Fungsi INDEX Excel

Apa sih, yang dimaksud dengan fungsi INDEX Excel itu?

Fungsi INDEX Excel dipakai buat mendapatkan nilai atau referensi ke sebuah nilai pada sebuah tabel atau rentang.

Dengan kata lain buat mendapatkan nilai dari suatu sel berdasarkan pencarian pada table/range data pada Worksheet kamu.

Pencarian dengan fungsi INDEX Excel ini berdasarkan informasi posisi kolom dan baris, dengan acuan berupa kolom dan baris pertama table/range data tertentu.

Ingin tahu rumus penggunaan fungsi INDEX Excel? Yuk simak ulasan berikut ini!


 

 

Cara Menggunakan Fungsi INDEX Excel

Cara Menggunakan Fungsi INDEX Excel

Fungsi INDEX Excel ini mempunyai 2 jenis sintaksis atau cara penggunaan, diantaranya sebagai berikut ini:

1. Sintaksis Fungsi INDEX Pertama

Cara penggunaan rumus INDEX Sintaksis 1, seperti dibawah ini:

INDEX(array; Nomor_Baris; [Nomor_Kolom])

Keterangan:

  • Array : Yaitu diperlukan. Sebuah range data atau konstanta array:
    • Kalo array cuma berisi satu baris atau kolom, maka argumen Nomor_Baris atau Nomor_Kolom terkait opsional.
    • Kalo array punya lebih dari satu baris dan lebih dari satu kolom, dan cuma Nomor_Baris atau Nomor_Kolom aja yang dipakai, maka INDEX mengembalikan barisan seluruh baris atau kolom dalam array.
  • Nomor_Baris :  Yaitu diperlukan. Memilih baris didalam array yang mengembalikan nilai. Kalo Nomor_Baris dikosongkan, maka Nomor_Kolom diperlukan.
  • Nomor_Kolom :Yaitu opsional. Memilih kolom didalam array yang mengembalikan nilai. Kalo Nomor_Kolom dikosongkan, maka Nomor_Baris diperlukan.

NOTE:

  • Kalo argumen Nomor_Baris dan Nomor_Kolom digunakan, maka INDEX mengembalikan nilai di dalam sel di irisan Nomor_Baris dan Nomor_Kolom.
  • Kalo kamu menentukan Nomor_Baris atau Nomor_Kolom sebagai 0 (nol), maka INDEX mengembalikan barisan nilai buat masing-masing kolom atau baris secara keseluruhan.
  • Buat memakai nilai-nilai yang dikembalikan sebagai array, masukkan fungsi INDEX sebagai rumus array didalam rentang sel horizontal buat baris, dan di dalam rentang sel vertikal buat kolom. Buat memasukkan rumus array, tekan tombol CTRL + SHIFT + ENTER.
  • Nomor_Baris dan Nomor_Kolom harus merujuk ke sebuah sel didalam array. Kalo gak, INDEX mengembalikan nilai kesalahan #REF!.

 

2. Sintaksis Fungsi INDEX Kedua

Cara penggunaan rumus/fungsi INDEX Sintaksis 1, seperti dibawah ini:

INDEX(referensi; Nomor_Baris; [Nomor_Kolom]; [Nomor_Area])

Keterangan:

  • Reference : Yaitu diperlukan. Referensi ke satu atau lebih rentang sel:
    • Kalo kamu memasukkan rentang yang gak berdekatan buat referensi, maka sertakan referensi didalam kurung.
    • Kalo setiap area didalam referensi cuma berisi satu baris atau kolom, maka argumen Nomor_Baris atau Nomor_Kolom, secara berurutan, opsional. Misalnya, buat referensi baris tunggal, pakai INDEX (reference,,Nomor_Kolom).
  • Nomor_Baris : Yaitu diperlukan. Nomor baris didalam referensi yang mengembalikan nilai.
  • Nomor_Kolom : Yaitu opsional. Nomor baris didalam referensi yang mengembalikan nilai.
  • Nomor_Area : Yaitu opsional. Memilih rentang di dalam referensi yang mengembalikan irisan Nomor_Baris dan Nomor_Kolom. Area pertama yang dipilih atau dimasukkan diberi nomor 1, yang kedua 2, dan seterusnya. Kalo Nomor_Area dikosongkan, maka INDEX memakai area 1.

Catatan:

  • Setelah Referensi dan Nomor_Area memilih rentang tertentu, Nomor_Baris dan Nomor_Kolom memilih sel tertentu: Nomor_Baris 1 adalah baris pertama di dalam rentang, Nomor_Kolom 1 yaitu kolom pertama, dan seterusnya.
    Referensi yang dikembalikan oleh INDEX adalah irisan Nomor_Baris dan Nomor_Kolom.
  • Kalo kamu menentukan Nomor_Baris atau Nomor_Kolom sebagai 0 (nol), maka INDEX mengembalikan referensi buat masing-masing kolom atau baris secara keseluruhan.
  • Nomor_Baris, Nomor_Kolom dan Nomor_Area harus menunjuk ke sebuah sel di dalam referensi. Kalo gak, maka INDEX mengembalikan nilai kesalahan #REF!. Kalo Nomor_Baris dan Nomor_Kolom dikosongkan, maka INDEX mengembalikan area di dalam referensi yang ditentukan oleh Nomor_Area.
  • Hasil fungsi INDEX yaitu referensi dan diterjemahkan seperti itu oleh rumus lain. Tergantung rumusnya, nilai yang dikembalikan INDEX bisa dipakai baik sebagai referensi atau sebagai nilai.
    Misalnya, rumus CELL(“width”,INDEX(A1:B2,1,2)) sama dengan CELL(“width”,B1). Fungsi CELL dipakai buat mengembalikan nilai INDEX sebagai referensi sel. Sebaliknya, rumus seperti 2*INDEX(A1:B2,1,2) menerjemahkan nilai yang dikembalikan INDEX menjadi nomor di sel B1.

 

 

Contoh Penggunaan Rumus INDEX Excel

Nah, buat contoh-contoh penerapan fungsi INDEX Excel sederhana perhatikan gambar dibawah ini:

1. Contoh Rumus INDEX Sintaksis Pertama

Contoh Rumus INDEX Sintaksis Pertama

 

2. Contoh Rumus INDEX Sintaksis Kedua

Contoh Rumus INDEX Sintaksis Kedua


Selamat mencoba dan semoga bisa membantu kalian semua 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 29 November 2020 - Published : 29 November 2020