Fungsi HLOOKUP Excel

Apa sih, yang dimaksud dengan Fungsi HLOOKUP Excel itu? Jadi, fungsi HLOOKUP merupakan

Salah satu fungsi Excel yang dipakai buat mencari data pada baris pertama sebuah tabel data, dan mengambil nilai dari sel manapun dikolom yang sama pada tabel data tersebut.

Awalan huruf “H” didepan kata Hlookup yaitu singkatan dari kata Horizontal. Istilah horisontal ini merujuk pada bentuk tabel referensi yang dipakai.

Dimana, header atau judul tabel ada dibagian kiri dan field datanya tersusun samping secara horisontal.

Ingin tahu, gimana cara menggunakan fungsi HLOOKUP Excel? Makanya, simak ulasan berikut ini yuk!


 

 

Cara Menggunakan Fungsi HLOOKUP Excel

Cara Menggunakan Fungsi HLOOKUP Excel

Berikut dibawah ini, cara buat menggunakan fungsi HLOOKUP pada rumus Excel, yaitu:

HLOOKUP(NilaiYangDicari; TabelReferensi; NomorBaris; [RangeLookup])

Keterangan:

  • NilaiYangDicari

Yaitu nilai yang dicari pada baris pertama tabel. NilaiYangDicari bisa berupa referensi, nilai, atau string teks.

  • TabelReferensi

Yaitu tabel data dimana NilaiYangDicari akan ditemukan pada baris pertamanya. Pakai referensi ke sebuah range, tabel, nama range, atau nama tabel.

  • NomorBaris

Merupakan nomor baris dalam TabelReferensi yang akan menghasilkan nilai yang cocok.

  • RangeLookup

Yaitu berisi TRUE atau FALSE. Nilai logika ini akan menentukan apakah kamu ingin HLOOKUP mencari kecocokan yang sama persis atau kecocokan yang mendekati.

Baca juga : Fungsi LOOKUP Excel

Kalo berisi TRUE atau dikosongkan (gak diisi), maka HLOOKUP menghasilkan kecocokan yang mendekati.

Sedangkan, kalo berisi FALSE, HLOOKUP akan menemukan kecocokan sama persis. Kalo gak ditemukan, maka akan menghasilkan nilai kesalahan #N/A.


 

 

Contoh Penggunaan Rumus HLOOKUP Excel

Saat memakai rumus HLOOKUP buat melakukan pencarian data yang sama persis, pastikan kamu mengisi RangeLookup dengan nilai FALSE.

Perhatikan gambar dibawah ini:

Contoh Penggunaan Rumus HLOOKUP Excel

Rumus pada contoh pertama, yaitu:

=HLOOKUP(A8;A2:E6;3;FALSE)

Rumus HLOOKUP diatas, mencari posisi Teks “Semangka” yang merupakan nilai dari sel A8 pada baris pertama Tabel referensi A2:E6.

Semangka ada pada kolom ke-3 pada tabel tersebut. Lalu, fungsi Hlookup akan menghasilkan baris ke-3 yang sejajar/sekolom dengan posisi teks “Semangka”. Hasilnya yaitu 20.

Rumus pada contoh kedua, yaitu:

=HLOOKUP(A8;A2:E6;3;TRUE)

Rumus HLOOKUP diatas, pada dasarnya sama dengan rumus pertama. 

Cuma nilai TRUE dipakai pada Argumen RangeLookup, karena nilai teks “Semangka” ditemukan. Rumus Hlookup menghasilkan nilai yang sama dengan rumus sebelumnya.


 

 

Rumus HLOOKUP Menghasilkan Error #NA

Lalu gimana kalo NilaiYangDiCari gak ditemukan pada baris pertama TabelReferensi?

Coba kamu perhatikan gambar dibawah ini:

Rumus HLOOKUP Menghasilkan Error #NA

Pada contoh pertama, rumusnya seperti ini:

=HLOOKUP(A8;A2:E6;3;FALSE)

Rumus diatas, Hlookup ingin mencari nilai A8 (Tanggal 05/07/2020) pada baris pertama range A2:E6. Pada tabel data tanggal tersebut ternyata gak ditemukan.

Karena, memakai RangeLookup “FALSE” yang berarti Fungsi HLOOKUP harus mencari nilai yang sama persis.

Maka, rumus HLOOKUP akan menghasilkan pesan error #NA, karena nilai tanggal 05/07/2020 gak bisa ditemukan.

Pada contoh kedua, rumusnya seperti ini:

=HLOOKUP(A8;A2:E6;3;TRUE)

Meskipun Tanggal 05/07/2020 gak ditemukan pada baris pertama TabelReferensi. Hlookup akan memakai nilai terdekat yang lebih kecil dari NilaiYang Dicari.

Nilai tersebut yaitu 04/04/2014. Jadi, pada contoh ini rumus atau fungsi HLOOKUP akan menghasilkan nilai 40.

Dengan memakai nilai “TRUE” pada RangeLookup, maka kalo fungsi HLOOKUP gak bisa menemukan NilaiYangDiCari, maka yang dipakai yaitu nilai terbesar yang kurang dari NilaiYangDiCari.

Lalu, apabila gak ada nilai yang lebih kecil dari Nilai Yang dicari gimana?

Kalo NilaiYangDiCari lebih kecil daripada nilai terkecil dalam baris pertama TabelReferensi, HLOOKUP akan mengembalikan nilai kesalahan #N/A.

Perhatikan contoh gambar dibawah ini:

Rumus ke-2 HLOOKUP Menghasilkan Error #NA

Pada contoh diatas, rumus Hlookup excel mencari nilai tanggal 01/01/2020, tanggal tersebut ternyata gak ditemukan. Selain gak ditemukan, ternyata tanggal yang lebih kecil juga gak ada. 

Jadi, kedua rumus excel pada contoh tersebut menghasilkan nilai kesalahan #NA.


 

 

Contoh Penggunaan Karakter Wildcart

Buat tabel referensi yang baris pertamanya bernilai Teks semua dan memakai argumen RangeLookup FALSE.

Maka kamu bisa memakai karakter wildcard, tanda tanya (?) dan tanda bintang (*) pada NilaiYangDiCari.

NOTE: Karakter wildcard tanda tanya (?) cocok dengan karakter tunggal apapun. Sedangkan, tanda bintang (*) cocok dengan urutan karakter apapun.

Coba kamu perhatikan contoh gambar yang ada dibawah ini:

Contoh Penggunaan Karakter Wildcart

Pada contoh pertama, rumusnya seperti ini:

=HLOOKUP(“R*”;A2:A6;3;FALSE)

Rumus diatas mencari teks yang diawali dengan huruf “R” dan diikuti oleh karakter apapun.

Baca juga : Fungsi VLOOKUP Excel

Pada baris pertama TabelReferensi A2:E6 yang memenuhi kriteria tersebut yaitu teks “Rambutan”. Jadi, Rumus Hlookup meghasilkan baris ke-3 dari posisi tersebut yaitu angka 20 pada sel D4.

Pada contoh kedua, rumusnya seperti ini:

=HLOOKUP(“????”;A2:E6;4;FALSE)

Dengan rumus diatas, fungsi Hlookup mencari teks dengan jumlah karakter 4 (????). Nilai teks yang memenuhi kriteria ini yaitu teks “Apel”.

Jadi, rumus/fungsi Hlookup menghasilkan nilai 40 yang merupakan nilai pada baris ke-4 dari tabel referensi A2:E6.


Gimana pembahasan tentang Fungsi HLOOKUP Excel diatas tadi? Sangat mudah dipahami bukan?

Jangan lupa share ke teman-teman kalian semua yak! Semoga bisa membantu dan bermanfaat buat kalian semua sobat cerdika 😀

Avatar
Aditya Rangga

Pelajar yang insyaallah tidak pelit ilmu.

Update : 28 November 2020 - Published : 28 November 2020