pada sekumpulan data atau bilangan nilai.

Cuma fungsi LARGE punya kelebihan, selain buat bisa menemukan nilai paling besar juga bisa dipakai buat mencari nilai terbesar ke-n yang relatif pada urutan sekumpulan data.

Baca juga : Fungsi Statistika SMALL Excel

Jadi, bisa dibilang fungsi LARGE tersebut lebih produktif daripada fungsi MAX pada Microsoft Excel.


Cara Menggunakan Fungsi LARGE Excel

Cara Menggunakan Fungsi LARGE Excel

Berikut dibawah ini, ada cara menggunakan fungsi Statistika LARGE pada Microsoft Excel, yaitu:

LARGE(array; k)

Keterangan:

  • Array : Yaitu kumpulan bilangan atau rentang data yang ingin kamu tentukan nilai terbesar ke-sekiannya.
  • K : Yaitu posisi urutan dalam array atau rentang data yang ingin kamu dapatkan.

Contoh Penggunaan Rumus LARGE Excel

Coba kamu perhatikan contoh penggunaan rumus atau fungsi Statistika LARGE pada Excel, seperti dibawah ini:

Contoh Penggunaan Rumus LARGE Excel

Dari data tersebut, rumus excel yang digunakan buat mencari data penjualan P terbesar ke-3 adalah:

=LARGE(B2:B7;3)

Coba kamu lihat hasilnya pada gambar dibawah ini:

Contoh Hasil ke-1 Penggunaan Rumus LARGE Excel

Sedangkan, buat mendapatkan nilai penjualan Q terbesar ke-3 menggunakan rumus excel seperti ini:

=LARGE(C2:C7;3)

Coba kamu lihat hasilnya pada gambar dibawah ini:

Contoh Hasil ke-2 Penggunaan Rumus LARGE Excel

Kemudian, kalo rumus Excel buat mencari nilai penjualan P dan Q terbesar ke-2 yaitu seperti ini:

=LARGE(B2:C7;3)

Hasilnya bisa kamu lihat pada gambar berikut ini:

Contoh Hasil ke-3 Penggunaan Rumus LARGE Excel

Selain itu, kamu juga perhatikan berikut ini:

  • Buat mencari nilai terbesar pertama (ke-1), selain memakai fungsi LARGE kamu juga bisa memakai fungsi MAX.
  • Buat mencari nilai terkecil pertama (ke-1), selain memakai fungsi SMALL kamu juga bisa memakai fungsi MIN.
  • Menggunakan fungsi MAX buat LARGE ke-1 dan MIN buat SMALL ke-1 akan menghasilkan nilai yang sama.

Catatan Saat Menggunakan Fungsi LARGE Excel

Catatan Saat Menggunakan Fungsi LARGE Excel

Saat menggunakan rumus LARGE Excel ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, diantaranya seperti berikut ini:

  • Kalo array atau range data kosong, maka fungsi LARGE akan menghasilkan nilai kesalahan #NUM!.
  • Kalo k ≤ 0 (bernilai minus) atau kalo k melebihi jumlah data, fungsi SMALL akan menghasilkan nilai kesalahan #NUM!.

Gimana ulasan tentang fungsi Statistika LARGE Excel diatas tadi? Sangat mudah dipahami bukan?

Jangan lupa share ke teman-teman kalian semua yak!

Semoga bisa membantu dan bermanfaat buat kalian semua sobat cerdika 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 20 Desember 2020 - Published : 20 Desember 2020